Abstrak
Perancangan media yang baik dapat menunjukan keberhasilan guru untuk meningkatkan kualitas belajar siswa, salah satu media yang dapat meningkatkan kualitas belajar siswa yaitu media pembelajaran berbasis android. Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan pengajar mata pelajaran informatika kelas X SMA Negeri 5 Bukittinggi, masih diperlukan penggunaan buku teks dan lembar kerja siswa (LKS) dalam proses pembelajaran informatika. Serta dalam menyampaikan materi ajar masih belum maksimal dan masih mengandalkan metode ceramah. Sehingga siswa cendrung kesulitan dalam menerima materi yang disampaikan dan saling berbicara saat guru sedang menjelaskan, karena guru belum memanfaatkan dengan sebaik-baiknya teknologi yang ada, termasuk papan tulis. Akibatnya, pembelajaran menjadi kurang efektif. Penelitian perancangan media pembelajaran informatika menggunakan Smart Apps Creator Di SMA Negeri 5 Bukittinggi menggunakan metode research and Development (R&D). Model pengembangan menggunakan model Hannafin dan Peck yang terdiri dari tiga fase yaitu fase analisis keperluan, fase desain, fase pengembangan dan implementasi. Uji produk yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji praktikalitas, dan uji efektivitas. Hasil uji validitas dari 3 orang expert diperoleh nilai 0,78 dengan kategori valid, hasil uji praktikalitas dari 3 orang responden diperoleh nilai 0,73 dengan kategori tinggi, dan hasil uji efektivitas dari 30 siswa dan 1 guru informatika diperoleh nilai 0,75 dengan kategori efektivtas tinggi.