Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Analisis Manajemen Risiko Peron Kelapa Sawit dalam Menghadapi Ketidakstabilan Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Peron Sawit Tuah Raya, Desa Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Manajemen Bisnis Syariah•10 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Ketidakstabilan harga Tandan Buah Segar (TBS) menjadi permasalahan yang sering dihadapi oleh pelaku usaha, termasuk peron kelapa sawit yang berfungsi sebagai penghubung antara petani dan pabrik kelapa sawit. Fluktuasi harga TBS menyebabkan berbagai risiko, seperti menurunnya margin keuntungan, terganggunya arus kas, meningkatnya kebutuhan modal saat harga naik, serta persaingan antarperon dalam memperoleh pasokan dari petani. Kondisi menuntut adanya penerapan manajemen risiko yang efektif agar usaha tetap mampu bertahan dan menjaga keberlangsungan hubungan dengan petani maupun pihak pabrik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik usaha sebagai informan utama, serta dokumentasi yang berkaitan dengan aktivitas operasional peron. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, kesimpulan sehingga mampu memberikan gambaran yang komprehensif mengenai penerapan manajemen risiko dalam menghadapi fluktuasi harga TBS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peron Sawit Tuah Raya telah menerapkan manajemen risiko secara informal berdasarkan pengalaman usaha sejak tahun 2012. Risiko utama yang dihadapi meliputi risiko harga, risiko modal dan arus kas, risiko pasokan dari petani, risiko operasional, serta persaingan antarperon. Dalam mengelola risiko tersebut, peron menerapkan identifikasi, analisis, evaluasi, dan strategi penanganan risiko secara adaptif melalui pengelolaan keuangan yang lebih hati-hati, menjaga hubungan baik dengan petani, mempertahankan kerja sama dengan pabrik, serta melakukan pengambilan keputusan yang fleksibel sesuai kondisi pasar. Meskipun belum memiliki sistem manajemen risiko yang terdokumentasi secara formal, strategi yang diterapkan dinilai cukup efektif dalam menjaga stabilitas usaha dan keberlangsungan operasional peron di tengah ketidakstabilan harga Tandan Buah Segar (TBS).

Kata kunci

Manajemen Risiko, Peron Kelapa Sawit, Tandan Buah Segar (TBS), Fluktuasi Harga.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Manajemen Risiko Peron Kelapa Sawit dalam Menghadapi Ketidakstabilan Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Peron Sawit Tuah Raya, Desa Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak2026 · oai:ais:skripsi:21064

Publikasi terkait