ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul” Pola Komunikasi Guru TPQ dalam Meningkatkan Bacaan Al-Qur’an Santri di Rumah Tahfidz Al-Kaustar Nagari Muaro Pingai.” Penelitian ini di Latar belakangi oleh masih adanya santri yang mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an, seperti kurang tepat dalam pelafalan huruf hijaiyah, belum memahami hukum tajwid dengan baik, serta rendahnya kelancaran membaca Al-Qur’an. Selain itu, perbedaan kemampuan santri dan kurangnya pendampingan belajar dirumah menjadi tantangan bagi guru dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan guru TPQ dalam meningkatkan bacaan Al-Qur’an santri serta mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Rumah Tahfidz Al-Kaustar Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive yang terdiri atas 4 orang guru TPQ, 7 orang santri, dan 4 orang tua santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga diperoleh gambaran yang utuh mengenai pola komunikasi guru TPQ dalam meningkatkan bacaan Al-Qur'an santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru TPQ menerapkan empat pola komunikasi menurut Onong Uchjana Effendy, yaitu pola komunikasi primer, sekunder, linear, dan sirkular. Pola tersebut terlihat melalui penyampaian pesan secara verbal dan nonverbal, penggunaan media pembelajaran, penyampaian arahan secara langsung, serta adanya umpan balik antara guru dan santri. Penerapan pola komunikasi tersebut mendukung perbaikan bacaan Al-Qur’an santri dalam kelancaran membaca, ketepatan makhraj, panjang pendek bacaan, dan penerapan hukum tajwid. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan santri, keterbatasan media pembelajaran, kurangnya pendampingan di rumah, dan lingkungan belajar yang kurang kondusif.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi dengan judul “Strategi Remaja Masjid dalam Mengelola Program Tahfidz di Rumah Tahfidz Qur’an Masjid Darul Makmur Sungai Rotan Batu Taba”, yang disusun oleh Annisa Mardhiah dengan NIM: 2122306, telah dipriksa dan disetujui untuk mengikuti sidang munaqasyah pada Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran remaja masjid dalam menggerakkan pendidikan keagamaan melalui pengelolaan program menghafal Al-Qur'an. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam strategi yang diterapkan oleh remaja masjid dalam mengelola program tahfidz di Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) Masjid Darul Makmur Sungai Rotan Batu Taba. Selain memetakan fungsi manajemen yang digunakan, penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses pengelolaan serta upaya-upaya solutif yang ditempuh oleh pengelola demi memastikan keberlanjutan program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Rumah Tahfidz Qur’an Masjid Darul Makmur Sungai Rotan Batu Taba. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi, wawancara terstruktur (kepada ketua RTQ, ustadzah, dan santri), serta dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi (triangulasi sumber, metode, dan waktu). Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja masjid mengimplementasikan strategi pengelolaan melalui empat fungsi manajemen, yaitu: perencanaan (penentuan target, jadwal, dan sarana), pengorganisasian (pembagian tugas terstruktur), pelaksanaan (kegiatan tahsin, setoran talaqqi, muroja'ah, dan pembiasaan ibadah), serta pengawasan dan evaluasi (penggunaan buku monitoring dan evaluasi berkala). Kendala yang dihadapi meliputi kelemahan muroja'ah santri, kualitas bacaan/tajwid yang belum kuat, fluktuasi motivasi, gangguan konsentrasi, serta keterbatasan waktu. Upaya solutif yang dilakukan antara lain menerapkan sistem porsi 70% muroja'ah dan 30% ziyadah, metode perbaikan bacaan (tashih), pemberian reward untuk meningkatkan motivasi, penegakan aturan penggunaan gadget, serta penguatan komunikasi dengan orang tua santri. Strategi ini terbukti efektif meningkatkan kuantitas hafalan, perbaikan kualitas bacaan, kedisiplinan, serta kecintaan santri terhadap Al-Qur'an.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yulia sri Yani 2120227, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan skripsi yang berjudul “Manajemen Tahfidz Al- Qur’an di Rumah Tahfidz Bukittinggi Qur’an Centre (BQC) di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi.” Tahfidz Al- Qur’an merupakan salah satu bentuk pendidikan keagamaan di Indonesia yang menekankan pada penghafalan Al- Qur’an santri dan mengaplikasikan Al- Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran Tahfidz Al- Qur’an adalah suatu pembelajaran yang harus dimanajemenkan untuk santri, pada pembelajaran Tahfidz ini tidak hanya sekedar hafal Al- Qur’an saja tetapi juga diajarkan cara menghafal Al- Qur’an yang terbaik dengan menggunakan metode-metode pembelajaran yang terbaik pula dikarenakan metode tersebut akan ikut menentukan berhasil atau tidaknya tujuan pembelajaran Tahfidz Al- Qur’an. semakin baik metode yang digunakan, maka semakin efektif dan efesien pula dalam menggapai keberhasilan dan mencapai tujuan pembelajaran Tahfidz Al- Qur’an. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan (field reseach) yang bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan suatu keadaan atau peristiwa yang terjadi dilapangan, informan kunci dalam penelitian ini adalah Pemimpin Rumah Tahfidz, sedang informan pendukungnya adalah Guru Tahfidz Al- Qur’an. Dalam teknik pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan teknik keabsahan data, teknik triangulasi dimanfaatkan sebagai pengecekan keabsahan data yang ditemukan peneliti dari hasil wawancara dengan informan kunci dibandingkan dengan hasil wawancara dengan beberapa infornan lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan mengenai Manajemen Tahfidz Al- Qur’an itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan karena Pemimpin telah mengayomi pembelajaran Tahfidz dengan baik tetapi pada dasarnya guru tahfidzlah yang melakukan pembelajaran Tahfidz secara propesional dari pembukaan pembelajaran sampai kegiatan penutup, dan juga menggunakan berbagai metode dan strategi serta kerjasama antara Guru Tahfidz dengan santri yang sangat baik, oleh karena itulah santri dapat mengikuti lomba sampai ke Provinsi. Manajemen terbagi kepada empat bagian yaitu dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran ini telah terlaksana dengan baik, pada organisasi terlibat beberapa individu yang mana Pemimpin, Guru dan santri yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tahfidz Al- Qur’an, pada pelaksanaannya guru telah menggunakan metode yang terbaik hingga dapat mencapai tujuan, dan pada pengawasan terdapat tiga tahapan yaitu pengawasan hafalan secara harian, menggunakan buku laporan hafalan dan ujian hafalan santri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi atas nama Dina Syahkhila Nim 4620032 berjudul Peran Ustadzah Dalam menanamkan Nilai Keagamaan Di Desa Jati Mudiak Pariaman. Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian Skripsi ini dilatar belakangi karena pesatnya perkembangan zaman saat ini membuat generasi muda semakin jauh dari nilai akhlak. Banyak anak yang berperilaku yang menyimpang di era sekarang ini yang memerlukan penanaman nilai keagamaan antara lain : penyalahgunaan narkoba, kekerasan dan bullying, pornografi dan seks bebas, konsumerisme berlebihan, kurangnya kepedulian sosial, kejahatan digital (cybercrime), jadi santri di Rumah Tahfidz Hidayatullah memerlukan Ustadzah untuk penanaman nilai keagamaan untuk mengatasi perilaku-perilaku menyimpang terhadap remaja saat ini. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian di Rumah Tahfidz Hidayatullah Desa Jati Mudiak Pariaman. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Rumah Tahfidz Hidayatullah, Ustadzah Pengampu, dan Santri. Teknik pengumpulan data ialah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Teknik keabsahan data yaitu dengan memperpanjang pengamatan, meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ustadzah di Rumah Tahfidz Hidayatullah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai keagamaan kepada santri, melalui pengajaran, bimbingan, dan keteladanan, ustadzah berhasil membentuk karakter religius yang kuat pada santri. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan personal dan keteladanan ustadzah adalah faktor utama dalam keberhasilan penanaman nilai keagamaan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi atas nama Nisa Alusna, NIM 4320071, yang berjudul “Strategi Komunikasi Pengurus Lembaga Rumah Tahfidz Qur’an Daarul Muqoomah Bagansiapiapi Dalam Menghimpun Dana Donatur”, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi Pengurus lembaga Rumah Tahfidz Qur’an Daarul Muqoomah Bagansiapiapi dalam menghimpun dana donatur. Rumah Tahfidz Al-Qur’an adalah lembaga pendidikan keagamaan Islam nonformal yang mengkhususkan untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an, mengamalkannya, dan membudayakan nilai-nilai Al-Qur’an dalam sikap kehidupan sehari-hari yang berbasis hunian, lingkungan dan komunitas. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dan menggunakan jenis penelitian (field research) dengaan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, alat analisis menggunakan teori Fred R David yaitu ada tiga tahap diantaranya: Perencanaan strategi komunikasi, Implementasi strategi komunikasi dan Evaluasi strategi komunikasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan teori analisis Fred R David menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan pengurus lembaga melalui tiga tahap yaitu perencanaan strategi yaitu menyusun strategi atau merancang strategi komunikasi yang cocok untuk digunakan oleh lembaga dengan mengadakan rapat dan diskusi bersama para tim. Tahap selanjutnya yaitu implementasi/pelaksanaan strategi komunikasi dengan menggunakan media sosial seperti aplikasi Facebook, Whatsapp, Instagram dan juga menggunakan Campaign.com dengan beriklan di Kitabisa, AksiBerbagi dan Amalsholeh. Tahap berikutnya yaitu evaluasi/penilaian strategi komunikasi dimana tahap ini adalah hasil dari perencanaan dan pelaksanaan strategi komunikasi yang dilakukan sesuai dengan yang diharapkan atau tidak, maka perlu untuk mengevaluasi kerjasama yang telah dilakukan agar target yang di inginkan oleh lembaga tercapai. Kata Kunci: Strategi, Komunikasi, Rumah Tahfidz Qur’an. Donatur
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan strategi komunikasi dan strategi komunikasi efektif yang dimiliki oleh pengasuh pada Rumah Tahfidz Mardhthillah Nagari Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu menjelaskan secara objektif tentang bagaimana komunikasi antara pengasuh dengan peserta didik dalam meningkatkan hafalan dirumah tahfidz Mardhatillah nagari Tabek Patah kecamatan Salimpaung kabupaten Tanah Datar.Pengambilan data dilakukan dengan menganalisa data wawancara terhadap pengasuh Rumah Tahfidz Mardhatillah, observasi dan dokumentasi dilapangan kemudian dituangkan kedalam hasil dan kesimpulan.