Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

TRADISI TOLAK BALA DI DUSUN TIGA JORONG KAJAI PISIK NAGARI MANGGOPOH KEC. LUBUK BASUNG KAB. AGAM(STUDI LIVING HADIS)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Hadis•7 dilihat · 8 unduhan

Abstrak

Skripsi dengan judul “Tradisi Doa Tolak Bala Di Jorong Kajai Pisik Nagari Manggopoh Kec. Lubuk Basung Kab. Agam (Studi Living Hadis)” yang disusun oleh Nadila Aisyah Ramadhani dengan NIM 4221012 jurusan S1 Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adan dan Dakwah Peguruan Tinggi UIN Sjech M. Djamil Djambek Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah tradisi sebagai suatu kegiatan yng dianggap memiliki peran nilai keagamaan. Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi yang memiliki keberagaman adat dan budaya yang masih melekat, terkhusus di Jorong Kajai Pisik Nagari Manggopoh Kec. Lubuk Basung Kab. Agam. Salah satu bentuk tradisi yang rutin dilaksanakan ketika datangnya musibah dan wabah yang melanda hasil panen para petani yaitu tolak bala. Tradisi ini merupakan sebuah tradisi yang masih melekat nilai keagamaan di dalamnya, karena memiliki perilaku mengharapkan atau bergantung hanya pada Allah SWT. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prosesi pelaksanaan tradisi tolak bala, resepsi masyarakat terhadap tradisi tolak bala dan nilai-nilai living hadis dalam tradisi tolak bala. Fokus kajian ini terletak pada tolak bala sebagaimana dilaksanakan ketika datangnya musibah. Penulis menerapkan pendekatan kualitatif dalam studi ini, dengan menggunakan metode living hadis. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung di lokasi yang telah ditetapkan sebagai objek kajian. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun proses analisis data dilakukan melalui empat tahapan, yaitu: pengumpulan data, pengolahan serta persiapan data untuk dianalisis, hingga tahap penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tradisi tolak bala yang dilaksanakan oleh masyarakat didasarkan pada hadis riwayat Shahih Bukhari nomor 6126, yang dijadikan sebagai landasan utama dalam pelaksanaannya. Tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun dan masih tetap dilestarikan hingga saat ini. Keberlangsungan tradisi ini disebabkan oleh keyakinan masyarakat bahwa tradisi tersebut merupakan bentuk ikhtiar untuk menghindari rasa cemas dan ketakutan terhadap kemungkinan datangnya musibah. Pelaksanaan tradisi ini umumnya dilakukan pada waktu tertentu, khususnya saat datangnya musibah. Masyarakat berkumpul di Masjid Nurul Baqa setelah salat zuhur, dipimpin oleh seorang ulama yang biasa disebut tuangku. Dalam prosesi tersebut, kegiatan yang dilakukan antara lain pembacaan doa tolak bala dan doa keselamatan, yang dibacakan bersama-sama sambil mengelilingi kampung.

Kata kunci

tolak bala, resepsi, masyarakat

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1TRADISI TOLAK BALA DI DUSUN TIGA JORONG KAJAI PISIK NAGARI MANGGOPOH KEC. LUBUK BASUNG KAB. AGAM(STUDI LIVING HADIS)2025 · oai:ais:skripsi:18325

Publikasi terkait