Abstrak
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Media Sosial Terhadap Interaksi Sosial Siswa SMA Negeri 1 Sungai Puar di Era Digital” yang disusun oleh Arini Azmi, NIM 2622018, Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial siswa di SMA Negeri 1 Sungai Puar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena di SMA Negeri 1 Sungai Puar menunjukkan bahwa tingginya intensitas penggunaan media sosial bahkan pada saat jam pelajaran telah memicu penurunan kualitas interaksi langsung, rasa empati, serta kecakapan sosial siswa dilingkungan sekolah. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi dengan sesamanya, yang dalam ajaran Islam diwujudkan melalui pembinaan silaturahmi. Namun, pesatnya perkembangan teknologi informasi di era digital saat ini, penggunaan media sosial dikalangan remaja terus mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan teknologi digital. Kondisi ini menciptakan bentuk interaksi sosial yang baru, di mana remaja tidak hanya berinteraksi secara langsung, tetapi juga melalui media sosial. Hal ini dapat memberikan berbagai dampak terhadap pola interaksi sosial remaja dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini didasarkan pada Media Ecology Theory yang menjelaskan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga membentuk lingkungan komunikasi, pola pikir, perilaku, serta cara individu berinteraksi dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian regresi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 180 Siswa SMA Negeri 1 Sungai Puar. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling yaitu teknik pengambilan sampel secara acak berdasarkan strata atau tingkatan kelas yang ada dalam populasi. Teknik ini digunakan agar setiap kelompok dalam populasi memperoleh kesempatan yang seimbang untuk menjadi sampel penelitian. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 124 Siswa. Data dikumpulkan dari 124 siswa menggunakan kuesioner melalui google form yang mengukur penggunaan media sosial dan interaksi sosial. Data dianalisis melalui regresi linier sederhana dan pengujian koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan media sosial siswa berada pada kategori sedang (36%) dengan rata-rata skor 108, sedangkan tingkat interaksi sosial juga berada pada kategori sedang (46%) dengan rata-rata skor 129. Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana, diperoleh nilai t hitung sebesar 6, 135 > t tabel sebesar 1979 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan media sosial terhadap interaksi sosial siswa, dengan kontribusi sebesar 23,6% sedangkan 76,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Artinya, semkain baik penggunaan media sosial siswa, maka semakin tinggi pula interaksi sosial siswa pada lingkungannya.