Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

RADIKALISME PERSPEKTIF HADIS (STUDI PEMAHAMAN HADIS-HADIS PEMICU RADIKALISME)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Hadis•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Dego Wilham, NIM 4216005, judul skripsi: “RADIKALISME PERSPEKTIF HADIS (STUDI PEMAHAMAN HADIS-HADIS PEMICU RADIKALISME)” yang dimaksud judul ini, Radikalisme merupakan sebuah faham yang menginginkan perubahan secara drastis dengan cara-cara kekerasan dan ekstrim. Ada diantara penganut agama Islam yang menganut paham ini, sehingga mereka menjalankan ajaran Islam secara berlebih-lebihan dan melampaui batas yang telah ditentukan dan dijelaskan oleh Rasulullah SAW. Kelompok radikal dalam mengoreksi orang lain, mencapai tujuan dan mengembangkan ideologinya tidak segan-segan menggunakan cara-cara kekerasan dan menakutkan. Cara-cara kekerasan dan menakutkan tersebut menurut mereka juga beralasan kepada dalil-dalil al-Qur’an maupun hadis. Mereka juga sering bertindak dengan mengatas namakan agama Islam. Hal ini disebabkan karena kelompok radikal dalam memahami teks-teks keagamaan hanya terpaku kepada muatan redaksi tanpa memperhatikan aspek-aspek lain. Dan mereka juga memahami teks keagamaan secara dangkal dan kaku (rigid). Sehingga dari pemahaman mereka yang dangkal dan kaku tersebut menimbulkan tindakan-tindakan kekerasan dan ekstrim dalam menjalankan agama. Dan apabila terjadi tindakan ekstrim dan semacamnya agama Islam selalu menjadi yang dipojokkan. Penelitian ini mengkaji tentang hadis-hadis yang menjadi pemicu radikalisme yang mana hadis yang dijadikan objeknya adalah hadis-hadis tentang jihad, bagaimana pemahaman yang benar dari hadis-hadis tersebut menurut ulama-ulama syarah hadis. Untuk mengkaji aspek-aspek di atas penulis menggunakan metode takhrij hadis dalam mengumpulkan hadis yang sesuai dengan tema dan penulis di sini menggunakan penelitian kepustakaan dengan metode library research. Setelah melakukan kegiatan penelitian penulis menyimpulkan bahwa jihad yang dimaksud di dalam hadis tidak hanya sebatas perperangan saja sebagaimana yang dipahami oleh kelompok-kelompok radikal. Namun, jihad yang yang dimaksud di dalam hadis bermakna sangat luas sekali. Sedangkan jihad yang dimaknai perperangan itu menurut ulama syarah hadis adalah alternatif terakhir yang digunakan apabila tidak ada cara-cara lain yang dapat digunakan. Jihad diibaratkan sebagai sarana untuk menyeru kepada agama Allah, yang mana di dalamnya terdapat cara-cara dan salah satu cara tersebut adalah berperang.

Kata kunci

Radikalisme, Hadis, Pemahaman

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1RADIKALISME PERSPEKTIF HADIS (STUDI PEMAHAMAN HADIS-HADIS PEMICU RADIKALISME)2020 · oai:ais:skripsi:7221

Publikasi terkait