Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini ditulis oleh Renti Susianti, Nim 2121314 dengan judul “Upaya Orang Tua Dalam Pembinaan Ibadah Shalat Anak Usia 6-12 Tahun di Nagari Sariak Kec. Sungai Pua Kab. Agam”. Program Studi Pendidikan Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2025. Adapun yang melatar belakangi penelitian ini adalah penulis melihat pada umumnya orangtua yang ada di Jorong Pandam, telah melaksanakan shalat dengan baik , namun hal mendidik anak mereka dalam pembinaan ibadah shalat belum dilakukan secara optimal, disebabkan karena pekerjaan orang tua di Jorong Pandam banyak petani mereka pergi pagi dan pulang sore. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya orang tua dalam pembinaan ibadah shalat anak usia 6-12 tahun di Jorong Pandam Nagari Sariak Kec. Sungai Pua Kab. Agam, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat upaya orang tua dalam pembinaan ibadah shalat anak usia 6-12 tahun di Jorong Pandam Nagari Sariak Kec. Sungai Pua Kab. Agam. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi Penelitian dilakukan di Jorong Pandam Nagari Sariak Kec. Sungai Pua Kab. Agam. Informen kunci dan informen pendukung yaitu orang tua, toko masyarakat, anak usia 6-12 tahun. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Kemudian teknik keabsahan datapenulis menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa upaya orang tua dalam pembinaan ibadah shalat anak usia 6-12 tahun yaitu Orang tua di Jorong Pandam membimbing anak shalat dengan memberi contoh langsung, seperti shalat berjamaah dan mengatur jadwal harian. Mereka juga mengajarkan gerakan dan bacaan shalat dengan sabar, menggunakan cerita Islami, nasihat yang lembut, serta memberi hadiah atau pujian. Selain itu, anak didorong mengikuti pendidikan agama di MDA atau TPQ dan aktif di mushola setempat. Kemudian faktor Pendukung Upaya Orang Tua dalam Pembinaan Ibadah Shalat Anak di Jorong Pandam yaitu Pembinaan shalat didukung oleh kedekatan dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, kesabaran serta konsistensi orang tua, dukungan dari MDA dan TPQ, serta lingkungan masyarakat yang religious dan faktor penghambat utama yang meliputi kesibukan orang tua, ketertarikan anak pada gadget, kelelahan anak setelah sekolah, kurangnya kedisiplinan, dan rendahnya pemahaman agama orang tua, sehingga pembinaan kurang maksimal.Kata Kunci: Shalat, Orang Tua, Pendidikan Anak, Pembinaan Ibadah