Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Efektivitas Komunikasi Verbal dan Nonverbal Dalam Kasus Larangan Membawa Sendal/Sepatu Masuk Kedalam Tempat Berwudhu Laki-Laki di Masjid Tuo Pincuran Gadang” yang disusun oleh Rendi Kurnia Candra dengan NIM: 4315.022 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, IAIN Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mengetahui keefektifitas tentang dua jenis komunikasi verbal jenis tulisan dengan komunikasi nonverbal jenis artefaktual dalam kasus larangan kepada pengguna untuk tidak membawa sendal/sepatu masuk kedalam tempat berwudhu laki-laki yang berada di Masjid Tuo Pincuran Gadang. Dalam penelitian ini rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana tanggapan dari pengguna tempat berwudhu laki-laki yang berada di Masjid Tuo Pincuran Gadang, serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan pengguna serta mengetahui komunikasi mana yang lebih efektif antara komunikasi verbal dengan nonverbal pada kasus larangan membawa sendal/sepatu masuk kedalam tempat berwudhu. Untuk memperoleh jawaban, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan metode semi-terstruktur dimana dalam proses wawancara narasumber diminta pendapat dan ide-idenya karena tujuan wawancara ini untuk menemukan permasalahan secara terbuka. Jumlah pengguna yang diteliti yaitu 40 orang, terbagi atas 20 orang pengguna komunikasi verbal dan 20 orang pada komunikasi nonverbal, setelah dilakukan wawancara, barulah di analisis oleh peneliti sehingga memunculkan gambaran tentang efektivitas komunikasi verbal dan nonverbal dalam kasus larangan membawa sendal/sepatu masuk kedalam tempat berwudhu laki-laki di Masjid Tuo Pincuran Gadang. Berdasarkan hasil wawancara yang diperoleh dan dianalisis oleh peneliti, penelitian ini menghasilkan kesimpulan, pertama bentuk dari komunikasi verbal adalah jenis nonvocal (tulisan) dimana penyampaian informasi melalui poster bertulisakan “MOHON MAAF ALAS KAKI HARAP DILEPAS”, sedangkan komunikasi nonverbal berjenis artefaktual, dimana adanya bak kecil yang berisi air yang berada sesudah pintu masuk. Kedua, komunikasi verbal jenis tulisan dikatakan tidak efektif disebabkan oleh beberapa hal seperti kebersihan tempat, pesan tidak memberikan dampak kepada pengguna, kesadaran komunikan, mengikuti perilaku pengguna sebelumnya yang salah, serta tidak adanya keberadaan penjaga masjid, sedangkan komunikasi nonverbal jenis artefak dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti adanya Punisment terhadap pengguna, kebersihan tempat, kesadaran komunikan, serta keberadaan penjaga Masjid. Ketiga pesan komunikasi nonverbal jenis artefak lebih efektif dalam menyampaikan pesan daripada komunikasi verbal jenis tulisan dalam kasus larangan kepada pengguna untuk melepas alas kaki masuk ke tempat berwudhu laki-laki di Masjid Tuo Pincuran Gadang. Kata Kunci : Efektivitas, Komunikasi Verbal dan Nonverbal