Abstrak
Skripsi ini ditulis oleh Dinda Ayu Guspita NIM. 3221047 dengan judul “Analisis Perilaku Produsen Gula Aren Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus: Jorong Harapan Rakyat, Nagari Cubadak, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman)”. Mahasiswa Program Studi Ekonomi Isam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini dilatar belakangi oleh sebagian besar masyarakat Jorong Harapan Rakyat Kenagarian Cubadak Kecamatan Dua Koto kabupaten Pasaman bermata pencaharian sebagai produsen gula aren. Peluang pemanfaatan pohon aren khususnya untuk pembuatan gula aren masih sangat terbuka lebar. Permintaan atas komoditi ini tidak pernah menurun dan selama ini kebutuhan masih belum terpenuhi. Namun untuk memenuhi permintaan tersebut, dalam produksinya sebagain produsen mencampur gula aren dengan gula pasir (gula tebu). Selain itu sebagian produsen gula aren ada yang melakukan penimbunan barang. Saat harga gula aren turun produsen akan menimbun gula aren tersebut, hingga menyebabkan kelangkaan barang. Hal ini tidak sesuai dengan pronsip ekonomi Islam Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan produsen gula aren, konsumen gula aren, observasi lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data tang dugunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku produsen gula aren di Jorong Harapan Rakyat belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip ekonomi Islam. Dalam produksinya produsen belum menerapkan prinsip etika bisnis Islam seperti prinsip kejujuran, keadilan, kehendak bebas dan prinsip tanggung jawab. Kurangnya prinsip kejujuran ini terlihat dari perilaku produsen yang melakukan penambahan gula pasir pada adonan gula aren. Kemudian setelah melakukan pencampur produsen tidak diinformasikan secara terbuka kepada konsumen. Kedua prinsip keadilan, Pencampuran gula aren dengan gula pasir menciptakan ketidakadilan dalam pertukaran nilai. Selain itu adanya produsen yang melakukan penimbunan gula aren menyebabkan konsumen gula aren kesulitan dalam memperoleh gula aren. ketiga Prinsip kehendak bebas, Produsen memiliki hak untuk memilih bahan baku yang digunakan dan bagaimana proses produksi dijalankan. Akan tetapi prinsip kehendak bebas juga harus mementingkan kepentingan orang lain dan tidak merugikan pihak lain. Terakhir yaitu prinsip tanggung jawab, dengan pencampuran gula pasir pada adonan gula aren menunjukkan kurangnya rasa tanggung jawab produsen untuk menyediakan produk gua aren asli yang diharapkan konsumen yang tidak mampu dipenuhi oleh produsen. Penimbunan barang yang dilakukan produsen menunjukkan lebih mementingkan keuntungan sendiri dari pada memenuhi permintaan konsumen. Kata Kunci: Perilaku, Perilaku Produsen, Gula Aren