Abstrak
Fitriani (2421029): “Kemampuan Penalaran Matematis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Di SMP Negeri 2 Kecamatan Harau Tahun Pelajaran 2025/2026.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa dalam pemecahan masalah matematika. Hal ini terlihat dari hasil analisis jawaban siswa yang belum memenuhi indikator kemampuan penalaran matematis dengan baik, serta diperkuat dengan hasil wawancara dengan guru matematika, yang menunjukkan bahwa siswa belum terbiasa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah yang memuat indikator kemampuan penalaran matematis. Berdasarkan rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa dalam pemecahan masalah matematika, maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa dalam pemecahan masalah matematika di SMP Negeri 2 Kecamatan Harau Tahun Pelajaran 2025/2026. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. 3 SMP Negeri 2 Kecamatan Harau Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 23 orang. Teknik pengambilan subjek dalam penelitian ini adalah purposive sampling di mana subjek dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes soal pemecahan masalah matematika yang berjumlah 6 soal dalam bentuk uraian untuk melihat kemampuan penalaran matematis siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa dalam pemecahan masalah matematika di SMP Negeri 2 Kecamatan Harau secara keseluruhan tergolong kategori dalam rendah. Rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa adalah 40,58%. Secara rinci per indikator, siswa mencapai kategori sedang pada kemampuan melakukan manipulasi matematika (56,53%), kategori sedang pada mengajukan dugaan (57,97%), kategori rendah pada menyusun bukti (47,83%), menarik kesimpulan (39,13%), menentukan pola atau sifat (23,20%) dan memeriksa kesahihan suatu argumen (18,83%). Untuk tingkat kemampuan sebanyak 73,91% siswa berada pada tingkat kemampuan rendah, 17,39% pada kategori sedang, dan hanya 8,70% siswa yang mencapai kategori tinggi. Kata Kunci: Kemampuan Penalaran Matematis, Pemecahan Masalah