Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Peran Tokoh Agama dalam Menanggulangi Dampak Negatif dari Perkebunan Kelapa Sawit di Nagari Ranah Koto Tinggi Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sosiologi Agama•6 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Skripsi ini ditulis oleh Riska Yuni Nim 4622008 Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul "Peran Tokoh Agama dalam Menanggulangi Dampak Negatif dari Perkebunan Kelapa Sawit di Nagari Ranah Koto Tinggi Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat." Penelitian ini dilator belakangi oleh berkembangnya perkebunan kelapa sawit yang selain memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, juga menimbulkan berbagai dampak negatif sosial, seperti munculnya praktik Pekerja Seks Komersial (PSK), penyalahgunaan narkoba, dan perjudian.. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara perkembangan ekonomi masyarakat dengan kualitas moral dan kehidupan sosial keagamaan, sehingga diperlukan peran tokoh agama sebagai pengendali sosial dan pembina moral masyarakat. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, di mana peneliti berusaha mendeskripsikan dan menyajikan hasil penelitian berdasarkan informasi serta data yang diperoleh di lapangan mengenai peran tokoh agama dalam menanggulangi dampak negatif dari perkebunan kelapa sawit di Nagari Ranah Koto Tinggi Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi nonpartisipan, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari ninik mamak, ustadz, da'i, masyarakat, pemuda, serta informan pendukung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Dramaturgi Erving Goffman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama telah menjalankan perannya sebagai ulama dan sebagai tokoh masyarakat dalam menanggulangi dampak negatif perkebunan kelapa sawit melalui ceramah agama, pembinaan kepada masyarakat, pendampingan kepada keluarga, pendekatan persuasif kepada pemilik tempat hiburan, serta menjalin kerja sama dengan pemuda dan pihak berwenang. Namun demikian, pelaksanaan peran tersebut belum berjalan secara optimal karena masih terdapat berbagai kendala, seperti rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, kurangnya dukungan dari beberapa pihak, serta belum optimalnya penegakan aturan terhadap praktik-praktik yang menyimpang.

Kata kunci

Kata Kunci: Peran Tokoh Agama, Dampak Negatif, Perkebunan Kelapa Sawit, Pekerja Seks Komersial (PSK), Nagari Ranah Koto Tinggi.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Peran Tokoh Agama dalam Menanggulangi Dampak Negatif dari Perkebunan Kelapa Sawit di Nagari Ranah Koto Tinggi Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat2026 · oai:ais:skripsi:21574

Publikasi terkait