Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul Strategi Manajemen Risiko Pembiayaan Murabahah Dalam Upaya Mengurangi Pembiayaan Macet Pada BMT Radja Syariah Payakumbuh, di tulis oleh Silvi Anatul Fauziah NIM : 3319038 Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Perbankan Syariah terus melakukan inovasi agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat. Begitu juga dengan BMT yang saat ini juga mulai fokus dalam memberikan pembiayaan kepada masyarakat. Salah satu BMT yang mendukung adanya pembiayaan ini adalah BMT Radja Syariah Payakumbuh. Dalam proses pembiayaan atau penyaluran dana yang merupakan kegiatan utama BMT, tentunya BMT Radja Syariah Payakumbuh tidak terlepas dari risiko, terutama risiko pembiayaan bermasalah/pembiayaan macet. Oleh karena itu manajemen risiko yang baik diperlukan oleh BMT Radja Syariah Payakumbuh untuk mengurangi risiko yanng akan terjadi pada produk pembiayaan dengan prosedur dan kebijakan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab nasabah melakukan pembiayaan macet, mengetahui bagaimana strategi manajemen risiko pembiayaan murabahah dan mengetahui langkah-langkah yang digunakan BMT Radja Syariah Payakumbuh dalam mengurangi dan menyelesaikan dampak dari pembiayaan macet tersebut. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan jenis data deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di BMT Radja Syariah Payakumbuh. Informan dalam penelitian ini adalah manager pembiayaan dan Account Officer. Untuk mengumpulkan data, penulis melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah terkumpul, penulis menganalisis data untuk mengungkapkan arti data tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab pembiayaan macet terjadi karena 2 faktor yaitu faktor internal, dimana keterbatasan kemampuan petugas AO dalam menganalisis karakter dan memonitoring nasabahnya, faktor eksternal yaitu pihak nasabah yang tidak bisa membayar kewajibannya dikarenakan faktor ekonomi. Strategi manajemen risiko yang dilakukan BMT dimulai dengan Mengidentifikasi Risiko dengan menggunakan prinsip 5C, pengukuran risiko, pemantauan risiko dan pengendalian risiko. Strategi untuk mengurangi pembiayaan macet yang dilakukan oleh BMT Radja Syariah Payakumbuh yaitu dengan memberikan teguran berupa surat peringatan SP1-SP3, Rescheduling, Reconditing, dan Penyitaan barang jaminan.