2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zeki Alex Sandra NIM:2522040, dengan judul skripsi “Korelasi
Pemanfaatan Artificial Intelligence dengan Kualitas Skripsi Mahasiswa Program
Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Islam Negeri
Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi”. Program Studi Pendidikan Teknik
Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam
Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
Kehadiran teknologi Artificial Intelligence generatif seperti ChatGPT, Gemini
AI, dan Claude belakangan ini begitu terasa dalam keseharian mahasiswa, tidak
terkecuali di kalangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan
Komputer (PTIK) yang banyak mengandalkannya saat menyusun skripsi. Di balik
kemudahan yang ditawarkan, muncul pertanyaan mendasar mengenai apakah
kebiasaan tersebut benar-benar berdampak pada mutu karya ilmiah yang dihasilkan,
atau justru menumbuhkan ketergantungan yang perlahan mengikis kemampuan
berpikir mandiri mahasiswa. Berangkat dari pertanyaan itulah penelitian ini disusun,
dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara
pemanfaatan kecerdasan buatan dengan kualitas skripsi mahasiswa PTIK UIN Sjech
M. Djamil Djambek Bukittinggi.
Penelitian ini dirancang dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi
penelitian mencakup 114 mahasiswa PTIK yang telah menempuh ujian Munaqasyah
tahun 2025 hingga tahap pertama tahun 2026, dan 54 orang di antaranya ditetapkan
sebagai sampel melalui perhitungan Rumus Slovin pada taraf kesalahan 10%. Data
pemanfaatan Artificial Intelligence (Variabel X) dihimpun melalui angket berskala
Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, sementara data kualitas skripsi
(Variabel Y) diperoleh dari dokumentasi nilai ujian Munaqasyah. Kedua kelompok
data tersebut kemudian diolah dengan bantuan SPSS melalui serangkaian uji, mulai
dari uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi Pearson Product Moment, hingga uji-t
dan koefisien determinasi.
Hasil pengolahan data memperlihatkan koefisien korelasi sebesar 0,382 dengan
taraf signifikansi 0,004, serta nilai t-hitung 2,982 yang melampaui t-tabel 2,007 pada
taraf signifikansi 5%. Temuan ini menegaskan bahwa hipotesis alternatif diterima,
yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara pemanfaatan Artificial Intelligence
dengan kualitas skripsi, meskipun arah hubungannya positif namun tergolong rendah.
Sumbangan pengaruh yang diberikan pun tidak terlalu besar, hanya 14,6%, sedangkan
85,4% sisanya lebih banyak ditentukan oleh faktor lain seperti intensitas bimbingan
dosen, kedisiplinan mahasiswa dalam mengikuti kaidah penulisan ilmiah, dan
penguasaan dasar pemrograman mereka sendiri. Dilihat dari pilihan platform,
ChatGPT tercatat paling banyak digunakan (89,1%), disusul Gemini AI (38,2%),
berbagai platform lain (30,9%), dan Claude (12,7%).
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Artificial Intelligence memang
berperan dalam mendukung penyusunan skripsi mahasiswa PTIK, tetapi perannya
tidak menggantikan kerja keras berpikir dan penguasaan materi yang sesungguhnya
tetap menjadi penentu utama mutu sebuah skripsi.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Alex Sandra, 2020 Nim 20118034 dengan judul tesis “Kontribusi Fasilitas Belajar Dan Suasana Kelas Terhadap Hasil Belajar Al-Qur’an Hadits Siswa Kelas VII Di MTsN 6 Agam”. tesis jurusan Majister Pendidikan Agama Islam (PAI). Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK). Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi. Pembimbing Dr. Melyann Melani, Ss, M.Pd. Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Rendahnya hasil belajar peserta didik di mtsn 6 agam terlihat dari nilai Semester yang berada di bawah criteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 75. Banyak factor yang mempengaruhi hasil belajar peserta didik diantaranya faktor fasilitas belajar dan suasana kelas peserta didik. Fasilitas belajar peserta didik yang masih kurang baik seperti kurangnya sarana dan prasarana belajar seperti meja belajar yang kurang layak pakai, kurangnya alat-alat belajar dan kurangnya labor belajar dan lainya. Selanjutnya adalah suasana belajar yang kurang kondusif seperti kurangnya penataan kelas yang rapi, kurangnya perhatian guru terhadap siswa, dan juga tingginya tingkat kebisingan di lingkungan sekolah. Sehingga akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Khususnya pada mata pelajaran Al-Quran Hadits. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi data hasil belajar, fasilitas belajar dan suasana kelas siswa, seberapa besar kontribusi fasilitas belajar dan suasana kelas terhadap hasil belajar Al-Quran Hadits siswa kelas VII di MTsN 6 Agam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui pendekatan korelasional. Populasi dari 118 maka diperoleh sampel 60 orang siswa. Teknik pengambilan sampel dengan Stratified sampling. Teknik pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi. Pengolahan data dengan cara uji normalitas, linearitas dan multikoliniaritas dan uji hipotesis. Hasil penelitian mengungkapkan, bahwa:(1) deskripsi data hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Al-Quran Hadits siswa kelas VII di MTsN 6 Agam. sebanyak 2 orang responden atau sebesar 3,4% berada pada kategori Rendah, sebanyak 33 orang atau 55% berada pada kategori sedang (S) dan sebanyak 25 responden atau 41,6% berada pada kategori tinggi (T). (2) Fasilitas belajar berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar Al-Qur`an Hadits peserta didik di MTsN 6 Agam. Berdasarkan perhitungan statistik didapatkan T hitung 2,545 dengan T tabel 2,000. jika Thitung > Ttabel maka hipotesis di terima. maka dapat disimpulkan bahwa Variabel Fasilitas belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Hasil Belajar. (3) Suasana kelas berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Al-Qur`an Hadits peserta didik di MTsN 6 Agam. Berdasarkan perhitungan statistik didapatkan hasil T hitung 2,398 dengan T tabel 2,000. Jika Thitung > Ttabel, maka hipotesis diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa Variabel Suasana Kelas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Hasil Belajar. 4) Terdapat pengaruh yang signifikan antara fasilitas belajar dan suasana kelas peserta didik secara bersama-sama terhadap hasil belajar Al-Qur`an Hadits peserta didik di MTsN 6 Agam. berdasarkab nilai F hitung didapatkan nilai F sebesar 3,149 dan F tabel sebesar 2,760 jika F hitung > F tabel maka hipotesis diterima. maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Variabel Fasilitas belajar dan Suasana Kelas berpengaruh secara signifikan terhadap Hasil Belajar Siswa. Kata Kunci : Fasilitas Belajar, Suasana Kelas Dan Hasil Belajar
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tesis ini disusun oleh ALEX SANDRA, SH.I, Program Studi Hukum Islam Pascasarjana IAIN Bukittinggi dengan judul: “PEMBAHARUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA (Studi Analisis Pemikiran Prof. Dr. H. M. Atho Mudzhar)”. Latar belakang penelitian ini adalah karena pembaharuan sebuah hukum sangat dipengaruhi oleh metode pendekatan yang digunakan oleh seorang pemikir Islam, M. Atho Mudzhar merupakan seorang tokoh pemikir Islam moderat dengan kharismatik keilmuan sosiologi yang konsisten mengkaji dan meneliti hukum Islam, namun adanya beberapa pemikir Islam yang menggunakan pendekatan yang sama dengan beliau serta adanya teori yang melemahkan pendekatan sosial yang mempengaruhi ijtihad ulama terdahulu, menimbulkan keraguan terhadap kharismatik ketokohan beliau, apalagi sampai saat ini masih sangat sedikit yang mengkaji secara mendalam dan komprehensif mengenai corak pemikirannya, sehingga belum ada gambaran yang jelas mengenai sosok atau kandungan pemikiran hukum Islam yang dikembangkan oleh M. Atho Mudzhar sebagaimana yang dituangkan dalam karya-karyanya serta bagaimana kaitan metode tersebut dengan pembaharuan hukum Keluarga Islam Indonesia. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (Library Research), dan studi pemikiran tokoh melalui karya-karyanya, dengan metode analisis induktif-deduktif dan komperatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa latar belakang perlunya pembaharuan hukum keluarga Islam Indonesia menurut M. Atho Mudzhar ialah karena masih adanya peluang berijtihad yang merupakan roh dinamika pembaharuan hukum keluarga Islam itu sendiri, serta pemahaman beliau terhadap fiqh yang bersifat fleksibel dan senantiasa dituntut berubah secara berkesinambungan mengikuti pola perubahan dan perkembangan masyarat Indonesia. Metodologi pendekatan M. Atho Mudzhar terkait Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Indonesia, menggunakan metode pendekatan sosial-budaya yang mengutamakan kemaslahatan dengan tidak meninggalkan konsep kajian ushul fiqh malalui penelitian ilmiah, karena Islam sebagai gejala budaya dan sosial harus didekati dengan ilmu-ilmu sosial dan budaya, sehingga fiqh dalam bentuk pembaharuan hukum keluarga Islam dapat berfungsi sebagai penjawab masalah sosial sekaligus dapat mengontrol perilaku sosial masyarakat muslim Indonesia. Objek bahasan pembaharuan hukum keluarga Islam Indonesia menurutnya meliputi penetapan hukum atas persoalan keluarga Islam maupun penetapan tatacara pelaksanaan terhadap hukum tersebut melalui ijtihad jama’i dalam bentuk fatwa, putusan pengadilan maupun dalam bentuk Perundang-undangan Indonesia. Metode pendekatan M. Atho Mudzhar sebagaimana tersebut diatas merupakan bentuk konstribusi pemikiran beliau terhadap pembaharuan hukum keluarga Islam Indonesia, konsep pendekatan tersebut sejatinya telah ada dalam karya-karyanya yang selama ini telah dijadikan rujukan bagi para pencinta ilmu, pemikir Islam maupun para mahasiswa diberbagai perguruan tinggi baik di Indonesia maupun di luar Negeri. Konsep pendekatan tersebut sangat relevan terhadap pembaharuan hukum Keluarga Islam Indonesia karena pada dasarnya persoalan keluarga muncul akibat pergeseran nilai sosial, budaya dan perkembangan zaman.
2015 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
<p style="text-align: center;">
<strong>ABSTRAK</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
Skripsi ini berjudul <strong>“PERAN<em>TUNGKU TIGO SAJARANGAN </em>DALAM </strong><strong>MEMBENDUNG TERJADINYA </strong><strong>PRAKTEK NIKAH SIRRI DI KENAGARIAN KOTO TINGGI, KEC. GUNUANG OMEH, KAB. LIMA PULUH KOTA”</strong>.Maksud judul ini adalah suatu penelitian tentang bagaimana peran 3 (tiga) unsur kepemimpinan yang ada di Kenagarian Koto Tingi terkait adanya nikah dengan cara <em>sirri</em> yang sudah ada semenjak tahun 1982 sampai sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;">
Adapun motivasi pemilihan judul ini ialah karena setelah munculnya Undang-Undang No 1 Tahun 1974 pasal 2 ayat (2) yang menyatakan bahwa <em>“Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku”</em>, dan pasal 6 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam (KHI) <em>“perkawinan yang dilakukan di luar pengawasan Pegawai Pencatat Nikah tidak mempunyai kekuatan hukum”</em>namun di Kenagarian Koto Tinggi pernikahan secara <em>sirri </em>yang berarti pernikahan tidak tercatatkan masih ada sampai sekarang ini, meskipun dengan adanya kepemimpinan <em>Tungku Tigo Sajarangan</em> di tengah-tengah masyarakat sebagai orang-orang yang membawa dan mengarahkan masyarakat kepada hal-hal yang positif, sehingga penulis berkeinginan untuk melakukan penelitian terkait dengan permasalahan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (<em>field research</em>) yang bersifat kualitatif, dengan lokasi penelitian di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh. Peneliti memilih Nagari Koto Tinggi sebagai lokasi penelitian karena kasus yang melatarbelakangi penelitian ini terdapat di Kenagarian Koto Tinggi, serta Nagari Koto Tinggi merupakan kampung halaman orang tua laki-laki penulis, dimana antara penulis dengan masyarakat setempat sebagian besar sudah saling kenal dan sudah terjalin tali silaturrahmi semenjak dahulu, sehingga dengan berbagai keterbatasan Nagari itu dapat penulis jangkau sesuai dengan kemampuan penulis. Sumber data penelitian ini adalah 21 (dua puluh satu) orang responden. Data dikumpulkan melalui wawancara dan data yang terkumpul dianalisa dengan teknik analisa induktif.</p>
<p style="text-align: justify;">
Dari penelitian ini diketahui bahwa banyaknya orang yang menikah secara <em>sirri</em> di Nagari Koto Tinggi semenjak tahun 1982 sampai sekarang sudah terhitung lebih kurang sudah mencapai angka 1000 lebih orang yang telah menikah secara <em>sirri. </em>Ada 4 (empat) macam hal yang menjadi faktor penyebab terjadinya pernikahan secara <em>sirri</em>, yaitu :janda atau duda yang tidak bercerai di Pengadilan Agama (PA), laki-laki yang ingin menikah lebih dari 1 (satu) orang (poligami) tetapi tidak ada izin dari istri pertama, atau Pegawai Negri Sipil (PNS) yang tidak ada izin dari istri dan izin berpoligami dari atasannya, belum cukup umur untuk menikah, dan pelanggaran ketentuan adat. Dan terkait masalah ini diketahui bahwa<em> Tungku Tigo Sajarangan </em>belum berperan dan belum melakukan apapun dalam membendung terjadinya nikah <em>sirri</em>.</p>