2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul "Persepsi Pedagang Pakaian Bekas Terhadap Peraturan Menteri Perdagangan (PERMENDAG) Nomor 51/M DAG/PER/7/2015 Tentang Larangan Impor Pakaian Bekas Di Pasar Putih Kota Bukittinggi Menurut Pandangan Fiqh Siyasah Tanfidziyah, yang ditulis oleh Nadia Gustria Hanafi, NIM 1321.008. Program Studı Hukum Tatanegara (Siyasah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51/M.DAG/PER/7/2015 yang membahas mengenai Larangan Impor Pakaian Bekas. Jika dilihat dari daerah yang berada di Sumatera Barat terdapat pasar khusus yang menjual pakaian bekas bernama Pasar Putih di Kota Bukittinggi. Pasar Putih merupakan pasar yang berfokus menjual pakaian bekas, yang mana berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan terdapat larangan bagi pedagang untuk menjual pakatan bekas Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui Persepsi Pedagang Pakaian Bekas Terhadap Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas di Kota Bukittinggi dan untuk mengetahui pandangan Siyasah Tanfidziyah tentang persepsi pedagang pakaian bekas menurut Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif. Penelitian lapangan merupakan studi penelitian yang dilakukan secara langsung di lingkungan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait penelitian yang diteliti oleh penulis. Dalam penelitian ini penulis mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentas. Kemudian dianalisis secara deskriptif sehingga mendapat kesimpulan Hasil penelitian ini, persepsi pedagang mengenai Adanya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51/M.Dag/Per/7/2015 tentang Larangan Impor Pakajan Bekas di Pasar Putih memiliki persepsi positif dan negatif. Persepsi positif pedagang dengan adanya aturan tersebut dapat melindungi industri tekstil lokal, dan berdampak baik bagi konsumen. Persepsi negatif dengan adanya aturan tersebut dapat menimbulkan beberapa dampak buruk seperti para pedagang kehilangan pekerjaan, dan menurunkan industri tekstil lokal. Dalam pandangan fiqh styasah tanfidziyah aturan ini memiliki tujuan yang baik seperti dapat menjaga kemashlahatan umat, dan mensejahterakan masyarakat, Akan tetapi, apabila peraturan ini mengakomodir kepentingan pedagang dengan memperhatikan kepentingan dan kondisi pedagang maka kemungkinan besar peraturan ini dapat dilaksanakan secara efektif dan dapat dipatuhi oleh pedagang. Persepsi pedagang terhadap peraturan ini dapat menimbulkan efek negatif terhadap usaha mereka, seyogyanya peraturan yang baik harus lebih mengedepankan prinsip-prinsip Islam terlebih dahulu. Kata Kunci: Peraturan Menteri Perdagangan, Pedagang, Pasar Putih, Pakaian Bekas, dan Fiqh Siyasah Tanfidziyah
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pendapatan dan Gaya Hidup Terhadap Pola Konsumsi Masyarakat Kelurahan Padang Tangah Payobadar Kecamatan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh”. Disusun oleh Fadilah Agustria Nim 3220069 program studi Ekonomi Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Adapun masalah yang diteliti dalam penelitian ini yaitu pengaruh pendapatan dan gaya hidup terhadap pola konsumsi masyarakat kelurahan padang tangah payobadar kecamatan payakumbuh timur kota payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh pendapatan dan gaya hidup terhadap pola konsumsi masyarakat kelurahan padang tangah payobadar kecamatan payakumbuh timur kota payakumbuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitaif. Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan lakukan melalui survei, observasi dan kuesioner. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji instrumen penelitian (uji validitas dan reabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi), uji regresi linier berganda, uji koefisien determinan, uji hipotesis (uji T dan uji F). sehingga dapat diketahui pengaruh pendapatan dan gaya hidup terhadap pola konsumsi masyarakat kelurahan padang tangah payaobadar kecamatan payakumbuh timur kota payakumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendapatan memiliki nilai t-hitung > t-tabel (3,997 > 1,985) dengan nilai signifikan 0,001 0,05 yang berarti variabel pendapatan berpengaruh dan signifikan terhadap pola konsumsi masyarakat kelurahan padang tangah payobadar kecamatan payakumbuh timur kota payakumbuh. Variabel gaya hidup memiliki nilai t-hitung t-tabel (0,720 1,985) dengan signifikan 0,473 > 0,05) yang berarti variabel gaya hidup tidak berpengaruh terhadap pola konsumsi masyarakat kelurahan padang tangah payobadar kecamatan payakumbuh timur kota payakumbuh. Secara semultan pendapatan dan gaya hidup terhadap pola konsumsi masyarakat kelurahan padang tangah payobadar kecamatan payakumbuh timur kota payakumbuh memiliki nilai f-hitung > f-tabel (16,384 > 3,09) dengan nilai signifikannya 0,001 0,05) yang berarti bawah pendapatan dan gaya hidup berpengaruh secara simultan terhadap pola konsumsi masyarakat kelurahan padang tangah payobadar kecamatan payakumbuh timur kota payakumbuh.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Gustria Annisa Rasyiid NIM 3317373 jurusan S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnin Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi dengan judul “Analisis Penerapan Prinsip Pemberian Pembiayaan Pada Tingkat Pengembalian Angsuran di BMT Al-Hijrah Bukittinggi” . Penelitian ini dilatar belakangi karena penerapan analisis pemberian pembiayaan merupakan kunci utama dalam memberikan pembiayaan kepada nasabah, dalam hal ini pihak lembaga keuangan menjalankan prosedur analisis 5C sebagaimana yang sudah dirancang sejak puluhan tahun yang lalu dan belum ada perubahan hingga sekarang. Namun dalam hal melakukan analisis ini pihak lembaga keuangan masih ada kendala karena masih terjadi kesalahan dalam menganalisis calon nasabah pembiayaan yang mengakibatkan terjadinya pembiayaan bermasalah atau pembiayaaan macet. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, sumber data yang penulis ambil yaitu dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi sedangkan teknik analisis data yaitu dengan menggunakan analisis data yaitu dengan analisis reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis maka dapat disimpulkan bahwa analisis 5C merupakan prinsip yang memang wajib dilakukang pihak BMT untuk melihat karakter dari nasabah yang akan diberikan pembiayaan, karena jika tidak menggunakan prinsip 5C maka akan terjadi pembiayaan bermasalah atau kredit macet. Dalam melakukan analisis 5C pihak BMT melakukan prosedur analisis 5C sesuai dengan pedoman yang berlaku seperti melakukan wawancara dan survei ke tempat usaha calon nasabah, setelah melakukan survei calon nasabah memberikan jaminan yang sesuai dengan pembiayaan yang akan diberikan, kemudian melihat bagaimana karakter dari calon nasabah yang akan diberikan pembiayaan contohnya dari penampilan dan sikap atau gayanya berbicara. Setelah melalui prosedur analisis 5C barulah pihak BMT dapat menilai apakah nasabah tersebut layak diberikan pembiayaan atau tidak.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tesis ini berjudul Wacana Afirmasi Aliran Ahmadiyah Dalam Tinjauan Maqashid Syariah, disusun oleh Gustria, NIM. 1011.9009. Pokok masalah penelitian dijabarkan dalam beberapa sub masalah yaitu : 1) Bagaimana pertimbangan politik negara Indonesia dalam mengafirmasi Ahmadiyah sebagai bagian dari agama-agama yang diafirmasi di Indonesia ?, 2) Bagaimana analisis wacana afirmasi aliran Ahmadiyah dalam konteks bernegara di Indonesia dalam tinjuan maqashid syariah ? Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat kepustakaan (library reseach), menggunakan data dengan metode deskriptif analitis, penulis akan mendeskripsikan serta menganalisis sumber-sumber yang diperoleh dari berbagai sumber referensi, agar diperoleh makna yang mendalam dari suatu fenomena secara kualitatif, kemudian mengambil kesimpulan dari analisis yang telah dilakukan tersebut. Adapun seumber data dalam menelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini penulis dapatkan dari bahan kepustakaan dan sumber data sekunder merupakan sumber data tambahan dari karya ilmiyah berupa buku, skripsi, tesis, disertasi, jurnal ilmiah maupun internet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pertimbangan politik negara Indonesia dalam mengafirmasi Ahmadiyah sebagai bagian dari agama-agama yang diafirmasi di Indonesia sudah sesuai dengan amanat konstitusi RI UUD 1945 yang sejatinya menjunjung tinggi penghormatan terhadap hak kebebasan beragama dan berkeyakinan seluruh warga Indonesia dalam memeluk agama, menganut kepercayaan dan beribadah sesuai dengan ajaran agama masing-masing. Pasca runtuhnya rezim Orde Baru perlindungan terhadap hak kebebasan beragama mengalami fase kekerasan. Kelompok mayoritas sering intoleran kepada kelompok minoritas sehingga menyebabkan banyak terjadinya pelanggaran hak sipil, kejahatan kemanusian dan hak asasi manusia. Berbagai kasus marak terjadi dalam pelanggaran HAM sebagaimana yang dialami oleh kelompok minoritas aliran Ahmadiyah. tindakan anarki, perusakan, pembakaran, pembubaran, sikaf main hakim sendiri sering terjadi terhadap suatu kelompok yang dianggap sesat dan menyimpang. Regulasi kebijakan dari pemerintah juga sering dianggap sebagai tindakan diskriminatif, karena tidak menyelesaikan kasus kekerasan tersebut dengan sungguh-sungguh dan seringkali melakukan pembiaran terhadap kasus pelanggaran tersebut. 2) Menurut tinjauan maqashid syariah, wacana afirmasi aliran Ahmadiyah dalam konteks bernegara merupakan suatu spirit dari tujuan politik dalam norma menegakkan kemaslahatan manusia didunia maupun diakhirat. Tujuan dari maqashid syariah adalah melindungi hak-hak dasar manusia, maka dari itu negara menjadi alat untuk mencapai tujuan tersebut. Bahkan kemaslahatan umum ( al-maslahah al-‘ammah) harus diutamakan dalam menentukan kebijakan negara, sebab kebijakan itu harus melahirkan kemaslahatan umum bagi setiap warga negaranya (tasharruf al-imam ala ar-ra’iyah manutun bi al-maslahah). Apabila ditinjau dari aspek maqashid syariah wacana afirmasi hak keberagamaan aliran Ahmadiyah oleh menteri agama Yaqud Cholid dianggap sebagai perwujudan akan keindahan dan kewibawaan dalam memenuhi kemaslahatan dalam kerukunan umat beragama di Indonesia. ia ingin meminimalisir aksi kekerasan dan perenggutan hak-hak kebebesan beragama warga Ahmadiyah untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Wacana yang di lontarkan oleh menteri agama Yaqud Cholid menurut penulis tergolong pada tingkatan al-tahsiniyyah. Bahwa jika hak keberagaman warga Ahmadiyah diafirmasi maka kemurniaan agama Islam tidakkan pernah runtuh. Hal ini disebabkan karena ajaran Islam sudah sempurna dan di Indonesia sendiri sudah lahir para ulama-ulama besar dan terkemuka dalam menyiarkan agama Islam.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan panduan perencanaan manajemen keberlangsungan usaha terhadap ancaman pandemi Covid-19, yang dapat diaplikasikan bagi lintas sektor dan Industri dalam menyusun rencana tanggap darurat & kontingensi bisnis untuk disrupsi karena penyebaran Covid-19 --dari kasus paparan di tempat kerja hingga karantina wilayah (lockdown)
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh RAHMITA GUSTRIA, NIM : 3215.254 Program Studi Strata (S1) Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi Islam dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi yang berjudul “ Analisis Strategi Bersaing Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus: Toko-toko Makanan Ikan di Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam). Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketertarikan penulis terhadap usaha Toko Makanan di Maninjau yang semakin pesat karena semakin banyaknya usaha Keramba Jaring Apung dan pembibitan sehingga semakin banyak usaha toko-toko pakan ikan di Maninjau, sehingga makanan ikan menjadi kebutuhan pokok bagi peternak ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi apa yang dapat dilakukan untuk bersaing pada Toko-toko makanan ikan di Maninjau. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi dan wawancara langsung. Kemudian dianalisis dengan metode analisis SWOT berupa matrik IFE (Internal Factor Evaluation) dan matrik EFE (Eksternal FactorEvaluation), setelah itu diformulasikan dalam bentuk matrik SWOT, dan disempurnakan dengan analisis Tabel Bobot Skor. Pada matrik SWOT terdapat empat strategi bersaing dalam suatu usaha yakni Strategi S-O (Strenghts-Opportunities), strategi W-O (Weaknesses-Opportunities), strategi S-T (Strenghts-Threats), dan strategi W-T (Weaknesses-Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa S-O mempunyai skor paling tinggi sebesar 4,40 diikuti oleh strategi W-O sebesar 3,60, Strategi S-T sebesar 3,20 dan yang terakhir strategi W-T sebesar 2,40. Dari hasil penelitian yang dilakukan maka strategi yang dapat diterapkan dalam bersaing pada toko-toko makanan ikan di Maninjau yaitu dengan menggunakan strategi S-O (Strenghts-Opportunities) adalah dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang usaha yang ada: 1. Harga produk yang terjangkau dengan demikian membuat permintaan pasar yang cukup tinggi bagi konsumen, 2. Meningkatkan dan tetap menjaga kebersihan serta kenyamanan penjualan sehingga setiap konsumen yang datang untuk membeli merasa nyaman, 3. Dengan beragam merk produk yang dijual membuat permintaan pasar meningkat, 4. Mempertahankan kualitas pelayanan yang ramah maka menjadikan usaha ini jadi cemerlang, 5. Menjalin hubungan yang baik dan kepercayaan pelanggan. Kata Kunci : Strategi Bersaing, Toko-toko makanan ikan
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nama : Gustria Nim : 1415028 Judul : Analisa Hukum Islam Tentang Tindak Pidana Pencabulan Oleh Anak (Studi Putusan Nomor : 3/Pid.Sus-Anak/2017/Pn.Bkt) Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan tindak pidana pencabulan oleh anak serta bagaimana analisa hukum Islam terhadap putusan tersebut. Pokok masalah selanjutnya dijabarkan dalam beberapa sub masalah atau pertanyaan penelitian yaitu : 1) Bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan tindakan pidana kepada anak yang melakukan perbuatan cabul dalam perkara Nomor 3/Pid.Sus-Anak/2017/Pn.Bkt, 2) Bagaimana analisa Hukum Islam terhadap putusan hakim tentang tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh anak? Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Hukum Normatif, adapun sumber data penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Metode Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan secara studi kepustakaan dan lapangan dan tergolong pada jenis data kualitatif yaitu mengelola data primer yang bersumber dari wawancara dengan hakim di Pengadilan Negeri Bukittinggi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : 1) Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan Nomor 3/Pid.Sus-Anak/2017/Pn.Bkt, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencabulan, menjatuhkan tindakan kepada terdakwa dengan tindakan berupa mengembalikan terdakwa kepada orang tuanya. Putusan ini didasarkan pada Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak. Melalui hasil wawancara dengan hakim tunggal selaku hakim yang menyidangkan pekara ini, hakim menjatuhkan tindakan berupa menyerahkan kembali terdakwa kepada orang tuanya dengan pertimbangan : terdakwa mengakui segala perbuatannya, berjanji tidak akan mengulanginya lagi, terdakwa bersikap sopan sehingga memperlancar proses persidangan, terdakwa belum pernah dihukum, tidak hanya terdakwa yang melakukan pencabulan terhadap korban, serta korban juga mengizinkan badannya untuk dicabuli oleh terdakwa, si korban bukan hanya dicabuli oleh terdakwa sendiri, masih ada tiga laki-laki lain yang melakukan pencabulan dan laki-laki keempat malah bersetubuh, hakim menilai dari keterangan korban, bahwa korban mengizinkan badannya untuk di cabuli oleh terdakwa. Dari hasil laporan Badan Peradilan Anak Tanjung Pati dan Lembaga Kemasyarakatan menyatakan bahwa peran korban sangat berpengaruh dalam menentukan berat ringannya hukuman terhadap terdakwa dan menjadi pertimbangan hakim untuk mengadili perkara tersebut. 2) Menurut hukum Islam tentang tindak pidana pencabulan oleh anak dalam perkara Nomor 3/Pid.Sus-Anak/2017/PN.Bkt, dikategorikan ke dalam perbuatan mendekati zina, dalam hal ini menjatuhkan hukuman kepada anak harus melihat kepada usia dewasa/kesempurnaan baligh seseorang untuk bisa dipertanggungjawabkan. Menurut Imam Abu Hanifah, laki-laki berumur 18 tahun sedangkan perempuan 17 tahun, adapula dalam riwayat lain Imam Abu Hanifah, laki-laki berusia 17 tahun. Dalam kasus ini terdakwa telah berumur 17 tahun maka dari itu ia telah mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya. Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur-unsur zina yang dihukum dengan hukuman hadd, sehingga putusan yang dikeluarkan berbentuk hukuman ta’zir yaitu penjatuhan hukuman berupa menyerahkan kembali anak kepada oran tua di samping anak sudah melalui proses penahanan di LKPA Tanjung Pati.
2015 · Book · Koleksi Perpustakaan