Abstrak
Skripsi atas nama Dini Hanifah NIM. 2617059, dengan skripsi yang berjudul “Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dengan Pola Asuh Orang Tua Di Jorong Aia Tabik Nagari Kamang Mudiak” Program Studi Bimbingan dan Konseling Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2022. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beragamnya tingkat pendidikan yang telah diselesaikan oleh orang tua dan beragamnya pola asuh yang diterapkan orang tua pada anak, yang mana nantinya latar belakang pendidikan pendidikan tersebut berdampak pada pola asuh yang diterapkan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk hubungan antara tingkat pendidikan dengan pola asuh orang tua di Jorong Aia Tabik Nagari Kamang Mudiak. Penelitian ini termasuk pada penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh orang tua yang mempunyai anak rentang usia 6-17 tahun sebanyak 122 Kepala Keluarga. Sampel yang digunakan sebanyak 58 Kepala Keluarga. Teknik sampling digunakan yaitu teknik Stratified Random Sampling. Variabel yang diukur yaitu tingkat pendidikan orang tua dan pola asuh orang tua. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, dan metode analisis menggunakan Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yaitu Software SmartPLS 3.3.9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara tingkat pendidikan dengan pola asuh orang tua di Jorong Aia Tabik Nagari Kamang Mudiak. Adapun hasil hipotesisnya menyatakan bahwa tingkat pendidikan orang tua secara positif berpengaruh signifikan terhadap pola asuh yang diterapkan pada anak yang disertai dengan nilai T-statistik 38.369 atau >1.96, dan nilai P-Value 0.000 atau 0.05. Jadi dapat disimpulkan bahwa orang tua dengan latar belakang pendidikan tinggi hendaknya mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang lebih banyak ketimbang dengan orang tua dengan pendidikan rendah.