Abstrak
Skripsi yang berjudul “Implementasi Materi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Pengutan Karakter Religius Siswa di SMKN 1 Koto Balingka disusun oleh Widi Wulandari Nim 2119012, mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan,Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi 2023. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya persoalan karakter religius peserta didik yang semakin memperihatinkan dan perlu perhatian semua pihak termasuk instansi pendidikan. Pentingnya pendidikan karakter menuntut guru PAI untuk memberikan perhatian lebih dalam penguatan karakter religius siswa di sekolah termasuk siswa di kelas XI TITL 1(Teknik Instalasi Tenaga Listrik) di SMK N 1 Koto Balingka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas XI TITL 1 di SMKN 1 Koto Balingka, untuk mengetahui penguatan karakter religius siswa kelas XI TITL 1 di SMKN 1 Koto Balingka dan untuk mengetahui faktor Pendukung dan faktor penghambat implementasi materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam penguatan Karakter Religius siswa kelas XI TITL 1 Di SMKN 1 Koto Balingka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitan studi kasus. Penelitian ini mengumpulkan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam siswa di SMKN 1 Koto Balingka pada saat di dalam ruangan kelas melalui materi pelajaran dan diluar ruangan kelas dengan cara menerapkan kegiatan ekstrakurikuler yang memadukan dengan nilai dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam diruangan kelas. penguatan karakter religius siswa di SMKN 1 Koto Balingka adalah dengan cara berperilaku jujur, taat kepada peraturan sekolah, disiplin, mandiri, dan tanggung jawab, serta mempunyai sikap religius. Faktor pendukung dalam penguatan karakter religius siswa kelas XI TITL 1 SMKN 1 Koto Balingka ialah perpustakaan yang memadai, adanya kebersamaan dilingkungan sekolah dan keluarga. Faktor penghambatnya adalah dari siswanya itu sendiri yang kurangnya kesadaran dalam mengimplementasikan kegiatan keagamaan disekolah, latarbelakang siswa yang berbeda-beda dari segi pemahaman keagamaan, lingkungan atau pergaulan siswa yang cenderung kurang relevan dengan proses penguatan karakter religius siswa dan tempat beribadah yang kurang memadai.