Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

Radikalisme Dalam Kacamata Organisasi Keagamaan : Studi Front Pembela Islam Kota Bukittinggi

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sosiologi Agama•7 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Karya ilmiah dalam bentuk skripsi yang berjudul “ RADIKALISME DALAM KACAMATA ORGANISASI KEAGAMAAN : STUDI FRONT PEMBELA ISLAM KOTA BUKITTINGGI “ ini ditulis oleh Muhammad Ikhsan Fadilla, Nim 4616.030, mahasiswa Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah Prorgam Studi Sosiologi Agama pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Yang menjadi latar belakang penelitian ialah tentang radikalisme yang dicap kepada FPI di Kota Bukittinggi. Secara bahasa radikalisme berasal dari kata radix adalah akar, dan secara konseptual radikalisme merupakan orang yang berfikir mendalam sampai keakar-akarnya maka disebut radikalisme, disamping itu, radikalisme juga diartikan suatu perubahan dalam kelompok melakukan mencapai tujuanya dengan cara kekerasan. Munculnya pandangan-pandangan masyarakat Kota Bukittinggi terhadap FPI yang dianggap sebagai radikal, karena tindakan yang dilakukan FPI masih dianggap dengan kekerasan itu berarti di cap sebagai radikal. Tujuan penelitian ini ialah mencari data tentang FPI yang dianggap radikal yang meliputi dari konsep FPI tentang radikalisme, respon FPI dicap sebagai radikal, dan bentuk FPI dalam menegakan amar ma’ruf nahi mungkar di Kota Bukittinggi. Untuk menjawab persoalan ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sedangkan dalam pengumpulan data penulis menggunakan wawancara mendalam dengan informan, observasi non participant serta dokumen terhadap fenomena yang terjadi di masyarakat. Yang dijadikan sebagai objek kajian adalah FPI yang dicap sebagai kelompok radikal. Penelitian ini berusaha menjawab persoalan tentang bagaimana respon FPI yang dicap sebagai radikal. Penelitian ini dipandu untuk menganalisis teori sosiologi yang menurut johan galtung tentang teori kekerasan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka penulis menyimpulkan. Pertama, konsep FPI tentang radikalisme itu tidak ditemukan , hal itu konsep istilah dari orang barat dan bukan dari Islam. Kedua, respon aktivis FPI dicap sebagai radikal ada dua respon FPI, yakni, tudingan kepada FPI dan pemberitaan media yang menyebarkan berita negatif tentang FPI. Ketiga, bentuk FPI dalam menegakan amar ma’ruf nahi mungkar di Kota Bukitinggi ada 3 sayap juang FPI, yakni, dakwah, hisbah, dan jihad.

Kata kunci

Radikalisme, FPI, dan Kota Bukittinggi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Radikalisme Dalam Kacamata Organisasi Keagamaan : Studi Front Pembela Islam Kota Bukittinggi2020 · oai:ais:skripsi:6329

Publikasi terkait