Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

HAMBATAN KOMUNIKASI PEMILIK KOS DENGAN PENYEWA KOS DI KOS KUBANG PUTIH AGAM

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Komunikasi dan Penyiaran Islam•8 dilihat · 10 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi yang berjudul “Hambatan Komunikasi Pemilik Kos dengan Penyewa Kos di Kubang Putih Agam” ini disusun oleh Neli Amelia, dengan NIM 4321054. Mahasiswa Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Menemukan dan menganalisis hambatan komunikasi antara pemilik dan penyewa rumah kos adalah tujuan penelitian ini di Kos Devi, Nagari Kubang Putih, Kabupaten Agam. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh tingginya dinamika sosial dalam kehidupan kos yang melibatkan interaksi intens antara pemilik dan penyewa dari berbagai asal sosial, budaya, dan geografis. Dalam situasi ini, komunikasi sangat penting untuk membangun hubungan yang harmonis dan terhindar dari konflik. Namun, kenyataannya ditemukan berbagai hambatan komunikasi yang berdampak pada ketidaknyamanan dan kesalahpahaman antara kedua belah pihak. Penelitian ini menggabungkan pendekatan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi Informan penelitian terdiri dari pemilik kos, penyewa, kepala jorong, dan ketua pemuda setempat. Reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan merupakan langkah-langkah yang terlibat dalam analisis data. Temuan penelitian menunjukkan adanya hambatan komunikasi yang terjadi meliputi hambatan semantik, psikologis, budaya, teknis, dan kerangka berpikir. Hambatan semantik terjadi akibat ketidakjelasan pesan seperti aturan “jam malam”, hambatan psikologis muncul karena rasa takut penyewa untuk menyampaikan pendapat; hambatan budaya timbul dari perbedaan nilai dan norma antara pemilik dan penyewa, hambatan teknis disebabkan tidak adanya saluran komunikasi formal seperti grup informasi kos, dan hambatan kerangka berpikir terjadi karena perbedaan pemahaman terhadap isi pesan. Hambatan-hambatan ini berdampak pada terjadinya pelanggaran aturan, konflik interpersonal, dan menurunnya kenyamanan tinggal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi yang tidak efektif berpotensi menimbulkan kerugian sosial dan emosional bagi kedua pihak. Oleh karena itu, dibutuhkan peningkatan komunikasi interpersonal yang rutin, terbuka, dan adaptif terhadap latar belakang penyewa, guna membangun hubungan yang harmonis dan lingkungan kos yang kondusif. Kata Kunci: Komunikasi, hambatan komunikasi, kos-kosan, hubungan pemilik dan penyewa, Kubang Putih.

Kata kunci

Kata Kunci: Komunikasi, hambatan komunikasi, kos-kosan, hubungan pemilik dan penyewa, Kubang Putih.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1HAMBATAN KOMUNIKASI PEMILIK KOS DENGAN PENYEWA KOS DI KOS KUBANG PUTIH AGAM2025 · oai:ais:skripsi:18469

Publikasi terkait