Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Kebertahanan Tradisi Religius Keagamaan Ditengah Modernisasi (Studi Kasus Tradisi Religius Basapa di Ulakan)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sosiologi Agama•6 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi atas nama Kumala Sari Putri NIM 4619027 dengan judul “Kebertahanan Tradisi Religius Keagamaan ditengah Modernisasi (Studi Kasus Tradisi Basapa Di Ulakan)” Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi (UIN) SMDDB. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah untuk menemukan bagaimana faktor-faktor kebertahahan tradisi religius keagamaan tradisi Basapa ditengah modernisasi di Nagari Ulakan dan bagaimana faktor-faktor bertahannya wisata religi Basapa dalam ritual keagamaan masyarakat di Nagari Ulakan. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktor-faktor kebertahahan tradisi religius keagamaan tradisi Basapa ditengah modernisasi di Nagari Ulakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentaasi dengan menggunakan teknik snowball sampling. Data yang didapatkan kemudian diolah melalui proses editing, sehingga peneliti dapat menganalisanya untuk menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Tradisi adalah kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun, baik tertulis maupun lisan, karena tanpanya suatu tradisi dapat hilang. Masyarakat mempunyai pemahaman tersendiri terhadap tradisi Basapa yang meliputi perjalanan keagamaan, pelepasan kewajiban, rasa syukur dan amal. Tujuan utama pembacaan dzikir pada kegiatan Basapa adalah sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Minangkabau kepada Syekh Burhanuddin yang telah memperkenalkan dan menyebarkan Islam di Minangkabau. Seiring berjalannya waktu, tradisi ini berkembang menjadi salah satu bentuk ibadah amaliyah, sarana penyembuhan dan penunjang di akhirat. Agama sendiri merupakan ekspresi manusia atas kebutuhan spiritual yang melekat pada fitrah manusia. Ritual keagamaan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan spiritualisasi akhirnya menjadi tradisi yang diturunkan dari generasi ke generasi. Tradisi yang dimiliki masyarakat bertujuan agar membuat hidup manusia kaya akan budaya dan nilai-nilai bersejarah. Selain itu tradisi juga akan menciptakan kehidupan yang harmonis. Tradisi sulit berubah, karena selain didukung oleh masyarakat juga memuat sejumlah unsur-unsur yang memiliki nilainilai luhur yang berkaitan dengan keyakinan masyarakat.

Kata kunci

tradisi, religius, keagamaan, basapa, modernisasi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Kebertahanan Tradisi Religius Keagamaan Ditengah Modernisasi (Studi Kasus Tradisi Religius Basapa di Ulakan)2023 · oai:ais:skripsi:14166

Publikasi terkait