Abstrak
Skripsi ini berjudul “Analisis Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Mengembangkan Aksesibilitas Goa Masjid Jin Di Nagari Lubuak Gadang, Pasaman”. Disusun oleh Elsa Julia, Nim 3522075, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya aksesibilitas menuju objek wisata Goa Masjid Jin yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai sehingga menjadi salah satu kendala dalam pengembangan destinasi wisata. Di sisi lain, partisipasi masyarakat lokal sebagai pelaku utama dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam mengembangkan aksesibilitas wisata Goa Masjid Jin serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di Objek Wisata Goa Masjid Jin, Nagari Lubuak Gadang, Kabupaten Pasaman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengelola objek wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), masyarakat lokal, dan wisatawan. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan aksesibilitas wisata telah terlihat melalui kontribusi ide dan tenaga, pembentukan organisasi Pokdarwis, keterlibatan sebagai pemandu wisata dan pengemudi boat, serta motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Namun, tingkat partisipasi tersebut masih belum optimal karena belum melibatkan seluruh elemen masyarakat secara aktif. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran pembangunan, belum adanya jalur darat menuju lokasi wisata, minimnya fasilitas pendukung aksesibilitas seperti dermaga permanen, papan petunjuk arah, dan perlengkapan keselamatan, serta koordinasi antara masyarakat dan pemerintah yang belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara masyarakat, Pokdarwis, pemerintah nagari, dan pemerintah daerah agar pengembangan aksesibilitas wisata Goa Masjid Jin dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta mendukung penerapan konsep Community Based Touris