Abstrak
Hanum Salsabila, NIM 2122431, Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Critical Incident terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Pembelajaran Akidah Akhlak di MIS Muhammadiyah Tamiang”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa yang ditunjukkan oleh keterlibatan siswa dalam pembelajaran yang belum merata, kurangnya keberanian siswa untuk bertanya, menjawab, dan menyampaikan pendapat, serta penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi. Selain itu, siswa sering mengalami kesulitan memahami permasalahan yang disajikan guru karena tidak berkaitan langsung dengan pengalaman mereka. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran Critical Incident untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Critical Incident terhadap keaktifan belajar siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak kelas V di MIS Muhammadiyah Tamiang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang diisi oleh siswa dan lembar observasi yang diisi oleh peneliti. Jumlah populasi penelitian ini 197 orang siswa dan sampel sebanyak 64 orang siswa, kelas V.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas V.2 sebagai kelas kontrol dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Non Probability Sampling Purposive Sampling. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka hasil penelitian ini adalah. Pertama, keaktifan belajar siswa kelas V.2 tanpa menggunakan model pembelajaran Critical Incident memperoleh rata-rata -32 % berada pada kategori rendah. Kedua, keaktifan belajar siswa kelas V.1 dengan menggunakan model pembelajaran Critical Incident memperoleh rata-rata 79 % berada pada kategori aktif. Ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Critical Incident terhadap keaktifan belajar siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak kelas V di MIS Muhammadiyah Tamiang hal tersebut diperkuat dengan perolehan hasil pengujian hipotesis dengan taraf signifikan 0,05, didapatkan hasil Sig. 0,00 menunjukkan bahwa nilai Sig. 0,00 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran Critical Incident terhadap keaktifan belajar siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak kelas V di MIS Muhammadiyah Tamiang