Abstrak
ABSTRAK Judul Skripsi “Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Membimbing Siswa Menggunakan Media Sosial Dalam Proses Belajar di SMP N 1 Padang Gelugur Pasaman Timur.” Skripsi ini disusun oleh RAHMAYATUL HASANAH, NIM 2616.084 Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena dari hasil observasi penulis tentang bagimana upaya guru bimbingan dan konseling membimbing siswa menggunakan media sosial dalam proses belajar di SMP N 1 Padang Gelugur Pasaman Timur. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini yaitu bagaimana upaya guru bimbingan dan konseling membimbing siswa menggunakan media sosial dalam proses belajar di SMP N 1 Padang Gelugur Pasaman Timur. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui apa saja upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling membimbing siswa menggunakan media sosial dalam proses belajar di SMP N 1 Padang Gelugur Pasaman Timur. Keguanan penelitian ini yaitu untuk menambah wawasan tentang upya guru bimbingan dan konseling membimbing siswa menggunakan media sosial dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini penulis memperoleh melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan yakni 1 orang informan kunci yaitu guru bimbingan dan konseling dan 3 orang informan pendukung yaitu siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat dipahami bahwa upaya yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling membimbing siswa menggunakan media sosial dalam pross belajar adalah upaya prventif, yakni guru bimbingan dan konseling sharusnya melakukan layanan informasi yang dilakukan baik secara individu maupun kelompok, serta kegiatan pendukung yaitu berupa konferensi kasus saja yang masih belum memadai. Selanjutnya, yaitu upaya kuratif dengan memberikan layanan konseling perorangan, memberikan hukuman yang mendidik keada siswa, dan melakukan kerjasama dengan pihak-pihak yang terkait yaitu dengan kepala sekolah, wakil kesiswaan, wali kelas, guru mata pelajaran dan orang tua dalam membimbing siswa menggunakan media sosial dalam proses belajar. Kemudian upaya selanjutnya yaitu upaya perservatif dengan memberikan penguatan berupa pujian dan motivasi kepada siswa.