Abstrak
ABSTRAK Muhammad Fadly Syawal / 2613.138. Bimbingan Konseling. Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa di SMP Negeri 1 Padang Panjang, Jurusan Bimbingan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, 2018. Penelitian ini beranjak dari fenomena prokrastinasi yang dialami oleh kebanyakan siswa di SMP Negeri 1 Padang Panjang. Prokrastinasi sendiri yaitu kecenderungan seseorang untuk menunda-nunda mengerjakan atau menyelesaikan tugas akademik yang sedang ia hadapi yang pada akhirnya akan mengakibatkan kecemasan karena pada akhirnya dia tidak dapat menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dan maksimal atau bahkan gagal menyelesaikannya. Persoalan yang sering terjadi di SMP Negeri 1 Padang Panjang adalah siswa yang mengerjakan tugas-tugas pada waktu yang melebihi dari jadwal yang telah di tentukan, pengerjaan tugas di sekolah dan menyontek dengan tugas teman yang lainya, serta lebih mendahulukan hal yang lebih menyenangkan daripada mengerjakan tugas. Tujuan dari penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku prokrastinasi akademik siswa di SMP Negeri 1 Padang Panjang. Penelitian ini tergolong pada penelitian deskriptif kualitatif yaitu dengan menggambarkan kejadian yang terjadi dilapangan sesuai dengan datadan informasi yang diperoleh atau penelitian yang berusaha untuk mengumpulkan data-data, menyajikan data-data, dan menganalisis data, menggambarkan pemecahan masalah yang ada. Sampel penelitian adalah siswa SMP Negeri 1 Pandang Panjang yang mengakui dirinya sebagai prokrastinator. Sampel ditetapkan dengan teknik snowball sampling yang diambil dari siswa yang berperilaku prokrastinasi akademik berjumlah sebanyak 9 orang yang dikumpulkan dengan mewawancarainya satu-persatu sebagai informan kunci dan 1 orang guru mata pelajaran sebagai informan pendukung. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan beberapa faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik siswa SMP Negeri 1 Padang Panjang yaitunya : karakteristik tugas, kondisi fisik individu, kondisi psikologis individu, pola pengasuhan orangtua, kondisi lingkungan, permasalahan mengatur waktu, perasaan takut gagal karena kurang percaya diri, memiliki standar yang terlalu tinggi, anggapan tugas hal yang tidak menyenangkan, sulit menetapkan prioritas.