Abstrak
Skripsi yang berjudul “ Analisis Kebijakan Pembiayaan Properti Dengan Akad Musyarakah Mutanaqisah Pada Saat Pandemi Covid-19 (Studi Kasus : Masyarakat Kel. Aur Tajungkang Tengah Sawah Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi) “ yang disusun oleh Krisdiyanti Arumutari, Nim 3317279, Jurusan S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi atas bimbingan Ibu Dr. Endri Yenti, M.Ag. Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi dengan adanya perbedaan dari masyarakat Kel. Aur Tajungkang Tengah Sawah Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi dalam melakukan pembiayaan, diketahui bahwa lebih banyak masyarakat yang memilih untuk melakukan pembiayaan pada Bank Konvensional dari pada melakukan pembiayaan properti dengan akad musyarakah mutanaqisah pada Bank Syariah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bagaimana penerapan dari kebijakan dalam melakukan pembiayaan properti dengan akad musyarakah mutanaqisah serta prinsip-prinsip yang ada dalam Bank Syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan dari kebijakan pembiayaan properti dengan akad musyarakah mutanaqisah pada saat pandemi Covid-19 pada Masyarakat Kel. Aur Tajungkang Tengah Sawah Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah dengan melakukan observasi, wawancara serta dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data, peneliti disini menggunakan analisis data yakni nya reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (conclucion drawing or verification) yang digunakan selama mengadakan penelitian pada Masyarakat Kel. Aur Tajungkang Tengah Sawah Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Hasil penelitian mengenai Kebijakan Pembiayaan Properti dengan Akad Musyarakah Mutanaqisah pada saat pandemi Covid-19 oleh Masyarakat Kel. Aur Tajungkang Tengah Sawah di Bank Syariah adalah masih minim nya pandangan atau pemahaman, minat atau keputusan, serta sosialisasi masyarakat tersebut. Untuk itu lebih ditekankan dengan upaya terus melakukan pendekatan khusus kepada masyarakat agar lebih dikenal serta lebih meningkatkan beberapa upaya yang diberikan agar masyarakat tersebut lebih tertarik untuk menjadi nasabah serta berminat untuk melakukan pembiayaan properti dengan akad musyarakah mutanaqisah pada Bank Syariah. Dengan begitu penerapan dari kebijakan pembiayaan properti dengan akad MMQ yang dilakukan antara masyarakat dengan Bank Syariah menjadi sesuai dengan teori dalam Perbankan Syariah.