Abstrak
Skripsi ini disusun oleh Shinta Delina Nim 3221128 Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini berjudul “Strategi Pengembangan Usaha Dalam Meningkatkan Pendapatan Perspektif Ekonomi Islam ( Studi Kasus Café Monis Kitchen Kubang Putih Kec. Banuhampu)”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh persaingan bisnis makanan dan minuman yang semakin meningkat sehingga hal ini mengharuskan setiap usaha untuk dapat membuat strategi pengembangan usaha dalam meningkatkan pendapatan perspektif ekonomi islam. Adapun rumusan masalah adalah bagaimanakah strategi pengembangan usaha dalam meningkatkan pendapatan perspektif ekonomi islam pada café monis kitchen kubang putih. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi pengembangan usaha dalam meningkatkan pendapatan perspektif ekonomi islam yang dapat diterapkan pada cafe monis kitchen kubang putih. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis digunakan adalah analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam usaha tersebut. Data dianalisis menggunakan matriks IFAS dan EFAS untuk menentukan posisi strategis perusahaan yang nantinya akan tergambar dalam matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha dalam meningkatkan pendapatan perspektif ekonomi islam pada café monis kitchen kubang putih kec.banuhampu adalah melalui strategi SO dengan bobot skor 4,08. Adapun strategi-strateginya: Menggunakan bahan baku yang berkualitas dan mengembangkan varian produk baru yang lebih beragam dan menarik untuk memasuki pasar mahasiswa yang luas. Memanfaatkan konsep cafe alami dan nyaman untuk membuat konten promosi melalui penggunaan media sosial untuk promosi. Menawarkan harga menu yang terjangkau untuk menjalin kerja sama pesan antar dengan GooFood/GrabFood/ShopeeFood. Memanfaatkan lokasi strategis dekat kampus untuk memasuki tren nongkrong dan belajar di café. Mengoptimalkan keterampilan SDM untuk mengembangkan variasi produk cemilan halal kekinian yang sesuai dengan tren pasar dan selera konsumen muda. Prinsip ekonomi Islam yang menjadi pedoman utama dalam strategi ini adalah prinsip halal dan thayyib, yang berarti tidak hanya memastikan bahwa produk yang ditawarkan sesuai dengan ketentuan halal menurut syariat Islam, tetapi juga memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, dan kualitasnya (thayyib).