Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Peran Majelis Ta'lim Nuruzzahro Bukittinggi dalam Internalisasi Nilai-nilai PAI di Era Digital

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•10 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Azizah Ar.Rahmah, NIM 2122401, Judul Skripsi “ Peran Majelis Ta’lim Nuruzzahro Bukitinggi dalam Internalisasi Nilai-nilai PAI di Era Digital “. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan,Universitas Islam Negeri Sjech M, Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi informasi di era digital membawa tantangan berupa pergeseran otoritas keagamaan dan banjir informasi yang berpotensi mendistorsi pemahaman keagamaan generasi muda. Di tengah fenomena tersebut, Majelis Ta’lim Nuruzzahro Bukittinggi hadir sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal yang unik karena mampu memadukan pemeliharaan tradisi keislaman offline dan pemanfaatan media digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research) ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran Majelis Ta’lim Nuruzzahro Bukittinggi dalam menginternalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam bersama pengurus dan jamaah mahasiswi, serta studi dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik, lalu dianalisis melalui model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Ta'lim Nuruzzahro berhasil menjalankan perannya secara transformatif melalui lima dimensi: internalisasi nilai aqidah berbasis kitab salaf, pembiasaan nilai ibadah praktis fikih wanita, penanaman nilai akhlak lewat keteladanan fisik, penguatan nilai muamalah (sosial) melalui filantropi lokal (puro), serta pelestarian tradisi kultural (hadrah dan maulid). Keberhasilan transinternalisasi nilai pada jamaah lintas generasi khususnya mahasiswi terwujud berkat strategi hibridasi dakwah, di mana tradisi kultural secara fisik dipertahankan sebagai inti penguatan spiritual, sementara media digital dioptimalkan sebagai sarana manajemen informasi operasional. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis mengenai model adaptasi fleksibel lembaga pendidikan Islam nonformal dalam menghadapi disrupsi digital tanpa kehilangan orisinalitas tradisinya.

Kata kunci

Internalisasi Nilai, Pendidikan Agama Islam, Majelis Ta’lim, Era Digital.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Peran Majelis Ta'lim Nuruzzahro Bukittinggi dalam Internalisasi Nilai-nilai PAI di Era Digital2026 · oai:ais:skripsi:20713

Publikasi terkait