Abstrak
Septia Gingga Yolanda, NIM. 2118021, Judul Skripsi: “Penerapan Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI di SMA Negeri 2 Kecamatan Bukik Barisan”. Bertujuan untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan strata satu (S1) Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan 2018. Penelitian ini dilatar belakangi bahwa sebagian siswa yang memiliki tingkat kesadaran yang rendah dalam mengikuti kegiatan pembelajaran terutama kegiatan melakukan praktik yang mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Siswa kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran dan siswa kurang terlibat dalam proses kegiatan belajar mengajar. Dari permasalahan yang ada peneliti tertarik untuk meneliti penerapan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI di SMA Negeri 2 Kecamatan Bukik Barisan dan faktor penghambatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan dari model pembelajaran kontekstual dan faktor penghambatnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang menggambarkan tentang penerapan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI di SMA Negeri 2 Kecamatan Bukik Barisan. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya peneliti menggunakan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji kreadibilitas dan kevalidan data peneliti mengecek data yang sudah diperoleh dari berbagai intrumen penelitian yaitu guru, kepala sekolah dan siswa dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi peneliti dan triangulasi metode. Sehingga menghasilkan kesimpulan yang kredibel. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas XI di SMA Negeri 2 kecamatan bukik barisan dimulai dari perencanaan guru dalam mempersiapkan pembelajaran dengan membuat RPP yang menjadi pedoman guru dalam kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di dalam kelas. Penerapan model pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran dilakukan melalui tiga kegiatan yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Inti dalam penerapan model kontekstual adalah siswa mengamati, menganalisis dan menemukan sendiri terkait pembelajaran dalam kegiatan diskusi dan menghubungkan materi dengan kehidupan nyata sehari-hari. Adapun faktor penghambat yang ditemukan adalah alokasi waktu yang singkat, kemampuan guru dalam mengaitkan pembelajaran, siswa bermain-main saat diskusi, siswa bermain handphone dan siswa perempuan lebih aktif dibandingkan dengan siswa laki-laki.