Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Andri

251 karya publik ditemukan.

2026: 152025: 272024: 132023: 242022: 152021: 132020: 72019: 122018: 192017: 572016: 242015: 7

upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah di sma negeri 01 topos

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANDRIK UMARELA, NIM. 2613244, JUDUL: UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI PERMASALAHAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI SMA NEGERI 01 TOPOS”. SKRIPSI PENDIDIKAN BIMBINGAN DAN KONSELING. JURUSAN TARBIYAH. IAIN SJECH M. DJAMIL DJAMBEK BUKITTINGGI 2017. Dimana upaya ini merupakan upaya pendidikan dengan pemberiyan layanan, itu sangat bermamfaat bagi dirinya,lingkungan.Untuk menopang kehidupan atau membentengi diri dengan ilmu, yaitu dengan menempuh pendidikan yang disebut sekolah. Faktor penyebab anak putus sekolah hal itu desebabkan dengan adanya keluarga siswa yang, nikah di usia dini, kurangnya perhatian orang tua, pergaulan bebas, kurangnya perhatian dari orang tua, pergaulan bebas,Disini guru sangat berperan dalam mengatasi anak putus sekolah, siswa juga dapat terhindar dari pergaulan bebas. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat gambaran sejauh mana upaya guru pembimbing dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah. Jenis penelitian yang penulis lakukan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yaitu mengupulkan data melalui wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan data data yang di kumpulkan berdasarkan kata-kata dan dokumen yang menunjang. Dan teknik analisis yang di gunakan adalah teknik model spredly dengan teknik pengumpulan data. Adapun keseluruhan proses penelitian terdiri atas pengamatan deskriptif pengamatan terfokus dan diakhiri dengan analisis tema. Hasil penelitian tentang upaya guru pembimbing dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah di SMA Negeri 01 Bahwa penyebab anak putus sekolah hal itu desebabkan dengan adanya keluarga siswa yang, nikah di usia dini, kurangnya perhatian orang tua, pergaulan bebas, kurangnya perhatian dari orang tua, pergaulan bebas, sedangakan wawancara dengan siswa mengatakan bahwa faktornya adalah nilai menurun dan ada siswa lebih ingin mencari pekerjaan dan berkeluarga dari pada harus sekolah.Dalam mengatasi anak putus sekolah guru pembimbing memberikan layanan konseling individu, layanan informasi pemberian layanan ini bertujuan untuk dapat membantu siswa untuk membrikan motivasi kepada siswa, dan menghindarkan siswa dari pergaulan bebas.Sebelum dilakukan pemberian layan guru pembimbing membuat perogram tahuan yang berdasarkan kebutuhan siswa, observasi baru dibuat program tahunan. Sedangkan anak yang sudah mengalami putus sekolah guru pembimbing memberikan motivasi kepada siswa untuk melanjutkan sekolah kembali, atau juga melalui sekolah paket C. Bagi siswa yang sudah menikah guru pembimbing tidak dapat berbuat banyak untuk menyuruh siswa sekolah kemabali karena dia sudah sibuk mengurusi keluarganya.

PENGARUH AGAMA NILAI DAN MORAL (ANM) PESERTA DIDIK TERHADAP HUBUNGAN SOSIAL (HSO) TEMAN SEBAYA (Studi Kelas VIII di SMP Negeri 02 Rejang Lebong)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Wiwin Andriani, NIM. 2613233 dengan judul: Pengaruh Agama Nilai dan Moral (ANM) Peserta Didik terhadap Hubungan Sosial (HSO) Teman Sebaya (Studi Kelas VIII di SMP Negeri 02 Rejang Lebong). Skripsi, Jurusan Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2017. Penelitian dilakukan berawal dari observasi awal, peneliti mengamati mayoritas siswa kelas VIII yang terdiri dari usia remaja di SMP Negeri 02 Rejang Lebong memiliki pemahaman terhadap Agama Nilai dan Moral, akan tetapi belum dapat menerapkannya dalam aktivitas di sekolah. Permasalahan tersebut dapat diketahui melalui sikap yang ditampilkan siswa dalam Hubungan Sosialnya terutama ketika berada di lingkungan teman sebaya. Namun demikian, apabila diperhatikan sekolah telah memiliki kualitas untuk dapat menjadikan siswa dengan memiliki karakter yang baik. Penelitian ini berusaha menjawab rumusan masalah yakni bagaimanakah Pengaruh Agama Nilai dan Moral (ANM) Peserta Didik terhadap Hubungan Sosial (HSO) Teman Sebaya Kelas VIII di SMP Negeri 02 Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan analisis deskriptif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel penelitian. Populasi dari seluruh siswa kelas VIII berjumlah 406 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sebesar 20% yaitu 80 orang siswa. Adapun teknik pengumpulan data berupa angket skala likert dengan menganalisis data melalui rumus teknik statistik korelasi product moment r. Berdasarkan temuan penelitian dapat diketahui bahwa siswa kelas VIII SMP Negeri 02 Rejang Lebong memiliki Agama Nilai dan Moral (ANM) diketahui jumlahnya 22,5% dengan kategori sangat tinggi, 73,75% dengan kategori tinggi, 3,75% dengan kategori cukup dan 0% untuk kategori rendah maupun sangat rendah. Sedangkan Hubungan Sosial (HSO) Teman Sebaya dengan jumlah 20% dalam kategori sangat tinggi, 61,25% dalam kategori tinggi, 17,5% dalam kategori cukup, 1,25% dalam kategori rendah dan 0% dalam kategori sangat rendah. Selanjutnya, menguji hipotesis dalam perhitungan korelasi Pearson (correlation product moment) sehingga mendapatkan hasil bahwa r = 0,483014809. Setelah itu, memberikan interpretasi terhadap rxy atau ro maka df = N – nr = 80 – 1 = 79. Akan tetapi, dalam tabel nilai koefisien korelasi “r” tidak dijumpai df sebesar 79 maka dipergunakan df yang terdekat yaitu 80 pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,217. Sehubungan dengan interpretasi tersebut, maka dapat dikatakan ro = 0,483014809 > rt = 0,217 dengan taraf signifikansi 5% yang artinya H0 ditolak karena ada korelasi positif yang sangat signifikan antara Agama Nilai dan Moral (ANM) Peserta Didik terhadap Hubungan Sosial (HSO) Teman Sebaya.

Al'alaaqatu baina fahmi annahwi wa qudrati qira'ati annushushi al'arabiyyati laday thullaabi qismi ta'lim allughati al'arabiyyati kulliyati attarbiyyati fii jaami'ati Bukittinggi al islaamiyyati al hukuumiyyati

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

<p> &nbsp;</p> <p dir="RTL"> <strong>كرنيا أندرياني، 2015.</strong> العلاقة بين فهم النحو وقدرة قراءة النصوص العربية لدى طلاب قسم تعليم اللغة العربية كلية التربية في جامعة بوكيت تنجي الإسلامية الحكومية<span dir="LTR">.</span></p> <p dir="RTL"> بعد لاحظت الباحثة عن تعليم النحو في قسم تعليم اللغة العربية، رأت الباحثة أن تعليم النحو منذ المستوى الثاني إلى المستوى الرابع، بوزن المادة على كلّ مستوى هى إثنان. وتسبّب الحال، لأن تنقسم القواعد النحوية إلى أجزاء دقيقة حتّى يحتاج الطلاب إلى وقت طويل والمتسلسل في فهمه. وتشرح المعلمة القواعد النحوية بأمثلة البسيطة، ثمّ يبحث الطلاب الأمثلة الأخرى في القرآن الكريم ويحلّل الطلاب الكلمات التي تتعلق بموضوع البحث. وبهذه الكيفية يفهم الطلاب عن القواعد النحوية اجماليا. ولكن عندما تنظر الباحثة عن النتيجة النهائية من تعليم النحو، إنّما بعض الطلاب الذين يحصلون على الحد الأقصى.</p> <p dir="RTL"> الغرض من هذا البحث هو لمعرفة العلاقة بين فهم النحو وقدرة قراءة النصوص العربية لدى طلاب قسم تعليم اللغة العربية كلية التربية في جامعة بوكيت تنجي الإسلامية الحكومية، وهو باستعمال منهج البحث العلاقي. وتوجد البيانات البحث باستعمال الاختبار لفهم النحو وقراءة النصوص العربية للطلاب مستوى السادس.</p> <p dir="RTL"> أما نتيجة البحث فهي أن توجد العلاقة الإيجابية والقوية بين فهم النحو وقدرة قراءة النصوص العربية وهى<span dir="LTR"> 0,817 </span>. إذن، لديهم فهم النحو المرتفعة فلديهم قدرة قراءة النصوص العربية مرتفعة أيضا. وبالعكس، لديهم فهم النحو المنخفضة فلديهم قدرة قراءة النصوص العربية منخفضة أيضا.</p> <p dir="RTL"> &nbsp;</p>

Teori Istiqra Imam Syatibi dan Implikasinya Terhadap Pemikiran Ushul Fikih

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Dalam bidang ilmu&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fiqh&nbsp;</em>ulama nyaris sepakat bahwa Imam Syafi&rsquo;i adalah ulama yang pertama kali dipandang sebagai peletak batu pertama atau pencetus ilmu&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fi</em><em style="box-sizing: border-box;">qh</em>&nbsp;secara formil. Namun di sisi yang lain, terkait dengan ilmu maqashid syariah, Imam Syatibi pantas atau layak dalam ranah ini disebut sebagai &ldquo;bapak ilmu maqashid syariah&rdquo; sebagaimana Imam Syafi&rsquo;i dipandang sebagai &ldquo;bapak dalam bidang&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fi</em><em style="box-sizing: border-box;">q</em><em style="box-sizing: border-box;">h</em>&rdquo;.</h4> <h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Hal ini mungkin sulit dimungkiri, karena konsep maqashid syariah yang ditawarkan oleh Imam Syatibi di dalam&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">al-Muwafaqat</em>&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">fi Ushul al-Syari&rsquo;ah</em>&nbsp;adalah konsep yang jauh lebih sempurna dan matang dibandingkan pendahulunya. Sehingga, konsep maqashid syariah yang dibangunnya menjadi kerangka dasar bagi ulama-ulama berikutnya. Melalui karyanya&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari&rsquo;ah</em>, ulama-ulama pasca-Imam Syatibi hingga era modern sekarang ini, menjadikan konsep maqashid syariah Syatibi sebagai referensi utama dalam disiplin ilmu maqashid syariah.</h4> <h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Buku ini berusaha memaparkan pendekatan&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">istiqra</em>&rsquo; (induksi) yang digunakan oleh sang Imam untuk merumuskan berbagai teori maqashid syariah yang kemudian memberikan pengaruh besar kepada pemikiran&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fiqh</em><em style="box-sizing: border-box;">&ndash;</em>nya. Dengan kata lain, buku ini mencoba menghadirkan paparan komprehensif tentang konsep teori&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">istiqra</em><em style="box-sizing: border-box;">&lsquo;</em>&nbsp;perspektif Imam Syatibi, pengaruh teori tersebut terhadap berbagai pandangan&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul</em>&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">fiqh</em>-nya dan relevansi teori tersebut dengan berbagai persoalan terkini.</h4>

-

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> -</p>

Juri MTQ Nasional Kab. Tanah Datar

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Menjadi juri MTQA Nasional Kab. Tanah Datar dalam bidang kitab standar dan tafsir bahasa arab</p>

Esensi Wali Nikah Perspektif Surat An-Nisa dan Relevansinya Terhadap Masyarakat Modern

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div data-cp="1" data-ddp="true" data-drd="1700" data-drt="10000" data-is-rde="false" data-is-ver="false" data-nnttsvi="1" data-sm="1" data-ssbp="false" data-sugg-time="500" data-sugg-url="https://clients1.google.com/complete/search" data-tcp="geluk met jou verjaarsdag,gelukkige verjaarsdag,awoda pa,መልካም ልደት,عيد ميلاد سعيد,জন্মদিনৰ ওলগ জনালোঁ,aski mara phuqhawi,doğum günün mübarək,ad günün mübarək,з днём нараджэння,честит рожден ден,जन्म दिन के शुभ कामना,sanbε sanbε,শুভ জন্মদিন,sretan rođendan,per molts anys,feliç aniversari,malipayong adlawng natawhan,یادی لەدایک بوونت پیرۆز بێت,felice anniversariu,všechno nejlepší k narozeninám,pen-blwydd hapus,penblwydd hapus,tillykke med fødselsdagen,alles gute zum geburtstag,सालगिरह् मबारक,އުފާވެރި އުފަންދުވަހެއް,dzigbe zã nyuie na wò,χαρούμενα γενέθλια,happy birthday,feliĉan naskiĝtagon,feliz cumpleaños,palju õnne sünnipäevaks,zorionak,تولدت مبارک,hyvää syntymäpäivää,joyeux anniversaire,lokkige jierdei,lá breithe sona,lá breithe shona duit,co-là-breith math,feliz aniversario,vy'apavẽ,जल्मदिसाची परबी,જન્મદિવસની શુભેચ્છા,જન્મદિવસ ની શુભકામના,barka da ranar haihuwa,hauʻoli lā hānau,जन्मदिन की शुभकामनाएं,जन्मदिन की शुभकामनाएँ,sretan rođendan,bòn fèt,boldog születésnapot,ծնունդդ շնորհավոր,selamat ulang tahun,ezi ncheta ụbọchị ọmụmụ,ezi ncheta ọmụmụ,naragsak a panagkasangay,til hamingju með afmælið,buon compleanno,יום הולדת שמח,誕生日おめでとう,お誕生日おめでとう,sugeng ambal warsa,sugeng tanggap warsa,გილოცავთ დაბადების დღეს,გილოცავ დაბადების დღეს,туған күн құтты болсын,туылған күніңмен,រីករាយថ្ងៃខួបកំណើត,រីករាយ​ថ្ងៃ​កំណើត,ಹುಟ್ಟುಹಬ್ಬದ ಶುಭಾಶಯಗಳು,ಜನ್ಮದಿನದ ಶುಭಾಶಯಗಳು,생일 축하합니다,생일 축하해요,api batde,rojbûna te pîroz be,туулган күнүңүз менен,туулган кунуңуз менен куттуктайм,felix natalis,alles guddes fir de gebuertsdag,amazaalibwa amalungi,mbotama elamu,ສຸກສັນວັນເກີດ,ສຸກ​ສັນ​ວັນ​ເກີດ,su gimtadieniu,piancham chibai,daudz laimes dzimšanas dienā,जन्मदिनक शुभकामना,tratry ny tsingerin-taona,tratry ny tsingerintaona nahaterahana,среќен роденден,ജന്മദിനാശംസകൾ,төрсөн өдрийн мэнд хүргэе,төрсөн өдрийн мэнд,ꯅꯨꯡꯉꯥꯏꯔꯕ ꯄꯣꯛꯄ ꯅꯨꯃꯤꯠ,वाढदिवसाच्या शुभेच्छा,वाढदिवसाच्या हार्दिक शुभेच्छा,selamat hari lahir,xewqat sbieħ f'għeluq sninek,ပျော်ရွှင်ဖွယ် မွေးနေ့ဖြစ်ပါစေ,ပျော်ရွှင်စရာမွေးနေ့ဖြစ်ပါစေ,जन्म दिनको शुभकामना,gefeliciteerd met je verjaardag,gefeliciteerd,gratulerer med dagen,matswalo a mabotse,tsiku labwino lobadwa,baga guyyaa dhaloota kee geesse,ଜନ୍ମଦିନର ଶୁଭେଚ୍ଛା,ଜନ୍ମଦିନର ଅଭିନନ୍ଦନ,ਜਨਮਦਿਨ ਦੀਆਂ ਵਧਾਈਆਂ,ਜਨਮਦਿਨ ਮੁਬਾਰਕ,wszystkiego najlepszego z okazji urodzin,کلیزه دی نیکمرغه,feliz aniversário,punchawniykipi kusikuni,la mulți ani,с днем рождения,isabukuru nziza,शुभं जन्मदिनम्‌,جنم ڏينهن مبارڪ,සුබ උපන් දිනයක්,všetko najlepšie k narodeninám,šťastné narodeniny,vse najboljše,manuia asofanau,bhavhadhe rinofadza,maalin dhalasheed farxad leh,dhalasho wacan,gëzuar ditëlindjen,срећан рођендан,letsatsi le monate la tsoalo,wilujeung milangkala,wilujeung tepang taun,grattis på födelsedagen,heri ya siku ya kuzaliwa,பிறந்தநாள் வாழ்த்துகள்,பிறந்தநாள் வாழ்த்துக்கள்,పుట్టినరోజు శుభాకాంక్షలు,зодрӯз муборак,สุขสันต์วันเกิด,እንኳዕ ተወለድካ,doglan günüň bilen,maligayang kaarawan,doğum gününüz kutlu olsun,doğum günün kutlu olsun,siku lerinene ro velekiwa,туган көн белән,з днем народження,سالگرہ مبارک,سالگرہ مبارک ہو,tugʻilgan kuningiz bilan,tug'ilgan kun muborak bo'lsin,chúc mừng sinh nhật,mini emnandi,nwabela usuku lwakho owaqala ngalo,o kú àyájọ́ ọjọ́ ìbí,o ku ojo ibi,生日快乐,生日快樂,sikufisela usuku lokuzalwa oluhle,usuku olumnandi lokuzalwa" data-uilc="id" data-vil=",af,af-ZA,am,am-ET,ar-EG,ar-AE,ar-KW,ar-QA,ar,ar-IL,ar-JO,ar-LB,ar-PS,az,az-AZ,bg,bg-BG,bn,bn-BD,bn-IN,ca,ca-es,cs,cs-CZ,de,de-DE,de-CH,de-AT,de-LI,en,en-US,en-CA,en-AU,en-NZ,en-GB,en-IN,en-KE,en-TZ,en-NG,en-GH,en-PH,en-ZA,es,es-ES,es-AR,es-UY,es-419,es-BO,es-CL,es-CR,es-CO,es-DO,es-EC,es-GT,es-HN,es-NI,es-PA,es-PE,es-PR,es-PY,es-SV,es-VE,es-MX,es-US,eu,eu-ES,fi,fi-FI,fr,fr-FR,fr-CH,fr-BE,gl,gl-ES,gu,gu-IN,he,he-IL,iw,iw-IL,hu,hu-HU,hy,hy-AM,id,id-ID,is,is-IS,it,it-IT,it-CH,ja,ja-JP,jv,jv-ID,ka,ka-GE,km,km-KH,kn,kn-IN,ko,ko-KR,la,lo,lo-LA,lv,lv-LV,ml,ml-IN,mr,mr-IN,ms,ms-MY,nl,nl-NL,nb,nb-NO,ne,ne-NP,pl,pl-PL,pt,pt-BR,pt-PT,ro,ro-RO,ru,ru-RU,si-LK,sk,sk-SK,sr,sr-RS,su,su-ID,sv,sv-SE,sw,sw-TZ,sw-KE,ta,ta-IN,ta-SG,ta-LK,ta-MY,te,te-IN,tr,tr-TR,ur,ur-PK,ur-IN,yue,yue-HK,yue-Hant-HK,zh-HK,zh,zh-CN,zh-cmn,zh-cmn-CN,zh-Hans,zh-Hans-CN,zh-cmn-Hans,zh-cmn-Hans-CN,cmn-CN,cmn-Hans,cmn-Hans-CN,zh-TW,zh-Hant-TW,cmn-TW,cmn-Hant-TW,zh-cmn-TW,zh-cmn-Hant-TW,zu,zu-ZA" id="tw-container" style="width: 652px; color: rgb(32, 33, 36); font-family: arial, sans-serif; font-size: medium;"> <g-expandable-container data-npd="1" data-slct="mnr-c" jsaction="C7xow:Z6bwpe;xNpQtd:Nh5q2c;U6VCqe:GsRPff;Ep2Mgc:AgioGc;BDs6B:fW2qAb;ep03Ne:AvkpRc;gvA4Rc:yELBLe" jscontroller="QE1bwd" jsshadow="" style="display: block;"> <div jsname="gI9xcc" jsslot="1"> <div jsaction="uQxhTd:d4hecb;lWUBqb:TO5MWb;IcWBXe:hLaFAe;KFlBO:UuREqb;M2HAEc:eNrnOd;EA1gQ:OQvruc;KyPa0e:Gz3GTb;rcuQ6b:npT2md;FzBHae:jqXFie;al5F3e:CgtGRb;eS1ZFf:CgtGRb" jscontroller="tZEiM" jsdata="SANFE;_;Ap9vg8"> <div class="tw-src-ltr" id="tw-ob" style="display: flex; min-height: 140px; position: relative;"> <div class="oSioSc" style="-webkit-box-flex: 1; flex: 1 1 0%; width: 0px; display: flex;"> <div id="tw-target" style="font-size: 0px; margin: 0px; position: relative; text-align: initial; background-color: rgb(248, 249, 250); border-radius: 8px; -webkit-box-flex: 1; flex: 1 1 0%; min-width: 0px; width: 0px; display: flex; flex-direction: column;"> <div class="g9WsWb PZPZlf" data-attrid="tw-targetArea" data-entityname="Google Translate" id="kAz1tf" style="margin: 0px; position: relative; text-align: initial; padding: 10px 16px 48px; flex: 1 1 auto;"> <div class="tw-ta-container F0azHf tw-nfl" id="tw-target-text-container" style="overflow: hidden; position: relative; outline: 0px;" tabindex="0"> <pre class="tw-data-text tw-text-large tw-ta" data-placeholder="Terjemahan" data-ved="2ahUKEwiotNXJ892DAxV2zzgGHaygB-EQ3ewLegQICRAQ" dir="ltr" id="tw-target-text" style="unicode-bidi: isolate; font-size: 28px; line-height: 36px; background-color: transparent; border: none; padding: 2px 0.14em 2px 0px; position: relative; margin-top: -2px; margin-bottom: -2px; resize: none; font-family: inherit; overflow: hidden; width: 270px; text-wrap: wrap; overflow-wrap: break-word;"> <span class="Y2IQFc" lang="id">Artikel ini mengupas tentang hakikat wali nikah dalam perspektif Surat An-Nisa dalam Al-Qur&#39;an dan relevansinya dalam masyarakat modern. Surat An-Nisa membahas tentang hukum perkawinan dan hak-hak perempuan, termasuk peranan wali nikah. Kajian ini menganalisis ayat-ayat yang berkaitan dengan wali nikah dan tafsirnya dari para ulama terkemuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakikat wali nikah seperti melindungi hak-hak perempuan dan memberikan persetujuan dengan itikad baik serta menjadi mediator dalam penyelesaian konflik masih relevan dalam menjaga institusi perkawinan yang berkeadilan. Namun tantangan muncul dalam konteks masyarakat modern yang semakin inklusif dan kompleks. Diperlukan solusi untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam yang menghormati kesetaraan gender dengan tradisi dan modernitas. Pemahaman mendalam mengenai hakikat wali nikah dalam perspektif Al-Quran penting untuk menunjang hubungan pernikahan yang sehat dan harmonis di era globalisasi ini.</span></pre> </div> </div> </div> </div> </div> <div class="dURPtb" style="clear: both; overflow: hidden; line-height: 16px;"> &nbsp;</div> <div jsaction="iJE3Ge:yuFC7d;DmzWq:nuBux"> <g-expandable-container data-npd="1" data-slct="mnr-c" jsaction="C7xow:Z6bwpe;xNpQtd:Nh5q2c;U6VCqe:GsRPff;Ep2Mgc:AgioGc;BDs6B:fW2qAb;ep03Ne:AvkpRc;gvA4Rc:yELBLe" jscontroller="QE1bwd" jsname="FYBCae" jsshadow="" style="display: block;"> <div jsname="gI9xcc" jsslot="1"> &nbsp;</div> </g-expandable-container></div> </div> </div> </g-expandable-container></div> <div class="KFFQ0c xKf9F" style="margin-top: 16px; align-items: center; display: flex; margin-bottom: 0px; width: 652px; color: rgb(32, 33, 36); font-family: arial, sans-serif; font-size: medium;"> &nbsp;</div>

Berbagai Persoaln Umat Terkini

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Memberikan pencerahan terhadap umat persfektif yang baik dalam menyikapi berbagai persoalan yang cenderung menimbulkan perpecahan di kalangan umat islam saat ini</p>

Teori Istiqra Imam Syatibi dan Implikasinya Terhadap Pemikiran Ushul Fikih

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Dalam bidang ilmu&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fiqh&nbsp;</em>ulama nyaris sepakat bahwa Imam Syafi&rsquo;i adalah ulama yang pertama kali dipandang sebagai peletak batu pertama atau pencetus ilmu&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fi</em><em style="box-sizing: border-box;">qh</em>&nbsp;secara formil. Namun di sisi yang lain, terkait dengan ilmu maqashid syariah, Imam Syatibi pantas atau layak dalam ranah ini disebut sebagai &ldquo;bapak ilmu maqashid syariah&rdquo; sebagaimana Imam Syafi&rsquo;i dipandang sebagai &ldquo;bapak dalam bidang&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fi</em><em style="box-sizing: border-box;">q</em><em style="box-sizing: border-box;">h</em>&rdquo;.</h4> <h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Hal ini mungkin sulit dimungkiri, karena konsep maqashid syariah yang ditawarkan oleh Imam Syatibi di dalam&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">al-Muwafaqat</em>&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">fi Ushul al-Syari&rsquo;ah</em>&nbsp;adalah konsep yang jauh lebih sempurna dan matang dibandingkan pendahulunya. Sehingga, konsep maqashid syariah yang dibangunnya menjadi kerangka dasar bagi ulama-ulama berikutnya. Melalui karyanya&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari&rsquo;ah</em>, ulama-ulama pasca-Imam Syatibi hingga era modern sekarang ini, menjadikan konsep maqashid syariah Syatibi sebagai referensi utama dalam disiplin ilmu maqashid syariah.</h4> <h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Buku ini berusaha memaparkan pendekatan&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">istiqra</em>&rsquo; (induksi) yang digunakan oleh sang Imam untuk merumuskan berbagai teori maqashid syariah yang kemudian memberikan pengaruh besar kepada pemikiran&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fiqh</em><em style="box-sizing: border-box;">&ndash;</em>nya. Dengan kata lain, buku ini mencoba menghadirkan paparan komprehensif tentang konsep teori&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">istiqra</em><em style="box-sizing: border-box;">&lsquo;</em>&nbsp;perspektif Imam Syatibi, pengaruh teori tersebut terhadap berbagai pandangan&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul</em>&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">fiqh</em>-nya dan relevansi teori tersebut dengan berbagai persoalan terkini.</h4>

Teori Istiqra Imam Syatibi dan Implikasinya Terhadap Pemikiran Ushul Fikih

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Dalam bidang ilmu&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fiqh&nbsp;</em>ulama nyaris sepakat bahwa Imam Syafi&rsquo;i adalah ulama yang pertama kali dipandang sebagai peletak batu pertama atau pencetus ilmu&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fi</em><em style="box-sizing: border-box;">qh</em>&nbsp;secara formil. Namun di sisi yang lain, terkait dengan ilmu maqashid syariah, Imam Syatibi pantas atau layak dalam ranah ini disebut sebagai &ldquo;bapak ilmu maqashid syariah&rdquo; sebagaimana Imam Syafi&rsquo;i dipandang sebagai &ldquo;bapak dalam bidang&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fi</em><em style="box-sizing: border-box;">q</em><em style="box-sizing: border-box;">h</em>&rdquo;.</h4> <h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Hal ini mungkin sulit dimungkiri, karena konsep maqashid syariah yang ditawarkan oleh Imam Syatibi di dalam&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">al-Muwafaqat</em>&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">fi Ushul al-Syari&rsquo;ah</em>&nbsp;adalah konsep yang jauh lebih sempurna dan matang dibandingkan pendahulunya. Sehingga, konsep maqashid syariah yang dibangunnya menjadi kerangka dasar bagi ulama-ulama berikutnya. Melalui karyanya&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari&rsquo;ah</em>, ulama-ulama pasca-Imam Syatibi hingga era modern sekarang ini, menjadikan konsep maqashid syariah Syatibi sebagai referensi utama dalam disiplin ilmu maqashid syariah.</h4> <h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Buku ini berusaha memaparkan pendekatan&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">istiqra</em>&rsquo; (induksi) yang digunakan oleh sang Imam untuk merumuskan berbagai teori maqashid syariah yang kemudian memberikan pengaruh besar kepada pemikiran&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fiqh</em><em style="box-sizing: border-box;">&ndash;</em>nya. Dengan kata lain, buku ini mencoba menghadirkan paparan komprehensif tentang konsep teori&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">istiqra</em><em style="box-sizing: border-box;">&lsquo;</em>&nbsp;perspektif Imam Syatibi, pengaruh teori tersebut terhadap berbagai pandangan&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul</em>&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">fiqh</em>-nya dan relevansi teori tersebut dengan berbagai persoalan terkini.</h4>

Teori Istiqra Imam Syatibi dan Implikasinya Terhadap Pemikiran Ushul Fikih

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Dalam bidang ilmu&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fiqh&nbsp;</em>ulama nyaris sepakat bahwa Imam Syafi&rsquo;i adalah ulama yang pertama kali dipandang sebagai peletak batu pertama atau pencetus ilmu&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fi</em><em style="box-sizing: border-box;">qh</em>&nbsp;secara formil. Namun di sisi yang lain, terkait dengan ilmu maqashid syariah, Imam Syatibi pantas atau layak dalam ranah ini disebut sebagai &ldquo;bapak ilmu maqashid syariah&rdquo; sebagaimana Imam Syafi&rsquo;i dipandang sebagai &ldquo;bapak dalam bidang&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fi</em><em style="box-sizing: border-box;">q</em><em style="box-sizing: border-box;">h</em>&rdquo;.</h4> <h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Hal ini mungkin sulit dimungkiri, karena konsep maqashid syariah yang ditawarkan oleh Imam Syatibi di dalam&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">al-Muwafaqat</em>&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">fi Ushul al-Syari&rsquo;ah</em>&nbsp;adalah konsep yang jauh lebih sempurna dan matang dibandingkan pendahulunya. Sehingga, konsep maqashid syariah yang dibangunnya menjadi kerangka dasar bagi ulama-ulama berikutnya. Melalui karyanya&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari&rsquo;ah</em>, ulama-ulama pasca-Imam Syatibi hingga era modern sekarang ini, menjadikan konsep maqashid syariah Syatibi sebagai referensi utama dalam disiplin ilmu maqashid syariah.</h4> <h4 style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 15px; line-height: 20px; font-size: 16px; clear: both; color: rgb(36, 41, 46); font-family: Merriweather, serif;"> Buku ini berusaha memaparkan pendekatan&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">istiqra</em>&rsquo; (induksi) yang digunakan oleh sang Imam untuk merumuskan berbagai teori maqashid syariah yang kemudian memberikan pengaruh besar kepada pemikiran&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul fiqh</em><em style="box-sizing: border-box;">&ndash;</em>nya. Dengan kata lain, buku ini mencoba menghadirkan paparan komprehensif tentang konsep teori&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">istiqra</em><em style="box-sizing: border-box;">&lsquo;</em>&nbsp;perspektif Imam Syatibi, pengaruh teori tersebut terhadap berbagai pandangan&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">ushul</em>&nbsp;<em style="box-sizing: border-box;">fiqh</em>-nya dan relevansi teori tersebut dengan berbagai persoalan terkini.</h4>

Teori al-'Urf dan Relevansinya dengan Persoalan Fikih Kontemporer

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p align="center"> &nbsp;</p> <p style="margin-left: 14.2pt; text-align: justify;"> Salah satu dalil syar&rsquo;i dalam kajian ushul fikih adalah dalil al-&lsquo;urf. Dalam buku-buku ushul fikih klasik, dalil al-&lsquo;urf cenderung tidak menjadi bab pembahasan khusus, namun ia masuk dalam berbagai kajian ushul fikih ketika seorang mujtahid melakukan istinbath hukum. Artinya al-&lsquo;urf menjadi faktor eksternal penentu dalam proses istinbath hukum. Karena itu seorang mujtahid, sebagaimana disyaratakan Imam Syatibi, harus menguasai dua perangkat ijtihad; (1) Memahami dan menguasai dalil (<em>fiqh al-nash</em>), dan (2) Memahami situasi kondisi dimana nash atau dalil akan diterapkan (<em>fiqh al-waqi&rsquo;</em>). Kajian al-&lsquo;urf sangat berkaitan dengan poin kedua, yaitu memahami situasi dan kondisi ketika melakukan istinbath hukum. Disinilah, terlihat urgensi dalil al-&lsquo;urf dalam proses istinbath hukum. Dari rumusan-rumusan masalah yang dikemukakan, maka ditemukan kesimpulan penelitian ini sebagai berikut: (a)Agar hukum yang ditetapkan menemukan tujuan dan kemaslahatannya, maka seorang mujtahid harus mempertimbangkan dalil al-&lsquo;urf sebagai dalil dari luar teks (nash) yang ada atau sebagai dalil pendamping bagi dalil-dalil lainnya. (b) Dalam perkembangan selanjutnya (era modern) perubahan hukum tidak saja ditentukan oleh perubahan&nbsp; kondisi (<em>al-ahwal</em>), zaman (<em>al-azminah</em>) dan tempat (<em>al-amkinah</em>)saja, namun pada perkembangan selanjutnya juga dipicu oleh perubahan-perubahan lainnya seperti perubahan informasi, perubahan tingkat kebutuhan manusia terhadap objek tertentu, perubahan kadar kemampuan manusia, perubahan dalam soal &lsquo;umum al-balwa (kebutuhan yang tak terelakkan). Semua ini adalah faktor-faktor lain diluar faktor-faktor yang umumnya dikenal. (c) Persoalan-persoalan baru (kontemporer) yang muncul karena perkembangan sains dan teknologi (ilmu pengetahuan) mengharuskan seorang mujtahid untuk memahami berbagai persoalan baru yang ada terutama dalam bidang kemajuan kedokteran, ekonomi dan teknologi. Dengan memahami berbagai perubahan, disamping perubahan situasi, kondisi dan tempat, maka diharapkan hukum-hukum baru yang diistinbathkan menemukan tujuan (kemaslahatan) dan hikmahnya. Semua persoalan yang ada dalam penelitian ini dikaji dengan pendekatan kajian kepustakaan (library research) sembari melakukan kontekstual terhadap persoalan-persoalan baru kontemporer.[]</p>

PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII DI MTSN 10 AGAM

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Roy Andrian Btr, Nim : 2522225, "Perancangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Mata Pelajaran IPA Kelas VIII Di MTsN 10 Agam", Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Penelitian ini dilatar belakangi dari kenyataan disaat peneliti melakukan observasi dan wawancara di MTsN 10 Agam, peneliti menemukan bahwa pada saat proses pembelajaran IPA guru cenderung menggunakan metode ceramah dan guru masih menggunakan buku teks sebagai sumber utama pembelajaran, sehingga materi yang bersifat abstrak belum dapat divisualisasikan secara optimal dan siswa cenderung pasif dalam kegiatan belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality pada mata pelajaran IPA kelas VIII di MTsN 10 Agam yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Hannafin dan Peck yang terdiri dari 3 tahapan yaitu tahapan analisis kebutuhan (Need Assessment), tahapan desain (Design), dan tahapan pengembangan serta implementasi (Develop/Implement). Uji produk yang digunakan pada penelitian terdiri dari uji validitas, uji praktikalitas, dan uji efektivitas. Hasil dari penelitian media pembelajaran berbasis Augmented Reality ini mendapatkan nilai uji validitas dengan nilai rata-rata 0,97 dengan kriteria sangat valid, hasil uji praktikalitas dengan nilai rata-rata 0,900 dinyatakan sangat praktis, dan hasil uji efektivitas dengan nilai N-Gain 0,81 yang dinyatakan efektif dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji produk media pembelajaran berbasis Augmented Reality sebagai media pembelajaran sudah valid, praktis, dan efektif.

Implementasi Aqad Kerja Sama Petani Sawah di Kecamatan Rao Selatan Perspektif Fiqh Muamalah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Implementasi Aqad Kerja Sama Petani Sawah Di Kecamatan Rao Selatan Perspektif Fiqh Muamalah” yang disusun oleh Rahmat Azzandri(3322337), Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi pada masih dominannya praktik kerja sama pertanian yang bersifat tradisional, berbasis kepercayaan, dan belum sepenuhnya memenuhi ketentuan syariah, khususnya terkait kejelasan akad, pembagian hasil, pembebanan biaya, dan distribusi risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akad kerja sama petani sawah di Kecamatan Rao Selatan serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip fiqh muamalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik lahan dan petani penggarap di Kecamatan Rao Selatan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kerja sama pertanian di Kecamatan Rao Selatan secara umum menyerupai akad muzāra‘ah, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip fiqh muamalah. Akad umumnya dilakukan secara lisan tanpa perjanjian tertulis, nisbah bagi hasil tidak selalu ditentukan secara jelas di awal, serta pembebanan biaya produksi dan risiko cenderung lebih banyak ditanggung oleh penggarap. Kondisi ini menimbulkan unsur gharar (ketidakjelasan) dan ketidakseimbangan dalam pembagian hak dan kewajiban, sehingga prinsip keadilan (ʿadl) belum terpenuhi secara optimal. Meskipun demikian, prinsip kerelaan (tarāḍī) telah terpenuhi karena kerja sama dilakukan atas dasar kesepakatan kedua belah pihak.