Abstrak
Skripsi dengan judul “ Analisis Strategi Pengembangan Potensi Pada Objek Wisata Candi Sipamuung Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara”. Disusun oleh Siti Asriani Harahap NIM. 3517.006. Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Potensi Pengembangan Objek Wisata Candi Sipamutung Kabupaten Padang Lawas. Latar belakang dari penelitian ini adalah sesuai dengan keadaan wilayah Candi Sipamutung Kabupaten Padang Lawas yang belum dikelola oleh pihak yang berwenang secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi wisata yang miliki oleh Candi Sipamutung dan sejauh mana potensi itu mempunyai peluang untuk dikembangkan, kemudian penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang telah dan akan dilakukan oleh Disporapar Kabupaten Padang Lawas dalam mengembangkan Candi Sipamutung Kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan Objek Wisata Candi Sipamutung Kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriftif. Pengambilan data menggunakan teknik purposive. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang diperoleh dari hasil observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Analisis SWOT, berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara menunjukkan bahwa terdapat potensi yang dapat dikembangkan. Kemudian menggunakan metode pengembangan dengan pendekatan analisis 4A menurut Cooper meliputi Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas dan Anciliari. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Candi Sipamutung Kabupaten Padang Lawas mempunyai potensi dan peluang untuk dikembangkan karena memiliki atraksi wisata. Amenitas (Akomodasi) dalam bentuk hotel dan rumah ibadah juga tersedia, kemudian juga alat kendaraan menuju Kabupaten Padang Lawas. Namun dalam hal infrastuktur jalan dan pelayanan tambahan masih diperlukan pembangunan yang lebih baik lagi. Upaya- upaya yang dilakukan oleh Disporapar Kabupaten Padang Lawas sejauh ini belum optimal, sehingga kedepan Disporapar Kabupaten Padang Lawas dalam proses pengembangan Candi Sipamutung yang dimiliki daerah setempat, sampai saat ini Disporapar Kabupaten Padang Lawas telah melakukan kemudahan izin bagi masyarakat, sosialisasi kepada masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemerintah daerah dan juga masyarakat harus bekerjasama dalam mengembangkan wisata Candi Sipamutung Kabupaten Padang Lawas serta penambahan fasilitas yang memadai bagi wisatawan yang berkunjung.