Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2021Versi 1

Tinjauan hukum pidana Islam mengenai sanksi rehabilitasi terhadap pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika dalam pasal 54 Undang-undang Narkotika

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Pidana Islam (Jinayah)•10 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Sripsi ini berjudul “Tinjauan Hukum Pidana Islam Mengenai Sanksi Rehabiliatsi Terhadap Pecandu Dan Korban Penyalahguna Narkotika Dalam Pasal 54 Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika”. Yang ditulis oleh Dini Ratna Sari, NIM : 1417.019. Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah) Fakultas Syariah Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena sanksi rehabilitasi yang dijatuhkan terhadap korban penyalahguna narkotika dan pecandu narkotika di Indonesia tidak ada dalam hukum pidana Islam. Dalam hukum pidana Islam narkotika diqiyaskan kepada khamar karena illatnya sama-sama memabukkan dan menghilangkan akal seseorang, sehingga sanksi yang diberikan ialah berupa sanksi had berupa dera dan sanksi ta’zir dari kedua sanksi tersebut lebih kepada sanksi fisik dan efek jera yang diberikan kepada pelaku khamar tidak ada yang menyinggung mengenai pengobatan atau rehabilitasi dari ketergantungan dari narkotika atau khamar itu sendiri. Dalam hukum pidana islam setiap orang atau mukallaf yang melakukan perbuatan meminum khamar dijatuhi hukuman dera tanpa melihat latar belakang seorang mukallaf tersebut meminumnya dan berapa kadar ia meminumnya. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam pembuatan skripsi ini alah penelitian kepustakaan (library Research) dengan metode kualitatif. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini penulis mengutip baik kutipan langsung maupun tidak langsung dari berbagai informasi dan data dari perpustakaan dengan bantuan berbagai macam materi yang ada didalam perpustakaan seperti buku referensi, artikel, catatan, serta berbagai jurnal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagi berikut : pertama, sanksi rehabilitasi narkotika termasuk kedalam sanksi ta’zir dalam hukum pidana islam karena jenis dan lamanya hukuman ditetapkan oleh pemerintah dan ulil Amri yang berkuasa pada saat itu melalui Undang-undang yang berlaku. Kedua, kriteria seseorang pecandu dijatuhi hukuman rehabilitasi apabila : dalam penggerebekan oleh kepolisian mendapatkan narkotika sehari pakai, terdakwa saat ditangkap oleh penyidik dalam kondisi tertangkap tagan, ada surat keterangan dari dokter jiwa atau psikiater yang ditunjuk oleh hakim, surat positif menggunakan narkotika dari laboratorium , tidak ada bukti yang menyatakan bahwa terdakwa terlibat dalam peredaran narkotika.

Kata kunci

Rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Tinjauan hukum pidana Islam mengenai sanksi rehabilitasi terhadap pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika dalam pasal 54 Undang-undang Narkotika2021 · oai:ais:skripsi:8021