Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2019Versi 1

Analisis Implementasi Prudential Banking dalam Penyaluran Pembiayaan dilihat dari Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Studi Kasus Bank Nagari Syariah Padang

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Perbankan Syariah•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Analisis Implementasi Prudential Banking dalam Penyaluran Pembiayaan dilihat dari Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Studi Kasus Bank Nagari Syariah Padang” yang ditulis oleh Santi Yulia, Nim 3315.394. Skripsi mahasiswa jurusan S1 Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini adalah di lembaga keuangan perbankan syariah pembiayaan merupakan salah satu tugas pokok bank, begitupun di Bank Nagari Syariah Padang, dalam setiap kegiatannya, pembiayaan tidak akan terlepas dari yang namanya kehati-hatian baik dalam hal penyaluran ataupun yang lainnya. Tujuan penelitian ini untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana pelaksanaan Prudential Banking dalam Penyaluran Pembiayaan apakah pelaksanaannya sudah sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasioanal Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan Peraturan Bank Indonesia (PBI) atau belum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara langsung dengan petugas pembiayaan untuk menggali informasi terkait permasalahan yang peneliti angkat, serta observasi secara langsung terhadap objek tertentu yang menjadi fokus penelitian segala sesuatu yang berhubungan dengan penyaluran pembiayaan, serta dokumentasi dan teknik analisa data yang digunakan yaitu data reduction, data disply dan data congclusion drawing/verifition. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan di Bank Nagari Syariah Padang, penerapan prudential banking dalam penyaluran pembiayaan di Bank Nagari Syariah Padang adalah dengan menggunkan analisis kelayakan 5C yaitu character, capacity, capital, collateral, condition. Prinsip ini di terapkan agar pihak bank dapat mengetahui dan menganalisis apakah calon nasabah tersebut layak atau tidak untuk di berikan pembiayaan. Pada dasarnya pelaksanaan Prudential Banking dalam Penyaluran Pembiayaan di Bank Nagari Syariah Padang sudah sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) yang terdapat dalam Fatwa Nomor 17/DSN-MUI/2007 Tentang sanksi atas nasabah mampu yang menunda-nunda pembayaran, Fatwa No. 47/DSN-MUI/2005 Tentang penyelesaian piutang Murabahah. Fatwa DSN No.43/DSN-MUI/2004 Tentang ganti rugi, Fatwa DSN No.48/DSN-MUI/2005 Tentang penjadwalan kembali tagihan murabahah, Fatwa DSN No.49/DSN-MUI/2005 Tentang kualitas aktiva produktif dan Peraturan Bank Indonesia(PBI) No.3/10/PBI/2001 Tentang penerapan prinsip mengenal nasabah diubah PBI No.3/23/PBI/2001 dan peruahan kedua PBI No.5/21/PBI/2003, karena semua aturan-aturan yang ada dan di laksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku yang merupakan turan dari Fatwa dan PBI itu sendiri. 3 Kata kunci :implementasi, prudential banking, peyaluran pembiayaan, fatwa DSN-MUI dan PBI

Kata kunci

implementasi, prudential banking, peyaluran pembiayaan, fatwa DSN-MUI dan PBI

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Implementasi Prudential Banking dalam Penyaluran Pembiayaan dilihat dari Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Studi Kasus Bank Nagari Syariah Padang2019 · oai:ais:skripsi:5722

Publikasi terkait