Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Strategi Pemasaran Pedagang Kecil di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Sumatera Utara”. Disusun oleh Halimah Zahara Matondang, NIM 3221221. Program Studi S1 Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang digunakan oleh pedagang kecil di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Sumatera Utara, dalam menghadapi persaingan dengan minimarket modern yang semakin berkembang pesat seperti Indomaret dan Alfamidi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap 20 informan, yang terdiri dari 12 pedagang kecil dan 8 konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pedagang kecil mengalami penurunan pendapatan sejak hadirnya minimarket, di mana 83,3% informan mengaku mengalami penurunan pendapatan, sementara 16,6% lainnya tidak mengalami perubahan. Faktor utama yang memengaruhi penurunan tersebut adalah keterbatasan modal, kurangnya inovasi pemasaran, dan ketidaksiapan dalam bersaing dari segi fasilitas dan pelayanan. Namun demikian, beberapa pedagang kecil tetap mampu bertahan dengan menerapkan strategi pemasaran seperti meningkatkan kelengkapan produk, memberikan pelayanan personal yang ramah, menjual produk tambahan seperti bahan bakar, pulsa, dan jus, serta memperkuat hubungan sosial dengan pelanggan. Selain itu, loyalitas konsumen yang terbentuk karena fleksibilitas transaksi, seperti sistem berhutang dan tawar-menawar, menjadi keunggulan tersendiri bagi pedagang kecil. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis kebutuhan lokal masyarakat sangat penting dalam mempertahankan eksistensi pedagang kecil di tengah gempuran pasar modern. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peneliti menyarankan pengelolaan keuangan usaha yang lebih tertib dan pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha dapat menjadi kunci keberlangsungan usaha pedagang kecil. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pelatihan kewirausahaan dan akses permodalan dari pihak terkait guna membantu pedagang kecil dalam mengembangkan strategi yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.