Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Analisis Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Promosi Wisata di Desa Wisata Paninggahan Kab. Solok

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pariwisata Syariah•7 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Nailatul Fadillah (3522009). Analisis Pemanfaatan Media Sosial sebagai Promosi Wisata di Desa Wisata Paninggahan Kabupaten Solok. Skripsi. Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Pembimbing: Dr. Sandra Dewi, S.E., M.M. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya teknologi digital yang mendorong perubahan strategi promosi pariwisata dari media konvensional ke media sosial. Desa Wisata Paninggahan Kabupaten Solok memiliki potensi wisata alam dan budaya yang beragam, namun pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, sebagai media promosi masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Instagram dan TikTok sebagai media promosi wisata, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya, serta mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas promosi wisata di Desa Wisata Paninggahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Ketua Pokdarwis sebagai informan kunci, pengelola media sosial dan bidang promosi sebagai informan utama, serta pengunjung, anggota Pokdarwis, dan tokoh masyarakat sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Instagram dan TikTok sebagai media promosi wisata di Desa Wisata Paninggahan masih belum optimal. Pengelolaan akun media sosial masih bersifat personal, belum memiliki perencanaan konten yang terstruktur, frekuensi unggahan belum konsisten, interaksi dengan pengguna masih rendah, serta pemanfaatan fitur media sosial belum maksimal. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya dokumentasi potensi wisata, keterbatasan peralatan dan infrastruktur pendukung, serta dampak bencana banjir bandang yang menghambat aktivitas promosi. Upaya yang dapat dilakukan meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, penyusunan kalender konten, peningkatan kualitas dokumentasi, optimalisasi fitur Instagram dan TikTok, kolaborasi dengan content creator dan influencer, serta penguatan branding destinasi wisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan media sosial secara profesional, terencana, dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas promosi wisata Desa Wisata Paninggahan. Dalam perspektif syariah, promosi wisata hendaknya dilaksanakan berdasarkan prinsip kejujuran, amanah, dan tanggung jawab agar informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi sebenarnya serta mampu membangun kepercayaan wisatawan.

Kata kunci

Kata Kunci: Media Sosial, Instagram, TikTok, Promosi Wisata, Desa Wisata Paninggahan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Promosi Wisata di Desa Wisata Paninggahan Kab. Solok2026 · oai:ais:skripsi:21258

Publikasi terkait