Abstrak
ABSTRAK SUCI MARDHATILLAH, NIM 2116012. Skripsi dengan judul “UPAYA GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DI MTsN 7 AGAM”. Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Tahun 2020. Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya kecerdasan emosional (emotional quotient). Keberhasilan seseorang dalam kehidupannya bukan ditentukan oleh intelligentia, melainkan emotional quotient (EQ) yang tinggi. EQ merupakan salah satu komponen yang dimiliki manusia yang berkaitan dengan kemampuan untuk mengendalikan emosi. Upaya meningkatkan kecerdasan emosional dalam Islam sangat terkait dengan upaya memperoleh kecerdasan spiritual. Pada mata pelajaran PAI, tidak hanya menekankan materi agama saja dalam pembelajarannya, namun lebih membentuk dan mengembangkan moral dan kepribadian peserta didik, sehingga diharapkan terbentuklah peserta didik yang berakhlak mulia. Permasalahan yang peneliti temukan adalah siswa kurang semangat untuk belajar, kurang percaya diri dan bersikap tak acuh terhadap pembelajaran yang sedang dijelaskan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru PAI dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa di MTsN 7 Agam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (file research), dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah guru PAI dan siswa MTsN 7 Agam. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yaitu dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa adalah, yaitu: 1) Guru PAI mengontrol pelaksanakan shalat dhuha sebelum memulai pembelajaran, 2) Guru PAI mengontrol pelaksanaan khatam Al-Qur’an bersama-sama, membantu mengumpulkan infak setiap hari, dan mengontrol pelaksanakan shalat zhuhur berjama’ah, 3) Guru PAI membuka pintu hati siswa dengan memberikan nasehat menggunakan pendekatan secara individu. 4) Guru PAI memberikan motivasi kepada siswa agar memiliki rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri terhadap permasalahan yang terjadi, baik dalam proses pembelajaran maupun di luar pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa guru PAI telah berperan dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa di MTsN 7 Agam.