Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Gustria Annisa Rasyiid NIM 3317373 jurusan S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnin Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi dengan judul “Analisis Penerapan Prinsip Pemberian Pembiayaan Pada Tingkat Pengembalian Angsuran di BMT Al-Hijrah Bukittinggi” . Penelitian ini dilatar belakangi karena penerapan analisis pemberian pembiayaan merupakan kunci utama dalam memberikan pembiayaan kepada nasabah, dalam hal ini pihak lembaga keuangan menjalankan prosedur analisis 5C sebagaimana yang sudah dirancang sejak puluhan tahun yang lalu dan belum ada perubahan hingga sekarang. Namun dalam hal melakukan analisis ini pihak lembaga keuangan masih ada kendala karena masih terjadi kesalahan dalam menganalisis calon nasabah pembiayaan yang mengakibatkan terjadinya pembiayaan bermasalah atau pembiayaaan macet. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, sumber data yang penulis ambil yaitu dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi sedangkan teknik analisis data yaitu dengan menggunakan analisis data yaitu dengan analisis reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis maka dapat disimpulkan bahwa analisis 5C merupakan prinsip yang memang wajib dilakukang pihak BMT untuk melihat karakter dari nasabah yang akan diberikan pembiayaan, karena jika tidak menggunakan prinsip 5C maka akan terjadi pembiayaan bermasalah atau kredit macet. Dalam melakukan analisis 5C pihak BMT melakukan prosedur analisis 5C sesuai dengan pedoman yang berlaku seperti melakukan wawancara dan survei ke tempat usaha calon nasabah, setelah melakukan survei calon nasabah memberikan jaminan yang sesuai dengan pembiayaan yang akan diberikan, kemudian melihat bagaimana karakter dari calon nasabah yang akan diberikan pembiayaan contohnya dari penampilan dan sikap atau gayanya berbicara. Setelah melalui prosedur analisis 5C barulah pihak BMT dapat menilai apakah nasabah tersebut layak diberikan pembiayaan atau tidak.