Abstrak
Penelitian yang penulis lakukan ini di latarbelakangi oleh kurang maksimalnya penggunaan teknologi informasi dalam proses perkuliahan. Keterbatasan sharing atau berbagi file/modul pembelajaran. Cara mendeskripsikan tugas atau latihan kepada siswa ketika pandemic covid masih sulit dilakukan. Pada masa pandemi ini guru diharuskan untuk kreatif dalam membuat model pembelajaran yang interaktif/berbsis mobile. Ketika memberikan materi guru anya memfotokan buku saja sehingga siswa jenuh dan belum adanya model pembelajaran interaktif/berbasis mobile. Guru kurang memiliki keahlian dalam bahasa pemrograman/coding. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan model pembelajaran mobile pada mata pelajaran komputer dan jaringan yang tervalidasi dan mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan dan keefektifannya. Penelitian ini merupakan Research and Development dengan lima tahapan (ADDIE) yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Pada tahap development model pengembangan media pembelajaran yang digunakan versi waterfall yang terdiri dari enam tahap, yaitu requitment analisis, system design, implementation, integration & testing dan operation & maintance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) uji validitas dari 3 orang ahli dibidang sistem komputer menunjukkan nilai 0,73 dengan kategori valid; (2) uji praktikalitas dari 1 orang ahli materi menunjukkan nilai 83,5 dengan kategori praktis; (3) uji efektifitas dari 15 orang siswa pada pembelajaran komputer dan jaringan dasar menunjukkan nilai 0,89 dengan kategori efektifitas tinggi. Berdasarkan hasil uji validitas, praktikalitas dan efektifitas, maka produk mobile dinilai layak dan dapat digunakan pada pembelajaran mata pelajaran komputer dan jaringan dasar, sehingga disarankan guru dan siswa dapat memanfaatkannya sebagai salah satu alternative media pembelajaran.