Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2019Versi 1

peran orangtua dalam mengontrol interaksi sosial anak remaja di jorong kubu baru pasaman timur

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Bimbingan dan Konseling•7 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi atas nama Rodiah, NIM 2612.032, dengan judul “Peran orangtua mengontrol Interaksi Sosial Anak Remaja Di Jorong Kubu Baru Pasaman Timur”. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya jumlah anak usia pubertas yang masih bertingkah laku melebihi kewajaran, seperti melawan kepada orangtua, sering berkelahi dengan teman sebaya, bebas bergaul dengan lawan jenis, dan sering melontarkan perkataan yang tidak sopan, itu semua sering penulis saksikan di jorong Kubu Baru Pasaman Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran yang dilakukan orangtua dalam mengontrol interaksi anak remaja, khususnya anak yang terlalu bebas bergaul dengan lawan jenis, sering berkelahi dengan teman sebaya, melawan pada orangtua dan anak yang sering melontarkan perkataan yang tidak sopan. Dan mengetahui dampak yang terjadi pasca peran yang dilakukan orangtua terhadap interaksi sosial anak. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) mengumpulkan data dari lokasi, teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu wawancara. Informan kunci dalam penelitian ini adalah 1 orangtua anak remaja dan informan pendukungnya adalah 2 orangtua anak remaja dan tiga orang anak remaja yang memiliki tingkah laku bermasalah di jorong Kubu Baru Pasaman Timur. Teknik analisis data menggunakan reduksi atau pemilihan, penyajian data dan menarik kesimpulan. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data. Berdasarkan hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa Sebagai pendidik orangtua memberikan didikan kepada anak dengan cara menasehati anak secara langsung, dan menyekolahkan anak baik disekolah umum maupun sekolah keagamaan. Dan sebagai pendamping orangtua belum bisa mendampingi, atau memantau interaksi sosial anak secara langsung baik dalam pergaulan maupun pembelajaran disebabkan kesibukan orangtua dalam bekerja. Sebagai konselor dalam menangani dan menyelesaikan masalah anak, orangtua menegur, memarahi, menghukum dan menasehati anak agar anak tidak melakukan kesalahan lagi dalam berinteraksi dengan siapa saja. Setelah semua peran yang dilakukan oleh orangtua dalam mendidik interaksi sosial anak belum terlihat perubahan yang siknifikan kepada anak, anak masih saja melakukan hal-hal yang bertentangan dengan keinginan orangtua. Disebabkan karena dalam mendidik anak orangtua kurang mengontrol dan memantau saat anak berinteraksi dengan orang lain, sehingga anak terpengaruh oleh lingkungan teman sebayanya yang kurang baik, dan dalam menyelesaikan masalah anak orangtua sering memarahi anak, dan menyalahkan anak secara langsung, tanpa memahami permasalahan anak terlebih dahulu.

Kata kunci

Interaksi sosial

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1peran orangtua dalam mengontrol interaksi sosial anak remaja di jorong kubu baru pasaman timur2019 · oai:ais:skripsi:4312

Publikasi terkait