Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Pandangan Hukum Islam Terhadap Tradisi Penangguhan Upah Kongsi Buruh Tani Di Nagari Sungai Landia

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)•7 dilihat · 5 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Penangguhan Upah Kongsi Buruh Tani Di Nagari Sungai Landia”, yang ditulis oleh Ihsanu Abrar, NIM 12.19.101, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya suatu tradisi yang berlaku di masyarakat Nagari Sungai Landia, yang dinamakan kongsi buruh tani. Pemberian upah bagi kongsi buruh tani di Nagari Sungai Landia upah bagi buruh tani tersebut akan ditangguhkan dan akan di berikan 15 hari sebelum bulan ramadhan. Berdasarkan hal ini maka penulis ingin mengetahui secara utuh tentang pelaksanaan upah kongsi buruh tani ini beserta alasan-alasan dan latar belakang terjadinya upah seperti itu, kemudian akan menganalisa pelaksanaan upah tersebut berdasarkan ketentuan hukum islam. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi langsung di lapangan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah para petani dan buruh tani yang melakukan aktifitas tersebut, sedangkan untuk sumber sekunder adalah masyarakat Nagari Sungai Landia yang memahami tentang tradisi penangguhan upah kongsi buruh tani yang dilakukan masyarakat . Adapun dalam menganalisis data. dianalisis menggunakan norma norma yang sesuai dengan hukum Islam. Menggunakan analisis deduktif dan induktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa Penangguhan upah buruh tani Di Nagari Sungai Landia merupakan suatu tradisi yang Sudah dilaksanakan oleh masyarakat sejak dahulu dan dikategorikan sebagai urf yang boleh dilakukan, penangguhan upah dalam pelaksanaan kongsi buruh tani dibolehkan karena sudah di jelaskan pada awal akad walaupun dalam akad tidak disampaikan secara terus terang dan terdapat unsur kerelaan antara dua belah pihak, maka itu dibolehkan secara hukum islam akan tetapi hal itu menjadi dilarang apabila petani yng menggunkan jasa buruh tani tidak membayarkan gaji mereka sesuai kesepakatan di awal akad Karena terdapat unsur kezaliman di dalamnya. Jadi dapat disimpulkan bahwasannya tradisi itu boleh dilakukan asalkan petani tersebut menepati janjinya di awal akad.

Kata kunci

Hukum Islam, Penangguhan, Upah, Kongsi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pandangan Hukum Islam Terhadap Tradisi Penangguhan Upah Kongsi Buruh Tani Di Nagari Sungai Landia2023 · oai:ais:skripsi:13845

Publikasi terkait