Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini yang berjudul: “PERSFEKTIF PIDANA ISLAM TERHADAP PUTUSAN Nomor: 6/Pid.Sus-Anak/2018/PN.Psp. TERKAIT PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA OLEH ANAK DIBAWAH UMUR Skripsi ini ditulis oleh Aldi Pahlevy Lubis, NIM. 1418.010, Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djambek Bukittinggi 1444H/2023M. Maksud judul skripsi ini adalah mengungkapkan Pertimbangan Putusan Hakim Terhadap Putusan Nomor: 6/Pid.Sus- Anak/2018/PN.Psp. Terkait dalam Hal Penyalahgunaan Narkotika Terhadap Anak di Bawah Umur. Adapun rumusan masalah yang dalam skripsi ini adalah (1) bagaiamana pertimbangan hakim dalam perkara penyalahgunaan narkotika oleh anak dibawah umur pada putusan PN Padang Sidempuan Putusan No: 6/Pid.Sus-Anak/2018/Pn.Psp (2) analisa putusan pengadilan negeri padang sidempuan no: 6/Pid.Sus- Anak/2018/Pn.Psp persfektif hukum pidana islam. Motivasi penulis meneliti ini adalah dengan melihat banyaknya ditemukan kasus yang berada di Kota Padang Sidempuan, yang melibatkan anak dibawah umur terjerat kasus pidana narkotika, dari penyebab maraknya pergaulan bebas yang dapat menjerumuskan sianak terhadap tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dalam hal ini banyaknya para orang tua yang khawatir ketika anaknya terlibat dalam tindak pidana tersebut, dari permasalahan inilah yang membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut sesuai dengan rumusan masalah di atas. Adapun penelitian ini berjenis penelitian kepustakaan (library reasearch) dengan pendekatan kumulatif. Adapun sumber data dalam penelitian ini terdiri dari bahan hukum primer yaitu Putusan Nomor: 6/Pid.Sus-Anak/2018/Pn.Psp. bahan hukum sekunder berupa hasil karya ilmiah mengenai Narkotika, dokumen, publikasi, buku-buku, skripsi, jurnal dan media internet serta bahan hukum tersier yang terdiri dari kamus hukum dan kamus hukum pidana islam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan penelusuran kepustakaan dimana data- data yang telah berhasil dikumpulkan. Setelah itu dilanjutkan dengan cara menganalisa secara kualitatif serta dijabarkan kedalam bentuk deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, hasil dari pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara ini telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada dan telah mendahulukan aspek keadilan. Hal ini dapat dilihat dari adanya pertimbangan hakim mengenai keadaan yang meringankan serta perhatian hakim akan kesesuaian proses peradilan dengan apa yang telah diatur didalam Undang-undang No. 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak. Jika dilihat dari sudut pandang hukum pidana islam, yakni jarimah penyalahgunaan narkotia termasuk pada jarimah ta’zir yang pengaturannya diserahkan kepada ulil amri.