Abstrak
Hidayatul Fadilla, NIM 4122021 dengan judul skripsi: Quarter Life Crisis Perspektif Al-Qur'an (Kajian Tafsir Tematik Berdasarkan Indikator Psikologis) Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026 M/1448 H. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena Quarter Life Crisis yang semakin marak dialami generasi muda Indonesia, terutama pada rentang usia 20-30 tahun, yang ditandai dengan kecemasan, kebingungan arah hidup, perasaan terjebak, dan putus asa. Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup diyakini memiliki solusi atas krisis eksistensial ini. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ayat-ayat Al-Qur'an tentang indikator psikologis Quarter Life Crisis, menganalisis penafsiran para mufassir, serta mengkaji relevansinya sebagai solusi spiritual dan psikologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis library research (kepustakaan). Sumber data primer berupa Al-Qur'an dan kitab-kitab tafsir klasik maupun kontemporer, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan skripsi relevan. Pendekatan yang digunakan adalah tafsir tematik (maudhu'i). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an berbicara tentang indikator psikologis Quarter Life Crisis melalui empat ayat: Q.S Yusuf ayat 87 (putus asa), Q.S At-Taubah ayat 118 (perasaan terjebak), Q.S Al-Falaq ayat 5 (iri dan perbandingan sosial), dan Q.S Al-Baqarah ayat 38 (kecemasan masa depan). Penafsiran para mufassir menunjukkan bahwa Al-Qur'an menawarkan solusi spiritual seperti dzikir, sabar, tawakal, dan qana'ah yang relevan sebagai terapi bagi generasi muda menghadapi Quarter Life Crisis di era kontemporer.