Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Sanksi Zina Ghairu Muhsan di Adat Melayu Ditinjau dari Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Pulau Rumput Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Pidana Islam (Jinayah)•6 dilihat · 7 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “SANKSI ZINA GHAIRU MUHSAN DI ADAT MELAYU DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Pulau Rumput Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi)”. Yang disusun oleh Dwi Febrianti Nim 1418056 , Prodi Hukum Pidana Islam (Jinayah), Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Dibawah bimbingan bapak Gusril Basir, SH, M.Hum. Perzinaan adalah sebuah tindakan hubungan intim selayaknya pasangan suami istri yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan yang belum menikah atau sudah menikah tetapi bukan dengan pasangan syahnya. Betapa keji perbuatan tersebut, karena sangat berpotensi untuk merusak tatanan sosial masyarakat ancaman kepada laki-laki dan perempuan yang berada dalam ikatan. Di Desa Pulau Rumput, dalam upaya mencegah perbuatan keji tersebut, diberlakukan sanksi bagi para pelaku zina. Sanksi bagi pelaku zina ghairu muhsan di Desa Pulau Rumput adalah di cambuk seratus kali (100 X). Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana proses dan eksekusi sanksi terhadap zina ghairu muhsan di Desa Pulau Rumput Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi ? 2). Bagaimana Tinjauan Hukum Islam terhadap proses dan eksekusi sanksi zina ghairu muhsan yang terjadi di Desa Pulau Rumput Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi ? Sesuai dengan permasalahan tersebut, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sanksi zina dan deskripsi proses pemberlakua hukuman zina ghairu muhsan di Desa Pulau Rumput. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research), di mana data-data yang dipakai adalah data yang diperoleh dari lapangan tempat penelitian. Data primer dalam penelitian ini adalah hasil wawancara (interview) dengan para informan dan dokumentasi, selain itu penulis juga menggunakan Data Sekunder yang didapatkan dari buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan yang penulis teliti. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Sanksi Zina Ghairu Muhsan di Desa Pulau Rumput Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi adalah hukuman cambuk. Hukuman cambuk ini dilakukan menggunakan lidi yang diikat menjadi seratus (100), dan dilakukan oleh pemuka agama di Desa Pulau Rumput tersebut. Sedangkan menurut Tinjauan Hukum Islam Terhadap proses dan Sanksi Zina Ghairu Muhsan yang terjadi di Desa Pulau Rumput Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi ini sudah sesuai dengan ajaran agama Islam yakninya berupa cambukan seratus kali (100) bagi pezina ghairu muhsan yang tetap berpedoman kepada Al-qur’an dan Sunnah.

Kata kunci

Zina, Ghairu Muhsan, Hukum Islam

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Sanksi Zina Ghairu Muhsan di Adat Melayu Ditinjau dari Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Pulau Rumput Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi)2022 · oai:ais:skripsi:9563

Publikasi terkait