ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<ol>
<li>
Untuk mengetahui apakah yang dimaksud dengan Bisnis Syariah serta Ruang Lingkupnya</li>
<li>
Untuk mengetahui kekuatan,Kelemahan, Peluang dan Ancaman yang dimiliki oleh industri wisata syariah di Sumatra Barat.</li>
<li>
Untuk mengetahui perkembangan Industri Syariah dalam menunjang Pariwisata Syariah di Sumatra Barat</li>
</ol>
ResearchOpen Access1 berkas tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Pendampingan</p>
ResearchOpen AccessMetadata saja
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Menulis Buku Bunga Rampai</p>
ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
untuk menjelaskan dan mendeskripsikan peran sektor pariwisata dalam meningkatkan [pembangunan ekonomi daerah di puncak lawang, sumatera barat</p>
ResearchOpen AccessMetadata saja
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Menggali potensi wisata tersembunyi di Sumatera Barat serta peran strategisnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat</p>
ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Untuk menyiapkan semua dokumentasi akreditasi program studi pariwisata syariah yang diperlukan saat visitasi.</p>
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Event Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) Terhadap Citra Pariwisata Kota Solok Sebagai Destinasi Wisata Budaya”. Disusun oleh Nadila Tria Ananda, Nim 3522068, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Event Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) merupakan salah satu event budaya unggulan Kota Solok yang diselenggarakan untuk melestarikan budaya lokal sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata daerah. Keberhasilan penyelenggaraan event budaya diharapkan mampu membentuk citra positif Kota Solok sebagai destinasi wisata budaya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Event Rang Solok Baralek Gadang terhadap Citra Pariwisata Kota Solok sebagai Destinasi Wisata Budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas pengunjung Event Rang Solok Baralek Gadang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Event Rang Solok Baralek Gadang berpengaruh positif dan signifikan terhadap Citra Pariwisata Kota Solok sebagai Destinasi Wisata Budaya. Penyelenggaraan event yang baik, meliputi daya tarik kegiatan, fasilitas pendukung, aksesibilitas, pelayanan, dan keunikan budaya, mampu memberikan pengalaman yang positif kepada pengunjung sehingga membentuk citra yang baik terhadap Kota Solok sebagai destinasi wisata budaya. Dengan demikian, semakin baik penyelenggaraan Event Rang Solok Baralek Gadang, maka semakin baik pula citra pariwisata Kota Solok di mata wisatawan. Kata Kunci: Event, Rang Solok Baralek Gadang, Citra Pariwisata, Destinasi Wisata Budaya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Analisis Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Mengembangkan Aksesibilitas Goa Masjid Jin Di Nagari Lubuak Gadang, Pasaman”. Disusun oleh Elsa Julia, Nim 3522075, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya aksesibilitas menuju objek wisata Goa Masjid Jin yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai sehingga menjadi salah satu kendala dalam pengembangan destinasi wisata. Di sisi lain, partisipasi masyarakat lokal sebagai pelaku utama dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam mengembangkan aksesibilitas wisata Goa Masjid Jin serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di Objek Wisata Goa Masjid Jin, Nagari Lubuak Gadang, Kabupaten Pasaman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengelola objek wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), masyarakat lokal, dan wisatawan. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan aksesibilitas wisata telah terlihat melalui kontribusi ide dan tenaga, pembentukan organisasi Pokdarwis, keterlibatan sebagai pemandu wisata dan pengemudi boat, serta motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Namun, tingkat partisipasi tersebut masih belum optimal karena belum melibatkan seluruh elemen masyarakat secara aktif. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran pembangunan, belum adanya jalur darat menuju lokasi wisata, minimnya fasilitas pendukung aksesibilitas seperti dermaga permanen, papan petunjuk arah, dan perlengkapan keselamatan, serta koordinasi antara masyarakat dan pemerintah yang belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara masyarakat, Pokdarwis, pemerintah nagari, dan pemerintah daerah agar pengembangan aksesibilitas wisata Goa Masjid Jin dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta mendukung penerapan konsep Community Based Touris
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Optimalisasi Promosi Wisata Ngarai Sianok Melalui Konten Kreator Lokal”. Disusun oleh Cyintia Maharani, Nim 3522063, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya optimalisasi promosi destinasi wisata melalui media sosial dalam meningkatkan daya tarik wisatawan, khususnya di Kawasan Wisata Ngarai Sianok Kota Bukittinggi. Terutama dalam hal perencanaan konten, konsistensi publikasi, serta kolaborasi dengan konten kreator lokal. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis strategi promosi wisata Ngarai Sianok melalui media sosial, menganalisis peran konten kreator lokal dalam promosi wisata, serta menganalisis optimalisasi promosi wisata Ngarai Sianok dalam perspektif pariwisata syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kawasan Wisata Ngarai Sianok, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, serta dokumentasi yang melibatkan pengelola Geopark Ngarai Sianok, Konten Kreator, dan Wisatawan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara sistematis untuk mengetahui startegi optimalisasi prmosi wisata Ngarai Sianok melalui Konten Kreator Lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi wisata Ngarai Sianok telah memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube serta didukung kerja sama dengan travel agent. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena belum adanya perencanaan konten dan konsistensi publikasi. Konten kreator lokal berperan penting dalam memperluas informasi, membangun citra destinasi, meskipun belum terdapat kolaborasi resmi dengan pengelola. Dalam perspektif pariwisata syariah, Ngarai Sianok telah mencerminkan nilai-nilai Islam melalui pelestarian lingkungan, serta pemberian manfaat ekonomi bagi masyarakat. Namun, nilai tersebut belum sepenuhnya diangkat dalam promosi digital sehingga perlu diperkuat melalui konten yang lebih informatif dan edukatif.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini disusun oleh Hanifa dengan NIM 3522074 Program Studi Strata-1 (S1) Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, dengan judul “Analisis Pengembangan Destinasi Wisata Taman Panorama Ngarai Sianok dengan Metode 6A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary Services, Activities, dan Available Packages)”. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh potensi Taman Panorama Ngarai Sianok sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kota Bukittinggi yang memiliki daya tarik berupa keindahan panorama alam, nilai sejarah, serta lokasi yang strategis. Namun, masih terdapat beberapa aspek pengembangan yang perlu ditingkatkan agar destinasi wisata dapat berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan destinasi wisata Taman Panorama Ngarai Sianok berdasarkan metode 6A Buhalis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Taman Panorama Ngarai Sianok Kota Bukittinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola dan wisatawan. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Destinasi Wisata Taman Panorama Ngarai Sianok berdasarkan metode 6A memperoleh skor rata-rata yang bervariasi. Variabel Attraction memperoleh skor 3,60 dengan kategori baik, Accessibility memperoleh skor 3,73 dengan kategori baik, Amenities memperoleh skor 3,50 dengan kategori baik, Ancillary Services memperoleh skor 3,23 dengan kategori baik, Activities memperoleh skor 3,33 dengan kategori baik, sedangkan Available Package memperoleh skor 2,57 dengan kategori cukup baik. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Destinasi Wisata Taman Panorama Ngarai Sianok berada pada kategori baik. Namun, aspek Available Package masih berada pada kategori cukup baik sehingga memerlukan perhatian dan pengembangan lebih lanjut, terutama dalam penyediaan paket wisata yang lebih menarik, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Taman Panorama Ngarai Sianok memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan, namun masih diperlukan peningkatan pada beberapa komponen 6A untuk mendukung pengembangan wisata yang lebih optimal dan berkelanjutan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Analisis Dampak Bencana Alam Terhadap Minat Wisatawan Berkunjung Ke Destinasi Pariwisata Syariah Lawang Park Kab. Agam, Sumatera Barat” yang disusun oleh Intan Khairani, NIM 3522034, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, dengan dosen pembimbing Ibuk Peof. Dr. Rusyaida D, M.Ag. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kerentanan geografis kawasan wisata alam perbukitan Lawang Park di Kabupaten Agam terhadap potensi bencana alam (seperti tanah longsor, jalan amblas, dan cuaca ekstrem). Meskipun memiliki keunggulan panorama Danau Maninjau dan nilai-nilai pariwisata syariah berbasis kearifan lokal Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, isu bencana alam dan fluktuasi cuaca sering kali memengaruhi persepsi risiko serta minat berkunjung wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bencana alam terhadap aktivitas pariwisata serta minat wisatawan berkunjung ke destinasi pariwisata syariah Lawang Park. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam dengan pihak pengelola wisata dan para pengunjung/wisatawan, observasi langsung di lokasi penelitian, serta dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwah dampak bencana alam terhadap aktivitas pariwisata memengaruhi persepsi risiko wisatawan, kekhawatiran akan keamanan destinasi, kerentanan akses transportasi jalan menuju lokasi yang sering mengalami gangguan/kerusakan, serta ketergantungan wisatawan pada pemantauan informasi cuaca. bencana alam juga berdampak pada kerusakan beberapa fasilitas pendukung dan dampak terhadap minat berkunjung persepsi risiko bencana secara langsung memicu penurunan keinginan awal wisatawan untuk berkunjung serta memengaruhi pertimbangan mereka untuk berkunjung kembali maupun memberikan rekomendasi kepada orang lain. Wisatawan cenderung bersikap proaktif dalam mencari informasi kondisi keamanan dan cuaca terkini sebelum memutuskan perjalanan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini disusun oleh Febby Febrian Desnita, Nim 3522036, Program Studi S1 Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini berjudul Analisis Keterlibatan Masyarakat Lokal Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Di Geopark Silokek Sijunjung, dengan dosen pembimbing Bapak Dr. Miswardi, SH., M.Hum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Geopark Silokek, Kabupaten Sijunjung, serta mengetahui kendala yang dihadapi masyarakat dalam mendukung pengembangan pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pengelola Geopark Silokek, sekretaris wali nagari, pokdarwis, masyarakat lokal dan wisatawan. Data diperoleh melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan dengan Teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Geopark Silokek sudah terlaksana, namun belum optimal karena masyarakat lebih banyak berpartisipasi pada tahap pelaksanaan dibandingkan pengambilan keputusan. Selain itu, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan modal, kurangnya pelatihan, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta belum optimalnya koordinasi antar pihak. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemberdayaan masyarakat dan kerja sama antara pemerintah, pengelola dan Masyarakat agar pengembangan pariwisata berkelanjutan dapat berjalan dengan baik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mitra Hindayani (3522057) Program studi pariwisata syariah, fakultas ekonomi dan bisnis islam (FEBI) dengan judul “Analisis Manajemen Untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pada Sektor Pariwisata Di Lubang Jepang Kota Bukittinggi” Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan potensi daerah secara optimal. Kota Bukittinggi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Sumatera Barat memiliki Objek Wisata Lubang Jepang yang menjadi daya tarik wisata sejarah sekaligus sumber penerimaan daerah. Namun, besarnya potensi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan pengelolaan yang optimal sehingga masih terdapat berbagai kendala dalam aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang memengaruhi kontribusinya terhadap PAD. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor pariwisata di Lubang Jepang Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor pariwisata di Lubang Jepang Kota Bukittinggi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi optimalisasi pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Objek Wisata Lubang Jepang telah menerapkan fungsi manajemen George R. Terry yang meliputi planning, organizing, actuating, dan controlling sehingga mampu mendukung peningkatan PAD Kota Bukittinggi. Optimalisasi pengelolaan dipengaruhi oleh faktor pendukung berupa lokasi yang strategis, nilai sejarah, dukungan pemerintah daerah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “ Analisis Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Tapian Tabiang Barasok Kota Bukittinggi” disusun oleh Sefia Rahayu, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, di bawah bimbingan dosen pembimbing. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Tapian Tabiang Barasok yang memiliki potensi wisata alam yang cukup besar, namun pengembangannya masih menghadapi beberapa kendala, yaitu promosi destinasi yang belum optimal, sarana wisata yang masih belum lengkap, seperti belum tersedianya area bermain anak dan terbatasnya jumlah toilet, serta pengelolaan lingkungan pariwisata yang belum optimal karena masih banyak lahan yang belum dikelola dan dimanfaatkan. Oleh karena itu, diperlukan analisis strategi pengembangan destinasi berbasis masyarakat agar potensi wisata yang dimiliki dapat berkembang secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan wisatawan. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan dilakukan melalui pemanfaatan potensi daya tarik alam, penyediaan sarana wisata, peningkatan prasarana dan infrastruktur, serta partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan destinasi. Pengembangan destinasi masih menghadapi beberapa faktor penghambat, yaitu keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai kepariwisataan, keterbatasan anggaran yang masih bergantung pada hasil penjualan tiket, promosi yang belum optimal, serta belum adanya dukungan pemerintah yang signifikan dalam pengembangan destinasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan promosi, pengembangan sarana dan prasarana, serta sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan agar pengembangan Tapian Tabiang Barasok dapat berlangsung secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini disusun oleh Putri Puspita Sari dengan NIM 3522053, Program Studi S1 Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Dengan judul skripsi “PENGARUH DAYA TARIK WISATA DAN UNSUR EDUTAINMENT TERHADAP MINAT BERKUNJUNG PADA DESTINASI ISTANA BASA PAGARUYUANG BATUSANGKAR DALAM PERSPEKTIF PARIWISATA SYARIAH” dengan pembimbing Ibu Santi Deswita, SE.,ME. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh daya tarik wisata dan unsur edutainment terhadap minat berkunjung wisatawan ke destinasi Istana Basa Pagaruyung Batusangkar dalam perspektif pariwisata syariah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya perubahan tren pariwisata menuju wisata berbasis pengalaman (experience-based tourism) serta belum optimalnya penerapan unsur edutainment dalam pengelolaan destinasi budaya, khususnya di Istana Basa Pagaruyung. Selain itu, fluktuasi jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan perlunya strategi pengembangan destinasi yang lebih inovatif, edukatif, dan sesuai dengan nilai-nilai syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Jumlah responden sebanyak 100 orang yang pernah berkunjung ke destinasi Istana Basa Pagaruyung Batusangkar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial daya tarik wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan. Unsur edutainment juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji simultan (uji F), diketahui bahwa daya tarik wisata dan unsur edutainment secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan ke Istana Basa Pagaruyung. Hasil uji koefisien determinasi (R²) 0,700 menunjukkan bahwa variabel daya tarik wisata dan unsur edutainment mampu menjelaskan 70% variasi minat berkunjung wisatawan, sedangkan sisanya 30% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Ditinjau dari perspektif pariwisata syariah, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan daya tarik wisata yang berbasis budaya serta pengemasan edutainment yang edukatif, beretika, dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam mampu meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pariwisata Kota Padang dalam pengembangan detinasi wisata Gunung Padang. Fokus penelitian meliputi peran Dinas Pariwisata dalam meningkatkan sarana dan prasarana, upaya promosi destinasi, serta peningkatan keamanan dan kenyamanan wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pihak Dinas Pariwisata Kota Padang, wisatawan, pedagang di detinasi wisata Gunung Padang. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis penelitian menggunakan konsep 4A yang meliputi Attraction, Accessibility, Amenities, dan Ancillary Services. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata Kota Padang telah menjalankan perannya dalam pengembangan detinasi wisata Gunung Padang. Pada aspek attraction, Gunung Padang memiliki daya tarik berupa panorama alam, legenda Gunung Padang, Makam Siti Nurbaya, terowongan peninggalan Belanda, serta keberadaan satwa. Pada aspek accessibility, terdapat upaya perbaikan akses dan infrastruktur, meskipun masih ditemukan beberapa kendala berupa jalur yang curam, tangga yang perlu diperbaiki, serta kondisi jalur yang licin ketika hujan. Pada aspek amenities, telah tersedia beberapa fasilitas seperti area parkir, toilet, tempat istirahat, taman, pandopo, warung, dan papan informasi, namun masih diperlukan peningkatan dan penambahan fasilitas seperti mushola, gazebo, tempat sampah, serta pusat informasi wisata. Pada aspek ancillary services, pengelolaan destinasi didukung oleh Dinas Pariwisata, petugas lapangan, masyarakat, Pokdarwis, Dinas Lingkungan Hidup, dan Satpol PP. Promosi dilakukan melalui website, Instagram, TikTok, media lokal, serta berbagai kegiatan wisata. Namun, promosi dan penyediaan fasilitas masih perlu ditingkatkan agar informasi mengenai Gunung Padang lebih lengkap dan mampu menjangkau lebih banyak wisatawan. Secara keseluruhan, peran Dinas Pariwisata Kota Padang dalam pengembangan detinasi wisata Gunung Padang telah berjalan cukup baik, tetapi masih diperlukan pengembangan berkelanjutan pada aspek sarana dan prasarana, promosi, keamanan, serta kenyamanan wisatawan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Nilai-Nilai Syariah di Wisata Sunny Side Kabupaten Lima Puluh Kota yang disusun oleh Najzmi Zuhara, NIM 3522048, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dan dibimbing langsung oleh bapak H. Harfandi, SE., M.Si. Wisata Sunny Side merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Lima Puluh Kota yang mengusung konsep wisata edukasi peternakan berbasis integrative farming. Destinasi ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai wisata berbasis nilai-nilai syariah. Namun, pengembangannya masih menghadapi beberapa kendala, seperti aksesibilitas yang belum memadai, keterbatasan fasilitas pendukung, promosi yang belum optimal, kualitas sumber daya manusia yang masih perlu ditingkatkan, serta penerapan nilai-nilai syariah yang belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang tepat agar potensi destinasi dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan pariwisata di Wisata Sunny Side Kabupaten Lima Puluh Kota berbasis nilai-nilai syariah melalui identifikasi faktor internal dan faktor eksternal yang memengaruhi pengembangan destinasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT yang didukung Matriks Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), dan Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pengembangan Pariwisata di Wisata Sunny Side Kabupaten Lima Puluh Kota Berbasis Nilai-Nilai Syariah yaitu strategi yang berorientasi pada pemanfaatan kekuatan internal untuk mengoptimalkan peluang eksternal. Strategi yang dirumuskan meliputi pengembangan atraksi dan produk wisata berbasis peternakan, integrative farming, wisata edukasi, dan food and beverage; pengembangan destinasi wisata syariah yang ramah keluarga; optimalisasi promosi digital; penguatan kerja sama dengan lembaga pendidikan, UMKM halal, masyarakat, dan pemerintah; pengembangan wahana dan fasilitas wisata; pemanfaatan potensi alam untuk wisata edukasi berbasis syariah; serta penerapan prinsip ṣidq, ta'awun, ihsan, dan amanah dalam promosi, pelayanan, dan pengelolaan destinasi. Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing Wisata Sunny Side sebagai destinasi wisata edukasi berbasis nilai-nilai syariah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya pengelolaan destinasi yang berkualitas, berdaya saing, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta wisatawan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pantai Sikabau merupakan salah satu destinasi wisata alam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Pasaman Barat. Namun, dalam proses pengembangannya masih ditemukan berbagai permasalahan yang berdampak pada belum optimalnya pengelolaan destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat dalam upaya pengembangan destinasi wisata Pantai Sikabau serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat proses pengembangannya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) berlokasi di pusat pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat, yaitu di kawasan Aua Kuniang Simpang Empat Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Jenis data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, serta masyarakat lokal yang terdiri dari pelaku UMKM di kawasan Pantai Sikabau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat dalam pengembangan destinasi wisata Pantai Sikabau dilaksanakan melalui tiga peran, yaitu sebagai motivator, fasilitator, dan dinamisator. Namun, pelaksanaan ketiga peran tersebut masih belum optimal karena dipengaruhi oleh keterbatasan anggaran, belum optimalnya promosi dan pembinaan, rendahnya partisipasi masyarakat, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Berdasarkan analisis menggunakan teori 4A (Attraction, Amenity, Accessibility, dan Ancillary), pengembangan Pantai Sikabau masih belum memenuhi seluruh unsur pengembangan destinasi wisata secara keseluruhan. Peranan Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat dalam pengembangan destinasi wisata Pantai Sikabau masih belum berjalan secara optimal. Hal ini terlihat dari masih terjadinya penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Sikabau setiap tahunnya.