Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
ANALISIS TINGKAT KEPERCAYAAN MUZAKKI TERHADAP UNIT PENGELOLA ZAKAT (UPZ)(studi kasus nagari languang kecamatan Rao Utara kabupaten Pasaman )
Skripsi ini disusun oleh Hermanto dengan NIM 3221145, program studi Ekonomi Islam fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Mengangkat judul skripsi Analisis tingkat kepercayaan muzakki terhadap unit pengelolaan zakat (UPZ) (Studi Kasus Nagari Languang Kecamatan Rao Utara Kabupaten Pasaman). Yang melatarbelakangi penelitian penulis adalah kurangnya tingkat kepercayaan muzakki dalam membayar zakat ke unit pengelola zakat (UPZ) karena kurangnya transparansi pendistribusian dalam pengelola dana zakat yang dikumpulkan di Nagari Languang Kecamatan Rao Utara Kabupaten Pasaman. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepercayaan muzakki terhadap unit pengelolaan zakat (UPZ) dengan menggunakan metode teknik proposive sampling yaitu dengan menguasai dan mengetahui objek subjek yang akan diteliti. Dari hasil penelitian yang di lakukan di Nagari Languang Kecamatan Rao Utara Kabupaten Pasaman penelitian ini menunjukkan Tingkat Kepercayaan Muzakki Terhadap unit Pengelolaan Zakat (UPZ) masih kurang percaya hal ini ditunjukkan oleh tingginya jumlah informan yang masuk dalam kategori “kurang percaya” untuk mengembalikan kepercayaan muzakki ada beberapa cara yang dilakukan oleh unit pengelola zakat (UPZ) yaitu: (a) meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaporan zakat yang baik, (b) memberikan pelayanan yang adil dan merata kepada semua muzakki, (c) memberikan edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan kepada masyarakat mengenai manfaat dan tata kelola zakat.
Ekonomi Makro
Kehadiran Buku Ekonomi Makro ini disusun oleh para akademisi dan praktisi dalam bentuk buku kolaborasi. Sistematika penulisan buku ini diuraikan dalam sebelas bab yang memuat tentang Perhitungan Pendapatan Nasional, Pertumbuhan, Akumulasi dan Kebijakan, Penawaran dan Permintaan Agregat, Anatomi Inflasi dan Pengangguran, Pendapatan dan Pengeluaran, Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal, Konsumsi dan Tabungan, Pasar Keuangan dan Harga Aset, Hubungan Internasional, dan bab terakhir yaitu Penyesuaian dan Interpendensi Internasional.
Pengantar Manajemen dan Bisnis
Buku ini dapat menjadi referensi dan bahan bacaan untuk menambah pengetahun para pembaca khususnya yang berkaitan dengan Manajemen dan Bisnis. Sistematika buku Pengantar Manajemen dan Bisnis ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 14 bab yang dibahas secara rinci, diantaranya: Bab 1 Ruang Lingkup Ilmu Manajemen, Bab 2 Sejarah dan Teori Manajemen, Bab 3 Manajemen, Manajer dan Kepemimpinan, Bab 4 Perencanaan dan Penetapan Tujuan Organisasi, Bab 5 Mengelola Lingkungan dan Budaya Organisasi, Bab 6 Koordinasi dan Rentang Manajemen, Bab 7 Pengambilan Keputusan, Bab 8 Pemotivasian dan Komunikasi salam Organisasi, Bab 9 Dasar-Dasar Bisnis, Bab 10 Bentuk–Bentuk Kepemilikan Bisnis, Bab 11 Manajemen Keuangan Bisnis, Bab 12 Konsep Customer Relationship Management dalam Bisnis, Bab 13 Bisnis Internasional, Bab 14 Peluang Dan Tantangan Ekonomi Bisnis.
Pengantar Manajemen SDM di Era Modern
Sistematika buku Pengantar Manajemen SDM di Era Modern ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 14 bab yang dibahas secara rinci, diantaranya: Bab 1 Konsep dan Tantangan MSDM Era Kini, Bab 2 Peran SDM Dalam Menghadapi Era Digital, Bab 3 Analisis dan Desain Kerja, Bab 4 Perencanaan dan Perekrutan SDM, Bab 5 Proses dan Prosedur Seleksi SDM, Bab 6 Pelatihan dan Pengembangan SDM, Bab 7 Manajemen dan Penilaian Kinerja, Bab 8 Manajemen Kompensasi dan Insentif, Bab 9 Etika dan Profesionalisme Kerja, Bab 10 Digitalisasi pada Bidang SDM, Bab 11 Manajemen Talenta, Bab 12 Sistem Informasi pada SDM, Bab 13 Manajemen SDM pada Bisnis Startup, Bab 14 MSDM pada Tingkat Bisnis Global.
kamus geografi
KEPEMIMPINAN VISIONER
POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI UNIT KEGIATAN MAHASISWA DAKWAH 'AZZAMUL 'IFFAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BUKITTINGGI
Skripsi ini berjudul “POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI UNIT KEGIATAN MAHASISWA DAKWAH ‘AZZAMUL ‘IFFAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BUKITTINGGI” yang disusun oleh ZAHERMANTO dengan NIM. 4315010 pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Maksud dari judul ini adalah bagaimana penerapan pola komunikasi interpersonal di Unit Kegiatan Mahasiswa Dakwah ‘Azzamul ‘Iffah Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. penerapan pola komunikasi interpersonal di Unit Kegiatan Mahasiswa Dakwah ‘Azzamul ‘Iffah terdiri dari beberapa model: linear, interaktif dan transaksional yang dilaksanakan dalam berbagai program diantaranya: Bincang Islam Dunia Kampus, Tasqif, Mentoring, Forum An-nisa, Training Motivasi, Gerakan Menutup Aurat, Seminar-Seminar, Rapat pengurus dan anggota. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif (qualitative research) yaitu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, pemikiran orang secara individual maupun kelompok deskriptif. Subjek penelitian ini meliputi Pembina, Pengurus dan Mahasiswa yang terlibat di Unit Kegiatan Mahasiswa Dakwah ‘Azzamul ‘Iffah Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Objek penelitian ini kegiatan ke-organisasisan yang menerapkan pola komunikasi interpersonal. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara ( interview), dan dokumentasi. Data di analisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan; (1) Pola komunikasi interpersonal sudah diterapkan di Unit Kegiatan Mahasiswa Dakwah ‘Azzamul ‘Iffah Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi namun kurang berjalan dengan baik (2) Batasan Komunikasi laki-laki dan Perempuan menjadi Salah satu faktor kurang efektifnya penerapan pola komunikasi interpersonal kedalam berbagai kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa Dakwah ‘Azzamul ‘Iffah Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. (3) Diantara model komunikasi interpersonal yang diterapkan di Unit Kegiatan Mahasiswa Dakwah ‘Azzamul ‘Iffah Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi lebih efektif model transaksional karena mampu merubah sikap dan perbuatan ketimbang komunikasi linear dan interaktif yang bersifat satu arah dan dua arah .
Profil kelembagaan pemanfaatan sumberdaya pertanian dan prospek pengembangan agribisnis di Indonesia
Research reports on development of agribusiness in Indonesia; papers of seminar.
Metode The King BIOLOGI SMP ala Tentor
Apa kelebihan buku ini? Penulis Hebat Buku ini ditulis oleh tentor senior yang telah bertahun-tahun menjadi pengajar. Penampilannya pun selalu dinantikan oleh para siswa. Desain Isi nan Cantik Buku ini didesain gaul, nyaman di mata, enak dibaca, dan simpel. Yang pasti nggak ngebosenin deh! Full Rumus Praktis Untuk dapat menguasai trik-trik praktis menyelesaikan biologi, kini kalian tidak harus datang ke tempat les, ataupun bimbingan belajar. Semua sudah dikupas habis dalam Buku ini. Kuasai triknya, dan buat semua orang TERCENGANG! Bimbingan Gratis Kalian berkesempatan belajar bersama para tentor andal. Tanyakan apa pun yang bikin kalian bingung..... asyik kan! Semua spesial dan gratis bagi pemilik buku ini! Trik-trik praktis BIOLOGI untuk membabat habis semua jenis soal! Cocok untuk persiapan Ulangan Harian, UAS, dan UN. Materi sulit menjadi mudah dipahami. Soal sulit menjadi mudah dikerjakan. -WahyuMedia-
Profil kelembagaan pemanfaatan sumberdaya pertanian, dan prospek pengembangan agribisnis di Indonesia
Research reports on development of agribusiness in Indonesia; papers of seminar.
Anggaran pemerintahan dan inflasi di Indonesia
Indonesian state budget and inflation; analysis.
Hubungan Kecerdasan Interpersonal dan Kecerdasan Intrapersonal dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas VII MTsN Padang Tarab
<p style="text-align: center;"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <p style="text-align: justify;"> Skripsi dengan judul “Hubungan Kecerdasan Interpersonal dan Kecerdasan Intrapersonal dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas VII MTsN Padang Tarab” ini ditulis oleh Riri Hermanto. Pembimbing I Afrinaldi, S.Sos.I., M.A dan Pembimbing II Budi Santosa, S.Ag., M.Pd.</p> <p style="text-align: justify;"> <strong>Kata kunci: </strong>Kecerdasan Interpersonal (X<sub>1</sub>), Kecerdasan Intrapersonal (X<sub>2</sub>) dan Motivasi Belajar Siswa (Y)</p> <p style="text-align: justify;"> Melihat siswa dapat belajar dengan penuh motivasi, bukan hanya keinginan dari Guru di sekolah, setiap orang tua juga mengharapkan hal itu agar anaknya menjadi anak yang terdidik dikemudian hari. Namun mengharapkan seorang dapat belajar dengan penuh motivasi bukanlah perkara yang mudah, mengingat ada banyak hal yang mempengaruhi, dua diantaranya ialah Keceredasan Interpersonal dan Kecerdasan Intrapersonal, kedua kecerdasan ini berorientasi pada pemahaman diri dan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal dengan motivasi belajar.</p> <p style="text-align: justify;"> Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTsN Padang Tarab Tahun Ajaran 2015/2016 sebanyak 132 siswa. Sampel pada penelitian ini sejumlah 35 orang siswa diambil menggunakan teknik <em>proportional random sampling</em>. Data dikumpulkan melalui instrumen angket menggunakan skala <em>Likert</em> dan teknik analisis data menggunakan statistik sederhana. Pengkorelasian variabel peneltian menggunakan rumus <em>r product moment, </em>dengan teknik analisis data menggunakan program komputer <em>Statistical Product and Service Solution </em>(SPSS) versi 21. </p> <p style="text-align: justify;"> Hasil uji korelasi Variabel X<sub>1 </sub>dengan Y menunjukkan bahwa terdapat hubungan antar variabel. Hal ini dibuktikan dengan<img height="28" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.gif" width="4" />angka indeks korelasi (<img height="30" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image004.gif" width="20" />) atau <img height="30" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image006.gif" width="45" /> 0,542<img height="28" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.gif" width="4" /> > daripada nilai <img height="28" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image008.gif" width="36" /> 0,344. Selanjutnya menurut tabel interpretasi <em>product moment </em>hubungan kedua variabel dikategorikan <strong>“sedang”</strong> karena nilai <img height="30" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image006.gif" width="45" /> 0,542 berada pada rentang 0,40 - 0,599.</p> <p style="text-align: justify;"> Hasil uji korelasi variabel X<sub>2 </sub>dengan Y menunjukkan bahwa terdapat hubungan antar variabel. Hal ini dibuktikan dengan angka indeks korelasi (<img height="30" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image004.gif" width="20" />) atau <img height="30" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image010.gif" width="48" /> 0,691 > daripada nilai <img height="28" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image008.gif" width="36" /> 0,344. Selanjutnya menurut tabel interpretasi <em>product moment</em> hubungan kedua variabel dikategorikan <strong>“tinggi”</strong> karena nilai <img height="30" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image006.gif" width="45" /> 0,691 berada pada rentang 0,60 - 0,799.</p> <p style="text-align: justify;"> Hasil uji korelasi ganda variabel X<sub>1 </sub>dan X<sub>2</sub> dengan Y diperoleh nilai <img height="30" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image010.gif" width="48" /> 18,055 sementara <img height="28" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image012.gif" width="43" /> dengan menggunakan k=2 sebagai pembilang dan (n-k-1)= 32 sebagai penyebut pada taraf signifikan 0,05 diperoleh nilai <img height="28" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image012.gif" width="43" /> sebesar 3,30. Maka dapat diketahui nilai <img height="30" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image014.gif" width="49" />18,055 > daripada <img height="28" src="file:///C:\Users\X452E\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image016.gif" width="46" /> 3,30. Korelasi dikategorikan <strong>“tinggi”</strong> karena nilai koefesien korelasi (R) senlai 0,728 berada pada rentang 0,60 - 0,799.</p>
Konsekuensi sosial ekonomi masyarakat yang mengalami pergusuran
Change of rural landuse in Jawa Timur Province, socioeconomic conditions of people whose land has been taken without adequate compensation; research.