Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi hasil kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam kategori rendah. Setelah dilakukan observasi dan wawancara di XII MAN 2 Agam, terlihat bahwa kemampuan spasial siswa rendah, dapat dilihat kurangnya kemampuan siswa dalam mengimajinasikan untuk memvisualisasikan suatu bangun ruang pada akhirnya siswa kesulitan dalam mengkonstruksikan bangun ruang dan menyelesaikan masalah yang diberikan. Hal tersebut diduga yang menyebabkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas XII MAN 2 Agam masih rendah. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan rumusan masalah penelitian adalah Apakah terdapat pengaruh signifikan kemampuan spasial terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas XII MAN 2 Agam?. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto dengan metode penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII MAN 2 Agam yang terdiri dari 5 kelas diantaramya 2 kelas MIPA, 2 kelas IPS, dan 1 kelas IPK (Ilmu Pengetahuan Keagamaan) dengan total keseluruhan 126 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dan dilakukan uji normalitas pada data populasi. Instrument yang digunakan adalah tes kemampuan spasial dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis diolah dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini diperoleh persamaan regresi sederhana kemampuan spasial terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yaitu Y= 22,904 + 0,69351X, dengan nilai koefisien korelasi 0,491 yang menunjukkan hubungan yang sedang dan koefisen determinasi diperoleh sebesar 24,14%. Uji signifikan diperoleh nilai sebesar 3,384 dan diperoleh = 2,0281. Sehingga lebih besar dari atau 3,384 > 2,0281. Disimpulkan bahwa variabel kemampuan spasial berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa salah satunya dengan meningkatkan kemampuan kemampuan spasial.