Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “ Analisis Manajemen Risiko Penyaluran Pembiayaan Mikro pada PT Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi” yang disusun oleh Evanur Nim 3316289, Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi atas bimbingan Ibu Hj. Zulhelmi, SE, MM. Latar belakang penelitian ini yaitu penyaluran pembiayaan mikro pada PT Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi masih banyak terdapat nasabah yang macet dalam pembiayaan mikro dilihat dari tahun 2017 s/d tahun 2019 mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh menurunnya usaha calon nasabah sehinngga terjadinya ketidak mampuan dari nasabah dalam membayar angsuran cicilan tiap bulannya. Untuk mengatasi risiko kerugian pada Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi melakukan penilaian sebelum pembiayaan mikro diberikan kepada calon nasabah dengan menggunakan prinsip 5C. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen risiko penyaluran pembiayaan mikro pada PT Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi. Jenis Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Teknik Pengumpulan data melalui hasil observasi dan wawancara langsung dengan pihak Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi bagian retail sales executive (RSE), dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul kemudian penulis lakukan analisis dengan menggunakan, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, manajemen risiko pada Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi telah diterapkan dan dijalankan dengan baik sesuai dengan peraturan yang dibuat oleh Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi. Untuk meminimalisir risiko kerugian maka, sebelum pembiayaan diberikan kepada calon nasabah, pihak Bank Syariah Mandiri KC Bukittinggi melakukan analisis manajemen risiko terhadap calon nasabah dengan menggunakan prinsip 5C dan 7P. Setelah semua penilaian dilakukan dan dinyatakan telah memenuhi syarat dan kriteria sudah layak dan tepat sasaran diberikan pembiayaan mikro. Proses manajemen risiko dilakukan sebelum risiko muncul dengan melakukan identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko, dan pengendalian risiko. Kata kunci: Manajemen Risiko, Pembiayaan Mikro