Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Peran tokoh agama dalam penanaman nilai-nilai agama Islam untuk menangkal radikallisme dan intoleransi di kalangan generasi muda di jorong subaladung nagari sungai kamuyang kabupaten limapuluh kota

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•6 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Nur Elza Syafitra, NIM: 2122305, Judul Skripsi "Peran Tokoh Agama Dalam Penanaman Nilai-Nilai Agama Islam Untuk Menangkal Radikalisme Dan Intoleransi Di Kalangan Generasi Muda Di Jorong Subaladung Nagari Sungai Kamuyang Kabupaten Lima Puluh Kota". Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Uin sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi . Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meluasnya paham radikal dan sikap intoleran di kalangan generasi muda akibat derasnya arus informasi keagamaan di ruang digital yang tidak diimbangi dengan literasi yang memadai, sehingga berpotensi membentuk pemahaman keagamaan yang kaku serta sikap sosial yang eksklusif dan tertutup terhadap perbedaan, khususnya di kalangan generasi muda Jorong Subaladung Nagari Sungai Kamuyang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian terdiri dari informan kunci, yaitu ustadz/tokoh agama dan para remaja, serta informan pendukung, yaitu masyarakat di Jorong Subaladung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tokoh agama dalam membentengi generasi muda dari radikalisme dan intoleransi dijalankan melalui penanaman pemahaman tauhid dan akidah yang kuat sejak dini, penguatan nilai toleransi melalui kegiatan silaturrahmi, serta pemberian keteladanan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung meliputi dukungan orang tua dan keluarga, kerja sama antara tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah jorong, serta tersedianya sarana ibadah dan kegiatan keagamaan rutin, sementara faktor penghambat meliputi pengaruh gawai dan media sosial, keterbatasan waktu, serta kurangnya dukungan sebagian keluarga. Strategi yang digunakan tokoh agama antara lain pembinaan rutin melalui wirid mingguan, keteladanan (uswah hasanah), pemanfaatan kesenian dan budaya Islami sebagai media dakwah, serta pemanfaatan momentum hari besar dan lomba keagamaan.

Kata kunci

Tokoh Agama, Nilai-Nilai Agama Islam, Radikalisme, Intoleransi, Generasi Muda

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Peran tokoh agama dalam penanaman nilai-nilai agama Islam untuk menangkal radikallisme dan intoleransi di kalangan generasi muda di jorong subaladung nagari sungai kamuyang kabupaten limapuluh kota2026 · oai:ais:skripsi:21131

Publikasi terkait