Abstrak
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh struktur aset, pertumbuhan perusahaan dan profitabilitas terhadap kebijakan hutang perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dan tergabung dalam Indeks Saham Syariah Indonesia. Periode penelitian ini adalah 4 (empat) tahun, yaitu mulai dari tahun 2015-2018. Penelitian ini merupakan ex post facto dengan metode kuantitatif. Sampel penelitian ini diperoleh dengan metode porpusive sampling berdasarkan kriteria yang ada maka ditetapkan ada 30 perusahaan yang menjadi sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data, struktur aset berpengaruh negatif terhadap kebijakan hutang perusahaan dengan nilai koefisien sebesar -0,362 pada nilai signifikan 0,00. Pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai koefisien 1,514 pada nilai signifikan 0,01. Profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai koefisien -0,29 dengan nilai signifikan 0,08. Secara simultan struktur aset, pertumbuhan perusahaan dan profitabilitas berpengaruh terhadap kebijakan hutang. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,395 atau 39,5% menunjukkan bahwa kemapuan variabel independen dalam menjelaskan kebijakan hutang sebesar 39,5% sedangkan sisanya 60,5% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini. Y = -0,362 - 0,362AST + 1,514GROWTH - 0,29PROF + e