Abstrak
Hari Satria Pratama, Nim 2521142, “Perancangan Media Pembelajaran Ipa Berbasis Augmented Reality Untuk Siswa Miftahul ‘Ulumi Syar’iyah V Suku Canduang”, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Dan Komputer. Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi 2025. Kebutuhan akan media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik sangat diperlukan agar peserta didik lebih tertarik kepada materi yang disampaikan. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru ipa Miftahul ‘Ulumi Syariyah V Suku Canduang, bahwa pembelajaran matematika saat ini masih menggunakan media seadanya dalam menunjang pembelajaran yaitu menggunakan buku ajar dan lembar kerja siswa (LKS), sedangkan dalam proses pembelajaran peserta didik cenderung bosan dan kurang menerima materi yang disampaikan, sehingga materi yang disampaikan kurang efektif untuk dapat dipahami dengan baik. Oleh karena itu penulis tertarik untuk merancang sebuah media pembelajaran yang dapat memudahkan siswa dalam memahami pembelajaran. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menghasilkan alat pembelajaran berbasis AR yang valid, efektif, dan praktis yang dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep IPA yang kompleks. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D), dengan model Hannafin dan Peck yang mencakup tiga fase: analisis kebutuhan, desain, dan pengembangan/implementasi. Proses pengembangan mencakup pembuatan storyboard, perancangan antarmuka pengguna, dan integrasi teknologi AR untuk menyajikan representasi tiga dimensi (3D) dari konten ilmiah. Selain itu, efektivitas media yang dikembangkan diuji melalui validasi oleh para ahli, implementasi praktis di kelas, dan evaluasi dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis AR efektif meningkatkan keterlibatan siswa dan mempermudah pemahaman konsep-konsep IPA. Penggunaan teknologi AR membantu mengatasi keterbatasan sumber daya fisik seperti laboratorium. Hasil uji validitas dari 3 expert diperoleh nilai 0,79 dengan kategori sangat valid, hasil uji praktikalitas dari 2 orang orang responden diperoleh nilai 1 dengan kategori sangat tinggi, dan hasil uji efektifitas dari 32 peserta didik diperoleh nilai 0,91 dengan kategori sangat sangat efektif.