Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Media Sosial terhadap Perasaan Insecure pada Mahasiswa Prodi BK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi” yang disusun oleh Nurul Hidayah, 2621121. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Berdasarkan observasi awal, mahasiswa terlihat aktif menggunakan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp untuk mengakses konten, membagikan aktivitas, serta berinteraksi dengan pengguna lain. Namun, paparan konten yang menampilkan pencapaian akademik, penampilan fisik, dan gaya hidup tertentu sering mendorong mahasiswa melakukan perbandingan diri dengan orang lain. Kondisi tersebut menimbulkan kecenderungan perasaan insecure pada sebagian mahasiswa yang ditandai dengan kurangnya rasa percaya diri dan keraguan terhadap kemampuan diri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan media sosial, gambaran perasaan insecure, serta pengaruh media sosial terhadap perasaan insecure pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 435 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 208 mahasiswa yang ditentukan menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket, sedangkan analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial pada mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata skor sebesar 112,3 dan sebanyak 58,2% mahasiswa termasuk dalam kategori tersebut. Perasaan insecure mahasiswa juga berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata skor sebesar 112,6 dan sebanyak 59,1% mahasiswa berada pada kategori tinggi. Selain itu, hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh secara signifikan terhadap perasaan insecure mahasiswa dengan nilai signifikansi p < 0,001 dan koefisien determinasi sebesar 0,713, yang berarti penggunaan media sosial memberikan kontribusi sebesar 71,3% terhadap perasaan insecure mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penggunaan media sosial, maka semakin tinggi pula tingkat perasaan insecure yang dirasakan mahasiswa.