Kalibrasi Pengukuran Arah Kiblat Masjid Pondok Pesantren Ahmad Khatib Al-Minangkabawi
<p> Untuk membantu Ponpes dalam mempastikan arah kiblat bagi para santrinya</p>
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
<p> Untuk membantu Ponpes dalam mempastikan arah kiblat bagi para santrinya</p>
<p> Untuk membantu Ponpes dalam mempastikan arah kiblat bagi para santrinya</p>
<p> untuk menambah ilmu dan penegtahuan masyarakat tentang ikhlas</p>
skripsi ini berjudul "Praktik Jual Beli Makanan Bayar Seikhlasnya Ditinjau Menurut Fiqh Muamalah (Studi Kasus di Tangah Jua Bukittinggi)". Disusun oleh Silvina, NIM 1222.024 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syari'ah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittiggi. Skripsi ini ditulis karena adanya ketidaksamaan praktik konsep jual beli makanan bayar seikhlasnya dalam fiqh muamalah yang terjadi dalam praktik jual beli bayar seikhlasnya yang terjadi di Tangah Jua Bukittinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem jual beli makanan bayar seikhlasnya yang dilakukan di Tangah Jua Bukittinggi beserta alasan dan latar belakang terjadinya jual beli, kemudian akan menilai pelaksanaan jual beli tersebut berdasarkan pandangan fiqh muamalah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian langsung di lapangan (field research). Penelitian ini bersifat kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi dengan mengamati aktifitas jual beli makanan di Tangan Jua Bukittinggi, wawancara dengan penjual dan pembeli, dan dokumentasi dengan mengumpulkan data-data. Menggunakan analisis kualitatif dalam bentuk deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik bayar seikhlasnya memberikan kebebasan kepada pembeli dalam menentukan nominal pembayaran dan dilandasi oleh kepercayaan serta kejujuran. Namun, apabila praktik tersebut dikategorikan sebagai akad jual beli, terdapat ketidakjelasan pada aspek harga (tsaman) karena tidak terdapat nominal yang ditentukan dan disepakati secara jelas pada saat transaksi. Kondisi tersebut berpotensi mengandung unsur gharar dan dapat menimbulkan ketidakadilan atau kerugian bagi salah satu pihak. Oleh karena itu, diperlukan kejelasan mengenai bentuk akad dan mekanisme pembayaran agar praktik tersebut dapat berjalan sesuai dengan prinsip fiqh muamalah, yaitu keadilan, kerelaan, kejujuran, dan terhindar dari unsur gharar.
Dedek Irmansyah Munte dengan NIM. 2121165. Skripsi “Strategi Guru PAI BP Dalam Mengajar Anak Down Syndrome Di SLB Autis Al-Ikhlas Bukittinggi” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi 2025 M/1446 H. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) bagi siswa dengan Down Syndrome di SLB Al-Ikhlas Bukittinggi. Anak-anak dengan kebutuhan khusus memerlukan pendekatan mengajar yang sabar, penuh perhatian, dan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru PAI, serta mengetahui kendala dan solusi yang mereka hadapi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan secara terus menerus sejak proses pengumpulan data hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi Respond to Intervention (RTI), Contextual Teaching and Learning (CTL), dan Positive Behavior Support (PBS). Strategi-strategi ini membantu siswa memahami pelajaran secara bertahap, serta membentuk karakter dan kebiasaan keagamaan yang baik. Namun, pembelajaran juga menghadapi kendala seperti kebiasaan siswa di rumah yang kurang mendukung, kesulitan siswa menyesuaikan diri di sekolah, dan kondisi emosional yang belum stabil. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua agar pembelajaran dapat berjalan lebih efektif.
Deri Gusti Rivanda, NIM. 4118057, Judul Skripsi: “IKHLAS PERSPEKTIF AL-QUR`AN: STUDI KOMPARASI ANTARA TAFSIR AL-MARAGHI DAN IBNU KATSIR”, Prodi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2025. Penelitian ini dengan judul “Ikhlas Perspektif Al-Qur`an: Studi Komparasi Antara Tafsir Al-Maraghi dan Ibnu Katsir”, dilatarbelakangi oleh pemahaman tentang konsep ikhlas yang merupakan salah satu nilai fundamental dalam ajaran Islam yang menjadi landasan diterimanya amal perbuatan seorang hamba di hadapan Allah SWT. Banyak konsep ikhlas yang dipahami dalam al-Qur`an dengan motif batiniah, kejujuran niat, dan kebersihan hati dari riya dan juga kepentingan duniawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif pemahaman dan dan penafsiran tentang konsep ikhlas menurut dua tokoh mufassir, yaitu al-Maraghi dan Ibnu Katsir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dalam pengumpulan datanya. Adapun metode penafsiran yang digunakan adalah melalui pendekatan metode muqarran (perbandingan). Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwasanya Ibnu Katsir dengan pendekatan bil ma`tsur, menekankan makna ikhlas dengan keutamaan pemurnian ibadah dari segala bentuk kemusyrikan dan semata-mata hanya Allah SWT. Sedangkan menurut al-Maraghi, makna ikhlas lebih ditekankan kepada dimensi sosial dan moral melalui pendekatan rasional dan kontekstual, seperti bagaimana keikhlasan memiliki dampak terhadap ketulusan dalam beramal di kehidupan nyata. Kata Kunci: Ikhlas, Al-Maraghi, Ibnu Katsir, Al-Qur`an.
Penelitian ini, dilatar belakangi oleh Indonesia adalah Negara yang multikultural termasuk agama menjadi tantangan karena dapat menjadi memicu konflik dan perpecahan jika tidak dikelola dengan baik, munculnya aksi terorisme yang mengatasnamakan agama dan munculnya gerakan-gerakan yang ingin adanya perubahan terhadap ideologi. Pondok pesantren secara konsisten menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada santri dengan menggunakan pendekatan pemahaman yang moderat, jauh dari sikap fanatisme buta dan liberalism. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif dengan metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, penyebaran angket/kuesioner penelitian, wawancara dan dokumentasi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Indeks Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Darul Ikhlas Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indeks Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Darul Ikhlas Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal sangat kurang. Disebabkan oleh kurangnya pemahaman moderasi beragama di lingkungan pesantren.
Kajian hadis Nabi sangat penting dalam mempelajari tentang hukum ataupun untuk beribadah dan kegiatan kita sehari-hari. Hadis merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an. Dalam mempelajari hadis ada beberapa kaitan yang perlu diperhatikan dan dipelajari seperti kajian musthalah hadis, berkaitan dengan krtik sanad dan kritik matan hadis serta pemahaman dan kandungan yang ada dalam sebuah hadis. Penelitian ini menggunakan gaya pustaka, dan dengan memahami dan meneliti suatu hadis, diperlukan metode untuk meneliti sebuah hadis. Salah satu metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Takhrij Hadis, yaitu menelusuri dan mencari hadis menggunakan lafaz hadis melalaui Mu’jam li Alfaz al-Hadis dibantu dengan Tahdzibul Kamal dan Mukhtabah Syamilah, yang menghasilkan tentang pahala membaca surah al-ikhlas terdapat dalam kitab Sunan ad-Darimi dan kitab Sunan at-Tirmidzi. Sumber data dalam penelitian ini adalah hadis dalam sunan Darimi, kemudian ditakhrij dan setelah diteliti, ternyata sanad dari hadis ini lemah dan dari segi matannya juga dilebihkan secara maknanya dan dinyatakan hadis ini adalah hadis yang lemah. Berdasarkan penelitian tentang hadis ini, hadis ini memiliki kuallitas dhaif (lemah) dalam sanad karena tidak semua sanad hadis ini bersifat tsiqah. Sementara matan hadis ini dilebih-lebihkan secara makna yang menyebabkan matan hadis ini juga lemah.
ABSTRAK Rizka Wahyuni, NIM 3315.160, Analisis Prosedural Hapus Buku Pembiayaan Bermasalah dalam Perspektif Islam Studi Kasus BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas Kota Solok, Program Studi S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN)Bukittinggi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana prosedural hapus buku pembiayaan bermasalah di BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur hapus buku pembiayaan bermasalah dan aksi BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas selanjutnya terhadap nasabah hapus buku. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif, yaitu mencari data langsung ke lapangan, tidak cukup hanya dengan mengumpulkan data-data sekunder. Metode pengumpulan data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara kepada kepala bidang pembiayaan di BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas Kota Solok. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada langkah terakhir dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah yaitu hapus buku, bank harus memenuhi persyaratan pembiayaan yang bisa diusulkan untuk dilakukan hapus buku, yaitu apabila telah berada pada kolektabilitas macet, dan sudah terpenuhinya surat peringatan I,II dan III. Terhadap pembiayaan yang dilakukan hapus buku, bukan berarti pihak bank tidak dapat melakukan penagihan selanjutnya terhadap nasabah, karena prosedur hapus buku bukan berarti menghapus hak tagih bank terhadap nasabah, pihak BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas tetap melakukan penagihan terhadap nasabah hapus buku, namun akan berhenti melakukan penagihan apabila nasabah dinilai sudah benar-benar tidak akan sanggup melakukan pelunasan atau tidak memiliki itikad baik.